You are here: HomePolitik & HukumBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Jakarta. Media-sindo.com
Presiden Joko Widodo, sore ini, Minggu 14 Januari 2018, meresmikan hasil renovasi besar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di kawasan Senayan, Jakarta.

Sebelum meresmikan, Presiden yang tiba di SUGBK pada pukul 18.10 WIB, terlebih dahulu meninjau panel dan maket data pembangunan SUGBK.

Kemudian, Presiden bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menuju tempat peresmian didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, serta Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

“Dengan mengucap _bismillahirrahmanirrahim_ dan dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, pada sore ini renovasi besar Stadion Utama Gelora Bung Karno saya nyatakan diresmikan dan dimulai penggunaannya,” ucap Presiden dilanjutkan penandatanganan prasasti tanda diresmikannya renovasi SUGBK.

Usai peresmian, Presiden dan Wakil Presiden beserta para menteri menuju _royal box_ untuk menyaksikan pertandingan sepak bola laga persahabatan antara Tim Nasional Indonesia melawan Tim Nasional Islandia.

Presiden memuji ‘wajah baru’ SUGBK tersebut. “Saya kira sudah sangat bagus. Tadi juga pelatih Islandia sudah menyampaikan stadion GBK sangat besar dan sangat bagus,” ucap Presiden kepada wartawan usai menyaksikan laga persahabatan tersebut.

Laga persahabatan tersebut berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Tim Nasional Islandia. Mengomentari hasil tersebut, Presiden mengatakan bahwa pertandingan tersebut merupakan laga pemanasan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Tim Nasional Indonesia.

“Dari sini kita tahu mana yg harus dibenahi, perbaiki. Untuk nanti kita bisa masuk ke ajang-ajang (kejuaraan), terutama persiapan Asian Games,” kata Kepala Negara.

Lebih lanjut Presiden mengatakan perlunya mengikuti kompetisi secara teratur guna meningkatkan prestasi, baik kompetisi di tingkat yunior hingga senior.

“Saya kira memang harus perbanyak ikut kompetisi, pertandingam dan berlatih, berlatih, berlatih. Ya itu yang harus dilakukan,” tutur Presiden.

Sementara itu, mengutip siaran pers Kementerian PUPR pada 11 Januari 2018 lalu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa renovasi SUGBK telah selesai 100 persen dan siap untuk digunakan perhelatan Asian Games XVIII Tahun 2018 mendatang.

Renovasi yang dilakukan pun beragam, mulai dari tata cahaya, tata suara, kualitas kursi, hingga kualitas lapangan yang sesuai dengan standar FIFA. Saat ini, pencahayaan di SUGBK pun lebih hemat karena menggunakan _LED lighting system_ berkekuatan 3.500 lux dengan kualitas cahaya tiga kali lebih terang dari sebelumnya.

Sistem pencahayaan tersebut juga terintegrasi dengan sistem tata suara yang memiliki kekuatan hingga 80 ribu watt PMPO.

“Tata suara SUGBK lebih baik dari sebelumnya sehingga pada upacara pembukaan nanti terutama saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya akan lebih dramatis,” ucap Basuki.

Selain itu, kualitas kursi juga ditingkatkan menjadi jenis satu kursi _(single seat)_, dan lipat _(flip up)_, serta telah memenuhi standar aksesibilitas evakuasi. Bahkan setiap kursi mampu menahan beban hingga 250 kg dan tidak mudah ditarik sehingga dapat menahan aksi vandalisme.

Dari segi lapangan, kualitas SUGBK semakin meningkat. Di antaranya menggunakan rumput terbaik jenis zoysia matrella yang dilengkapi alat penyiram rumput otomatis dan sistem drainase anti banjir _(zero run-off)_.

“Kualitas rumput Stadion GBK juga telah mendapatkan sertifikasi internasional. Kalau rumput imitasi digunakan di Lapangan ABC untuk latihan atau pemanasan, itupun kualitas rumput imitasi terbaik,” kata Basuki.

Untuk diketahui, renovasi SUGBK dilakukan sejak bulan Agustus 2016 oleh kontraktor PT. Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT. Penta Rekayasa Kerjasama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp769,7 miliar. Sedangkan konsultan manajemen konstruksi adalah PT. Deta Decon dan PT. Multi Karadiguna Jasa KSO dengan nilai kontrak Rp10,2 miliar.

Secara keseluruhan renovasi _venue_ dan penataan kawasan GBK yang dilakukan oleh Kementerian PUPR progresnya telah mencapai 99%. Meskipun beberapa _venue_ olahraga telah selesai, namun penataan kawasan GBK yang baru dimulai pada Mei 2017 masih dalam tahap penyelesaian akhir.

“Untuk _venue_ olahraga hampir seluruhnya sudah selesai dan akan kami usulkan diresmikan satu per satu oleh Bapak Presiden,” tutur Basuki.

 

Kebijakan ini menjadi berita hangat ketika ada sebagian pihak yang digawangi mantan ketua Mahkamah Konstitusi mendaftarkan gugatan PP. No 72 Tahun 2016 tentang Holding BUMN ke Mahkamah Agung beberapa waktu lalu dengan alasan melanggar Undang-Undang No 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara pada poin pemisahan asset yang masih menjadi control pemerintah. Di lain sisi mengingat Kinerja BUMN sangat mempengaruhi kinerja Negara dalam APBN kemudian kebijakan ini menjadi penting untuk di jalankan.
Dalam keilmuan manajemen stratejik, perusahaan dapat tumbuh besar dengan memanfaatkan penelitian dan pengembangan dari dalam internal atau melakukan penggabungan dengan entitas organisasi lain. Melakukan penggabungan dengan entitas bisnis lain biasa dikatakan merjer dan akuisisi. Konsep holdingisasi BUMN yang tertera pada PP No. 72 Tahun 2016 sebenarnya tidak lepas dari konsep Merger dan akuisisi. Secara istilah merger berarti adalah penggabungan dua entitas atau lebih. Dalam konsepnya merjer dapat menghilangkan dua perusahaan itu menjadi satu ataupun tetap menjadi dua dengan satu kepemilikan. Berbeda dengan akuisisi yang merupakan pengambilalihan satu atau lebih entitas untuk bergabung dibawah perusahaan induk. Dalam gambar 1 dapat di lihat perbedaan dari konsep-konsep merjer dan akuisisi.
                                                                    Gambar 1
                                                Bentuk-bentuk Merjer dan akusisi

Gambar 1 diatas menunjukkan bahwa merjer bisa terjadi dalam beberapa skema-skema. Skema pertama PT A dan PT B bergabung kemudian melebur menjadi PT AB. Pada skema kedua, meskipun telah bergabung, PT A dan PT B tetap menjadi entitas masing-masing yang setara akan tetapi mempunyai strategi yang sama. Terakhir adalah skema yang kita kenal degan akuisisi atau pengambilalihan dimana PT A mengambil alih PT B yang kemudian dijadikan anak perusahaan dan memiliki strategi yang diatur oleh “holding company” atau perusahaan induk. Biasanya kedua perusahaan bergerak pada produk dan jenis yang berbeda. Output dari perusahaan A berbeda dengan output perusahaan B akan tetapi masih saling berhubungan.
Dalam teori manajemen stratejik, ada beberapa keuntungan melakukan merjer dan akuisisi. Pertama pada kondisi merjer perusahaan horizontal atau perusahaan dengan produk yang sama, strategi ini dapat menguatkan posisi pasar kedua perusahaan. Semakin besar skala kedua perusahaan yang melakukan merjer dan akuisisi maka semakin kuatlah perusahaan baru tersebut menghadapi persaingan pasar baik dalam negeri maupun luar negeri. Peningkatan kapasitas produksi perusahaan yang melakukan merjer dan akuisisi kemudian juga menghasilkan produksi skala ekonomis, sehingga memproduksi pada skala biaya terendah. Keuntungan yang sama tentu dapat juga dicapai pada perusahaan yang bergabung dan masih dalam satu rantai bisnis, misal: perusahaan yang memproduksi kertas dengan perusahaan percetakan.
Alih-alih menyelesaikan permasalahan solusi yang ditawarkan oleh pemerintahan di masa lalu berupa restrukturisasi BUMN maupun bentuk privatisasi BUMN tidak menjawab persoalan BUMN di era masa kini. Tercatat pada 144 BUMN yang berdiri saat ini, ada sekitar tiga yang merugi sehingga biaya operasionalnya sudah tidak mampu dibayarkan kecuali dengan bantuan pemerintah seperti misalnya: PT Merpati Nusantara. Beberapa BUMN seperti hidup segan mati tak mau. Untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas tidak memiliki dana investasi sedangkan untuk dilikuidasi masih dibutuhkan. Sebagian BUMN masih rugi karena banyaknya penugasan pemerintah kepada BUMN tersebut, sehingga secara skala efisien tidak tercapai. Kemudian di tangga kriteria terakhir adalah BUMN sehat, mendatangkan profit untuk pemerintah. Padahal berdasarkan Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN, bahwa esensi dari penggunaan asset yang dipisahkan dari keuangan Negara dan di masukkan sebagai modal BUMN sejatinya memang digunakan untuk mendapatkan profit.
Ide holdingisasi memang sudah dimulai pada jaman menteri BUMN Tantri Abeng. Mengingat banyak sekali BUMN sejenis yang bersaing di pasar yang sama dan sama-sama di miliki persaingan. Persaingan VS Kolaborasi adalah dua mata uang yang harus digunakan untuk peningkatan ekonomi. Kadang persaingan itu penting dalam konteks menghasilkan produk murah dan efisien di masyarakat, di lain sisi kolaborasi juga penting untuk meningkatkan kekuatan pasar baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kolaborasi perusahaan pada rantai bisnis juga bisa membuat terjadi efisiensi usaha mengingat pemilik dari rantai bisnis tersebut adalah satu perusahaan holding yang besar. Akan tetapi memang yang perlu diperhatikan pada kolaborasi adalah praktek monopolo, menaikkan harga dan mengurangi jumlah produksi seperti yang terjadi pada kasus-kasus monopoli lainnya. Harusnya kekurangan kolaborasi seperti praktek monopoli ini tidak akan terjadi pada BUMN mengingat kontrol BUMN adalah pada pemerintah yang masih memegang mayoritas saham BUMN. Sehingga sudah tepat strategi BUMN lebih cocok menggunakan kolaborasi.
Dalam dokumen kebijakan yang dibuat oleh kementerian BUMN didapatkan sebuah roadmap holdingisasi BUMN kedepad yang akan dijelaskan melalui gambar 2 berikut:
                                                                             Gambar 2
                                                               Roadmap Holdingisasi BUMN

 

Dalam gambar ini dijelaskan bahwa pada kondisi awal semua BUMN menginduk pada kementerian BUMN sehingga secara langsung Kementerian BUMN bertanggung jawab mengawasi dan membina seluruh BUMN yang jumlahnya kurang lebih 144 BUMN. Dirasakan ternyata konsep ini kurang optimal karena kementrian BUMN dengan waktu dan jumlah pegawai yang terbatas tidak bias mengawasi dan membina BUMN secara terus menerus. Dalam konsep kedua maka kementerian BUMN dapat membangun holding-holding pada perusahaan sejenis yang biasa kita sebut dengan sectoral holding. Ahli manajemen strategis memang mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan pada industry yang sama umumnya memiliki kondisi yang sama, dengan set strategi yang sama. Dengan alas an itu maka Kementerian BUMN membangun holding pada sector-sektor seperti: Perkebunan, Semen, Pupuk, Konstruksi, Farmasi, ke depan akan lebih banyak lagi. Pada skema terakhir, semua sektoral holding dan BUMN yang sama sekali tidak memilik holding akan dibawahi oleh super holding yang tentu saja untuk memperbesar skala perusahaan.
Kebijakan holdingisasi ini bukanlah sesuatu yang baru diterapkan di Negara-negara lain. Singapura mempunyai satu holding besar BUMN yang kita kenal dengan TEMASEK, ataupun Malaysia dengan KHAZANAH NASIONAL-nya. Kedua Negara tersebut memiliki BUMN besar yang merupakan gabungan dari beberapa BUMN kecil. Perkembangan kedua BUMN ini terbilang sangat sukses, apabila kita ingat tahun 1950-an BUMN Malaysia khususnya Petronas sempat belajar berbisnis ke Pertamina akan tetapi sekarang justru mereka lebih maju khususnya dalam membangun kilang minyak di luar negeri. BUMN Asia Tenggara yang belajar dari Indonesia kini sudah lepas landas jauh meninggalkan Indonesia dalam berbisnis di era global.
Sehingga kebijakan holdingisasi BUMN di Indonesia dalam konteks strategi sejatinya adalah untuk mempersiapkan para BUMN untuk bersaing di era globalisasi pada pasar dunia. Semenjak Indonesia merdeka tahun 1945 nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda yang dilakukan oleh pendiri bangsa kita menanamkan agar Indonesia dapat memenuhi kebutuhan sendiri dari sisi produksi barang dan jasa. Sampai dengan 72 tahun Indonesia hal itu kemudian diwujudkan oleh para BUMN ini misalnya: PLN yang menyalurkan listrik ke seluruh Indonesia, atau pun pertamina yang memastikan pasokan energi ke seluruh wilayah Indonesia. Ketika jaman sudah memasuki era informasi dan teknologi, peran BUMN menjadi diperluas yaitu mendatangkan profit bagi keuangan Negara sekaligus memperluas pasar luar negeri. Potensi peningkatan keuangan Negara dari pajak sudah dicoba dilakukan melalui tax amnesti, meski ada pemasukkan hanya saja belum cukup untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur besar di Indonesia. Strategi kedua adalah untuk meningkatkan pemasukkan uang dari BUMN, syaratnya adalah BUMN tersebut harus mengasilkan profit yang tinggi.
Ketika pasar di dalam negeri sudah jenuh, teori bisnis internasional mensyaratkan perusahaan untuk memperluas cakupan pasar ke luar negeri bahkan langsung ke global market. Ada beberapa prasyarat yang disebutkan dalam buku-buku teori internasional bisnis bagi perusahaan yang ingin mencoba go-internasional. Yang pertama adalah perusahaan tersebut harus kuat dan menguasai pasar domestik. Penguasaan pasar domestik ini penting andai saja pasar internasional belum memberi kesuksesan bagi perusahaan. Untuk menguasai pasar dalam negeri, BUMN sejenis di Indonesia masih ada persaingan. Ada banyak BUMN semen misalnya Semen Gresik, Semen Tonasa, Semen Padang tadinya memproduksi semen untuk masing-masing wilayah nusantara. Sehingga lebih sibuk mengurusi distribusi meskipun kurang menguntungkan dan mencari pasar dalam negeri dengan bersaing antar perusahaan. Setelah mereka bergabung dalam holding SEMEN INDONESIA maka dapat kita lihat perusahaan BUMN yang telah menguasai pasar dalam negeri mulai berorientasi ekspor. Ribuan ton semen di ekspor ke Tiongkok sebagai fondasi pembangunan infrastruktur disana. Cerita sukses BUMN holding Semen Indonesia dalam menembus pasar Negara lain bias menjadi contoh pentingnya menerapkan kebijakan holding. Semen Indonesia bertransformasi menjadi BUMN singa yang siap menghadapi singa-singa pesaing dari Negara lain. Ibaratkan pasar Internasional adalah hutan belantara, maka bila ingin memasuki hutan belantara BUMN harus mempersiapkan diri menjadi seekor singa yang menjadi raja hutan bukan hadir sebagai rusa pemain medioker yang setiap saat dapat di mangsa oleh predator.
Analogi “menjadi singa” dalam istilah bisnis berarti perusahaan itu harus: Pertama Kuat secara modal. Modal yang besar dibutuhkan untuk penetrasi pasar, membangun citra, melakukan promosi maupun mengakuisisi perusahaan luar negeri. Lihatlah berapa besar modal yang disediakan BUMN Tiongkok dalam penetrasi ke pasaran Amerika dan Eropa. Cara memperbesar modal, lagi-lagi adalah dengan cara memperbesar perusahaan yang sejatinya dapat dilakukan melalui konsep Merger dan akuisisi. Sehingga kesiapan BUMN Indonesia untuk melakukan penetrasi pasar dunia adalah dengan melakukan holding sehingga ada kemungkinan BUMN tersebut mempunyai modal yang besar.
Kedua menguasai pasar dalam negeri dan jalur distribusi dari hulu ke hilir. Persaingan BUMN pada industri yang sama melahirkan satu BUMN memiliki kelebihan dari BUMN yang lain. PT. Perkebunan Nusantara misalnya yang terdiri dari 12 wilayah yang mempunyai perusahaan masing-masing, setelah diteliti lebih dalam ternyata satu PTPN unggul dalam cara cocok tanam, sementara PTPN yang lain unggul dalam distribusi hasil pangan. Untuk menghadapi persaingan global dengan produk perkebunan dari Negara Thailand dan Vietnam misalnya, maka sudah tepat pemerintah menggabungkan PTPN untuk mengambil setiap keunggulan yang dimiliki dan kemudian di aplikasikan ke semua perusahaan yang tergabung dalam holding.
Akhirnya holdingisasi BUMN sektoral dan persiapan pembuatan superholding BUMN akan memfokuskan BUMN Indonesia tdak lagi memikirkan persaingan dengan BUMN dalam negeri akan tetapi lebih terfokus pada bagaimana meningkatkan potensi pasar dalam negeri sambil mencoba untuk melakukan kegiatan bisnis internasional. Indonesia adalah pasar yang sangat besar, 250 juta penduduk yang mendiami ribuan pulau dan luas tanah yang masih belum tergarap sempurna. Perusahaan-perusahaan asing masih menganggap bahwa Indonesia adalah potensi besar yang belum tergarap dan masih dapat bertumbuh sampai menggapai peringkat GDP 10 besar dunia. Sekarang apakah garapan ini akan diambil oleh pihak asing melalui perdagangan bebas, atau dimanfaatkan sendiri oleh BUMN lokal sebagai wilayah pengembangan pasar. BUMN dapat menggapai ini semua apabila holdingisasi berjalan dengan baik dan efektif menjawab perkembangan pasar.

 

 

 

Tuesday, 02 January 2018 21:36

Kebakaran rumah Mewah

Indramayu Sinar indonesia
Kebakaran rumah terjadi di Desa Sudimampir Lor Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu, rumah mewah ludes dilalap sijago merah, Selasa (02/1/18).
Api membakar rumah mewah milik, H Dulyamin di blok ngor desa Sudimampir Lor.
kejadian terjadi sekira pukul 14.00 wib. Untuk menanggulangi kebakaran ini tiga unit pemadam kebakaran kabupaten Indramayu dikerahkan.
Bersama warga sekitar dan pemadam kebakaran sekitar dua jam, api baru bisa dipadamkan.
Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting hubungan arus pendek listrik. Akibat peristiwa ini korban mengalami kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah. Dari kejadian ini, belum ada laporan korban jiwa. (KANO)

Bandung - Karawan sinar indonesia
Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana menghadiri sekaligus menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran dan Dana Transfer Daerah serta Dana Desa Tahun 2018, di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Selasa, (19/12). Penyerahan ini diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan kepada 27 Kepala Daerah Bupati/Walikota di Jawa Barat. Perlu diketahui bahwa anggaran APBN Tahun 2018 Jawa Barat Sebesar Rp. 110 Triliun, Siap Dilaksanakan dan Dikawal Untuk Kesejahteraan Rakyat Jawa Barat.
Kegiatan penyerahan Pagu Dana Transfer dan Dana Desa adalah momentum penting bagi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, karena dana tersebut akan menjadi bagian utama dan menentukan dalam perencanaan dan pelaksanaan APBD. Sementara Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) adalah dokumen anggaran yang menjadi dasar bagi satuan untuk melaksanakan sekaligus membiayai berbagai kegiatan untuk melayani masyarakat. Dengan penyerahan dokumen anggaran tahun 2018 yang dilakukan pada menjelang akhir tahun 2017 ini, Kementrian Keuangan mendorong Bupati/Walikota dan Satuan Kerja Pemerintah Pusat agar dapat segera memulai pelaksanaan program dan kegiatan pada awal tahun 2018. Hal ini dimaksudkan agar aspek kualitas pemerintahan, pelayanan umum, dan pembangunan dapat pula segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas secara lebih dini di wilayah masing-masing.
Untuk tahun 2018, Dana APBN yang mengalir ke Provinsi/Kabupaten/Kota Jawa Barat direncanakan sebesar Rp. 110 Triliun lebih, terdiri dari Dana Transfer dan Dana Desa sebesar Rp. 66,52 Triliun dan Dana yang melalui Kementrian/Lembaga di wilayah Jawa Barat sebesar Rp. 43,748 Triliun.(Dien/karta/adam)

Karawang – sinar indonesia

Setiap tanggal 22 Desember, seluruh masyarakat Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri memperingati Hari Ibu. Peringatan Hari Ibu bukanlah “Mother’s day” yang dimaknai sebagai hari istimewa untuk memberikan penghargaan kepada kaum ibu yang selama ini banyak berjasa di dalam mengurus rumah tangga dan mendedikasikan segenap hidupnya demi kebahagiaan keluarganya (peran domestik/sebagai pengurus keluarga).

Hari Ibu diperingati sebagai momentum untuk mengenang dan menghargai semangat dan perjuangan kaum perempuan dari berbagai latar belakang dalam pergerakan merebut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan sebagai perwujudan peran serta perempuan dalam proses pembangunan bangsa. Peringatan Hari Ibu dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda, akan makna Hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan kaum perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa.

Peringatan Hari Ibu Ke 89, Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang melaksanakan Upacara pada Jum'at (22/12) di Lapang Karang Pawitan, Karawang.
Dalam upacara tersebut Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana bertugas sebagai Inspektur Upacara. Dalam upacara tersebut dihadiri oleh organisasi perempuan Karawang, yaitu Bhayangkari Karawang, Gerakan Oraganisasi Wanita Karawang, Dharma Wanita Karawang, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Karawang, Organisasi Disabilitas Karawang, dan ASN Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) yang berisi mengajak kepada kaum perempuan agar terus belajar dan bekerja disetiap bidang pekerjaan yang bermartabat, profesi yang akan mengangkat harga diri dan citra positif kaum perempuan dan jadilah perempuan yang sejati, berdiri sama tinggi, duduk sama rendah dengan kaum laki-laki sesuai kodratiah dan kapasitasnya tanpa mengabaikan tugas utama yang sangat mulia yaitu mendidik anak agar kelak menjadi generasi penerus yang kuat iman, cerdas, dan baik budi pekertinya sejalan dengan tema PHI tahun ini "Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya".

Selain upacara Peringatan Hari Ibu, kegiatan ini dipadukan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Hari Internasional Penyandang Cacat (HIPENCA) Tingkat Kabupaten Karawang Tahun 2017. (Dien/Karta/Adam)

Media-sindo.com (Batam)-
Geliat hiburan Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) yang menjelma menjadi bisnis perjudian di kota Batam sudah berada ditingkat yang sangat membahayakan ekonomi masyarakat. Meski demikian, pemerintah kota Batam tetap bersikukuh melegalkan lingkaran bisnis Gelper yang memutar uang puluhan milyar rupiah dalam satu hari ini.
Sejak dua tahun yang lalu, sebahagian besar masyarakat sebenarnya sudah memperingatkan pemko Batam untuk mencabut izin hiburan gelper yang dilarang semua agama yang ada Indonesia. Di DPRD kota Batam, persoalan hiburan Gelper ini sering di hearingkan, namun faktanya hiburan Gelper yang mengandung unsur perjudian tersebut tetap beraktivitas dengan mulus dan berkembang pesat hingga detik ini.
Dari berbagai sumber yang dirangkum media ini, ada belasan pengusaha hiburan gelper yang membuka lokasinya secara terang-terangan, baik dikomplek pertokoan, mall, maupun di permukiman warga. Celakanya, lokasi gelper yang dikelilingi CCTV ini pengunjungnya tidak terbatas, baik pria, wanita, anak-anak, bahkan ibu-ibu sering terlihat menggendong balitanya. Padahal ruangan yang penuh asap rokok tersebut didalamnya adalah jenis permainan khusus orang dewasa.
Dari belasan pengusaha hiburan elektronik yang ada di kota Batam, nama Aliang, Agus Bliyar Centre dan Toataw Sky Vila, cukup terkenal dikalangan pengusaha. Namun, ditengah-tengah masyarakat nama, Aliang, sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga masyarakat. Menurut sumber media ini, Aliang memiliki omset terbesar di lingkaran hiburan gelper di kota Batam.
Pengusaha, Aliang, memiliki beberapa lokasi hiburan gelper beromset milyaran rupiah dalam satu hari. Lokasi gelpernya bertebaran di kota Batam dengan beragam nama usaha gelper, diantaranya, Game City Hunter, Super Sonic, Kingdom.
Untuk memuluskan bisnis tersebut, Aliang, merekrut orang-orang kepercayaan, misalnya, Asm dan Sim, untuk mengatur jatah bulanan oknum-oknum tertentu. (Handreas)

Media-sindo.com(Batam)-
Adanya persoalan proyek pembangunan perluasan gedung kantor pertanahan pemerintah kota Batam yang diadakan oleh Dinas Cipta Karya menjadi perhatian serius banyak pihak, kususnya para aktivis anti korupasi kota Batam.
Pasalnya, proyek seharga Rp 1.819.768.000 (Satu milyar delapan ratus sembilan belas juta tujuh ratus enam puluh delapan ribu rupiah) itu lazimnya dikerjakan oleh kelas PT, namun yang terjadi, proyek itu hanya dilakukan oleh sebuah CV. Diduga, birokrasi pemenangan proyek tersebut sarat dengan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Bukan saja terkait persoalan proyek tersebut, kehebohan juga terjadi saat nama oknum pejabat Dinas Cipta Karya, berinisial, Ab, terungkap sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada dokumen proyek.
Seperti diketahui, isu hubungan selingkuh antara oknum pejabat, Ab, dengan, Rz, belakangan mencuat. Teman selingkuhnya itu disebut-sebut seorang pegawai bawahanya saat ia duduk di bagian umum pemko Batam. Konon, AB, sempat memberikan hadiah mobil baru kepada selingkuhannya itu. Celakanya, teman wanitanya itu juga bersuami yang bekerja di pemko Batam. Dari hasil hubungan sepesial itu diduga kuat memiliki seorang anak yang kini duduk di Sekolah Taman Kanak-kanak (STK).
Untuk mendapatkan klarifikasi isu perselingkuhan oknum pejabat Dinas Cipta Karya itu, media ini telah berusaha menghubungi oknum pejabat, Ab, melalui telepon seluler, namun beliau tidak membalasnya dan mencoba bungkam.
Sementara, Walikota Batam, Muhamad Rudi SE, kabarnya sudah mengetahui persoalan yang melilit oknum pejabat, Ab, ini. Bahkan kebenaran kasus selingkuh ini sedang ditelusuri oleh tim inspektorat pemerintah kota Batam. (Handreas)

INDRAMAYU – media-sindo.com Sinar Indonesia.
Kelestarian alam sering dirusak oleh limbah-limbah hasil kegiatan manusia. Akibatnya bumi lambat laun menjadi tempat yang tak nyaman lagi untuk dihuni. Untuk mencegahnya, negara sering hadir, tapi seringkali juga tak menjangkau semuanya. Berawal dari sinilah polemik tentang PT Aluminium Metal Raya (PT AMR) hadir.
Polemik PT AMR muncul ketika masyarakat mengamati kegiatan perusahaan ini. Anggapannya, perusahaan yang bergerak di bidang pengenceran dan pengolahan logam pasti bakal memiliki limbah. Terlepas limbah ini berbahaya atau tidak, yang jelas ada rasa khawatir yang muncul di lingkungan sekitar. Terlebih lokasi perusahaan ini berada di wilayah pantai.
Setelah berita pertama yang menyoal PT AMR terbit, pihak perusahaan melakukan klarifikasi. Dalam hak jawabnya, PT AMR yang diwakili Nyoman Sucipto menegaskan kalau perusahaan yang dikelolanya memiliki izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Mengenai izin AMDAL yang dimaksud, PT AMR sudah mengantongi surat dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu dengan nomor 660.1/594.C/TL/DLH,” ungkap Nyoman dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Nyoman, izin AMDAL tersebut dalam bahasa dinas dinamakan rekomendasi atas Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Dan perusahaannya telah mendapatkannya sejak tahun 2010 dan dilakukan revisi pada 25 Agustus 2017 karena ada pengembangan lahan usaha.
Keterangan Nyoman tersebut diperkuat dengan keterangan tertulis dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu yang ditandatangani langsung oleh pimpinannya, Ir. Aep Surahman. Kedua keterangan yang senada itu pada intinya menyoal izin AMDAL perusahaan yang tidak ada masalah. Sayangnya, belum ada keterangan yang jelas perihal perizinan Limbah B3 (Izin Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun).
“Izin Limbah B3 sudah kami jelaskan sebelumnya, yakni masih dalam proses penerbitan. Untuk lebih jelasnya, silakan konfirmasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” lanjut Nyoman.
Menurut Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, PT AMR sudah mengajukan Uji Laboratorium Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) untuk sampel limbahnya. Apabila hasil uji laboratoriumnya menggolongkan limbah PT AMR sebagai limbah B3, maka wajib untuk melengkapi kegiatannya dengan perizinan Limbah B3.
“Perizinan itu memang masih kewenangan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” terang Aep Surahman.
Sayangnya, pemerhati lingkungan, A. Rahman kecewa terkait polemik ini. Sebab menurutnya kegiatan PT AMR sudah cukup lama, dan sudah seharusnya segera merespon sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan kelestarian bumi.
“Polemik ini semestinya tidak terjadi seandainya PT AMR sudah mengurus segala sesuatunya sejak awal kali produksi. Kalau sudah bertahun-tahun baru diurus, lalu kemarin ngapain aja?” pungkas Rahman. >K Nurul Afni/Red

Media-sindo.com(Batam)~
Meski pemerintah pusat belum mengizinkan pengelolaan lahan di kawasan Barelang, namun sejumlah pengusaha telah melakukan pembangunan kawasan pesisir pantai secara ilegal. Akibatnya, ribuan pohon hutan magrove (Bakau) punah. Adanya kegiatan yang melanggar hukum pidana ini diduga kuat ada becking tertentu.
Dari pantauan media ini dilapangan, diperkirakan 60 persen kawasan Barelang kini telah berubah fungsi. Baik menjadi tempat scrub kapal, resort, bahkan sebahagian besar telah menjadi pelabuhan tikus.
Disalah satu kawasan pesisir yang disambangi Sinar Indonesia, terlihat belasan hektar lahan telah beralih fungsi. Selain direklamasi, kawasan ini juga dijadikan pelabuhan ilegal, secrub kapal, maupun gedung perkantoran tanpa IMB yang dikeluarkan pemko Batam.
Adanya aktivitas dikawasan ini, tentunya sangat bertentangan dengan undang-undang lingkungan hidup. Celakanya, titik scrub kapal sangat berdekatan dengan lokasi karang (Coremap) yang dilindungi oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat.
Dari hasil rangkuman dilapangan, kawasan yang dijadikan kegiatan ilegal itu belakangan diketahui milik, Asiong PLS. Hal itu ditandai dengan adanya kapal Batam Indah milik, Asiong, sedang melakukan aktivitas scrub. Padahal, status kapal penyeludup barang itu proses hukumnya masih berjalan di pengadilan negeri Batam. Adanya kepemilikan lahan milik, Asiong, diperkuat dengan pengakuan, Akau.
"Lahan itu punya Asiong PLS. Dulu lahan itu di beli dari saya," kata Akau, tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu, saat di konfirmasi melalui seluler terkait kegiatan secara ilegal dikawasan tersebut, Asiong, tidak mau menjawab dan bungkam.
Menganggapi persoalan status lahan di kawasan Barelang, seorang Aktivis kota Batam, Andi Braga, mengatakan kawasan hutan Barelang tidak boleh di kelola. Ungkapnya, lahan itu masih di kuasai negara.
"Masalah lahan di Barelang statusnya masih quo," tegas Andi. (Handreas)

Tuesday, 05 December 2017 09:08

GERAKAN GILA BERNAMA 212

Jakarta sinar indonesia /Media-sindo.com
Banyak keanehan dan sulit dipikir nalar dalam gerakan 212 yang baru merayakan ulang tahun perdana. Ribuan atau mungkin jutaan orang bisa menyemut dalam satu tempat di waktu subuh. Di waktu kedua mata sedang asyik terlelap dan bermimpi.
Ada yang datang bergerombol dari luar pulau, ada yang bawa keluarga dengan mobil pribadi dari luar kota, ada yang naik motor, sepeda ontel, hingga ada yang rela berjalan kaki. Ini acara reuni paling aneh yang pernah terjadi.
Mereka rela mengorbankan waktu liburan, mereka ikhlas merogoh uang tabungan, mereka tulus berbagi makanan dan minuman. Tak ada satu pun yang merusak taman. Apa yang mereka cari...?
212 gerakan politik...? Ya, mereka memang gerakan politik. Secara kasat mata kita melihat gerakan ini mampu menumbangkan rezim arogan yang memiliki banyak kekuatan. Kekuatan logistik hingga kekuatan mesin pembentuk opini publik.
212 gerakan ekonomi...? Ya, mereka memang gerakan ekonomi. Secara kasat mata kita melihat banyak sekali koperasi 212 Mart berdiri di pemukiman. Semua berlomba menjadi investor, pengelola dan sekadar menjadi konsumen. Mereka mampu menciptakan pasar dan membuat supermarket populer deg-degan.
212 gerakan pendidikan...? Ya, mereka memang gerakan pendidikan. Banyak tempat kajian bermunculan, banyak orang hijrah dan rajin ke pengajian. Banyak yang berusaha kembali mempelajari dan memahami ajaran Alquran. Banyak yang berubah menyikapi arti kehidupan. Banyak pula pemeluk agama lain yang tersadarkan bahwa Islam adalah agama perdamaian.
212 gerakan propaganda? ya, mereka memang gerakan propaganda. Mereka merambah ke dunia maya. Melawan segala bentuk fitnah dan kabar yang menyesatkan. Mereka mengubah citra menjadi fakta. Muslim Cyber Army kian menggurita. Entah dimana kantornya, entah siapa pemimpinnya. Mereka bergerak senyap tapi pasti seperti semut-semut Ibrahim yang memadamkan api.
Jadi 212 gerakan apa sebenarnya...? Entahlah, saya sebut saja ini gerakan gila. Gila karena tak masuk di akal. Gila karena seperti tak normal dibanding gerakan lainnya. Gerakan ini bukan strategi para taipan, bukan pula strategi dari rezim kekuasaan. 212 adalah gerakan yang skenarionya langsung dari ALLAH.
212 membawa pesan bahwa kehendak ALLAH tak bisa dilawan. Ini sudah menjadi janji-Nya dalam Alquran. _Wamakaru Wamakarallah Wallahu Khairul Makiriin (Mereka punya skenario, Allah punya skenario, dan Allah sebaik-baiknya pembuat skenario) - Al Imran 54(Tb Ardi Januar)

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth