You are here: HomePolitik & HukumBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

 

Media sindo.com–

207 aparatur sipil NEGARA (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menempati posisi baru. Mereka dilantik Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (7/5) dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Bekasi nomor 821.2/KEP.707-BKPPD/2018 tanggal 7 Mei 2018 untuk pejabat eselon III dan nomor 821.2/KEP.708-BKPPD/2018 Tanggal 7 Mei 2018 untuk pejabat eselon IV. Dari jumlah tersebut pejabat eselon III yang dimutasi rotasi sebanyak 11 orang yakni Atang Firmansyah menjadi Sekretaris Dinas pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah; Muchlis menjadi Camat Cikarang Utara; Irfan Maulana menjadi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan.

Kemudian Giri Waluyo menjadi Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Ambarusno menjadi Kepala Bidang Pemeliharaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Andri Julianto menjadi Kepala Bidang Perpasaran pada Dinas Perdagangan; dan Mirtono Suherianto menjadi Kepala Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.

Kemudian, Akam Muharam menjadi Kepala Bidang Pengendalian dan Pembukuan pada Badan Pendapatan Daerah; Khoirudin menjadi Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah pada Satuan Polisi Pamong Praja, Lukman Hakim menjadi Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur dan Rudi Ruhdiat menjadi Kepala Bidang Pengembangan dan Informasi pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, 196 ASN lainnya merupakan pejabat eselon IV. Dari jumlah tersebut, mayoritas rotasi terjadi di Dinas Kesehatan dengan total 64 pejabat yang menempati posisi baru. Kemudian terbanyak kedua yakni Dinas Perdagangan sebanyak 17 pejabat dan Dinas PUPR sebanyak 16 pejabat.

Bupati Neneng mengatakan, penempatan posisi baru terhadap 207 ASN itu dilakukan sebagai bentuk penyegaran. Setelah melalui serangkaian pertimbangan kinerja dan kebutuhan setiap instansi, para ASN tersebut akhirnya dilantik.

“Pada prinsipnya rotasi ini dilakukan penyegaran, setelah lama bekerja di posisi sebelumnya, mereka butuh hal baru dan itu diperlukan. Rotasi ini tentu dilakukan dalam rangka peningkatan kinerja dan untuk memaksimalkan roda pemerintahan. Kita tahu banyak program yang harus dijalankan, serta pembangunan terus dilakukan sehingga akhirnya dapat dinikmati masyarakat seutuhnya dengan hasil yang maksimal dan mantap,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan Lurah Bahagia, Kecamatan Babelan, Jahroin yang sebelumnya menjabat Kasi Trantib Kelurahan Bahagia, kini menjabat sebagai Lurah Bahagia.

“Insya Allah, amanah yang diberikan kepada saya sebagai Lurah Bahagia dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya. Saya mohon dukungan semua pihak, begitu juga rekan-rekan media, ” imbuh Jahroin.Karta wijaya

 

Media sindo .com- Cikarang kab.bekasi

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin meminta dalam pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Bekasi merupakan satu kesempatan untuk mengajak masyarakat ikut andil dalam mempertahankan Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI), Selasa (8/5/18) di Gedung Wibawa Mukti.
Dikatakan Bupati dalam sambutannya pelantikan ini tidak hanya sebagai awal perjuangan masyarakat untuk tetap bersatu dan mengutamakan visi dan misi pemerintah daerah maupun pusat, tetapi veteran adalah salah satu bukti dimana perjuangannya melawan penjajah demi mempertahankan martabat bangsa perlu mendapatkan apresiasi terbaik, ujarnya.
"Selain itu perjuangan tidak hanya sampai saat ini.sudah purna, melainkan harus tetap berjuang dan menularkan semangatnya kepada pemuda-pemudi daerah setempat.
Dimana masih banyak anak-anak muda atau generasi penerus tidak mengetahui dan mengenal tentang perjuangan untuk memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Namun dengan adanya veteran tersebut akan dapat berjuang bersama pemerintah daerah berikut masyarakatnya. Dan juga pejuang veteran tentunya dapat lebih memiliki semangat perjuangan guna menjadikan daerah setempat menjadi lebih berakhlak untuk pemuda maupun pemudinya," terangnya.
Sementara itu, Ketua DPD DKI Jakarta, Laksamana TNI (purn), Adi Mulyo mengatakan perjuangan bangsa Indonesia secara mempertahankan Bangsa dari penjajah memang sudah selesai, tapi untuk memerdekakan diri dari belenggu kehidupan memang masih perlu banyak perjuangan, katanya.
Kemudian dalam acara tersebut diakhiri dengan pemberian cinderamata antara dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dengan DPC Legiun Veteran sebagai simbolis.karta wijaya

Media-Sindo.com.subang.
Terkait penggalian tanah merah yang berlokasi di kampung timbang rawa desa pasir muncang kecamatan cikaum kabupaten subang.
mulai menjamur. di duga polisi pamong praja.atau satpol pp.kecamatan cikaum kabu paten subang
Terkesan cuek.alias tutup mata.
Padahal kelestarian lingkungan perlu di jaga .bukan di rusak.Karta wijaya.

Subang.media sindo.com
Hampir satu kilo meter jalan raya menuju kedung picung awirarangan.Dari RT.01/01.sampai RT10/04.Desa pasirmuncang kecamatan cikaum kabupaten subang.
Jalan tersebut.belum pernah dapat perbaikan. dari pemerintah desa maupun dari pemerintah kabupaten subang.sementara jalan tersebut.jalan yang sangat di butuhkan para masarakat desa pasir muncang.
Menurut keterangan masarakat desa pasir muncang kecaman cikaum. Yang enggan di sebut namanya.jalan itu sudah dua kali pergantian kepala desa belum pernah dapat perbaikan
Padahal jalan itu salah satu akses yang sangat di butukan masarakat desa pasir muncang yang beraktipitas sehari hari.seperti pekerja dan para petani.
Masarakat desa pasir muncang kecamatan cikaum kabupaten subang. berharap pemerintah kabupaten subang jangan tutup mata alias melek.dengan kondisi jalan menuju kedung picung dan awirarang sudah rusak parah.
Karna jalan itu sangat di butuhkan masarakat.untuk meningkatkan ekonomi masarakat.
Hasil pantauan media- sindo.com di duga pemerintah desa maupun pemerintah kabupaten subang kurang perduli dengan jalan yang rusak sudah puluhan tahun.
Apalagi saat ini jalan itu banyak di lalui para mobil pengankut tanah merah.di hawatirkan akan menjadi lebih parah rusaknya.ungkanya.(karta wijaya)

Bekasi, ,media-sindo.com,
Konfrensi press yang rencana nya di jadwalkan kemaren siang ini pukul 13.00 wib di kantor kecamatan Babelan, terkait pembatalan demo yang akan di lakukan 6 ormas yang ada di kecamatan Babelan, atau sebutannya 6 pilar di hubungkan dengan janji perbaikan jalan yang di janjikan PT Cikarang Listrikindo ( CL), karena sebelum demo sudah lebih dulu di lakukan mediasi antara Muspika yang di hadiri Sekcam Babelan Ratna jatmika, kasi Ratiya, wakapolsek Babelan Supriadi dan Humas Anwar Fadilah, pihakPT.CLyatfi, Edi, Anes yang mewakili, dan utusan ormas yang di wakili Ketua KNPI Suhermin, dan utusan masyarakat muara bakti dan desa kedung pengawas. Confrensi press kemarin tepat dilaksanakan jam 14.30 mulur dari waktu yang di rencanakan.

Suhermin ketua KNPI kecamatan Babelan mengatakan, jalur mediasi sudah sering kita lakukan guna menyalurkan aspirasi masyarakat terkait jalan yang rusak, dan kita mohon kepada pihakPT.CL agar menepati janji yang sudah disepakati antara Muspika Babelan, pihakPT.CL, dan 6 ormas yang membawa aspirasi masyarakat Babelan yaitu tanggal 06-mei-2018 bulan ini. Kalau sampai PT CL ingkar lagi dengan apa yang sudah di sepakati, kami akan sepenuhnya menyerahkan urusan ke masyarakat langsung, yang mempunyai keinginan untuk men-stop Armada pengangkut Batu bara tersebut, sampai jalan benar benar di perbaiki."ujarnya"

Sementara itu Edi utusan pihak PT.CL dalam kesempatanya mengatakan, kita berupaya dan serius untuk memperbaiki jalan yang rusak di kecamatan Babelan ini, dan kita akan upayakan untuk perbaikan jalan tepat tanggal 06 Mei 2018 ini sudah mulai, dan sepenuhnya pekerjaan ini kita serahkan ke pihak PUPR agar mencari rekanan yang biasa mengerjakan pekerjaan perbaikan jalan tersebut agar kwalutas dan mutunya baik dan bagus untuk dinikmati warga Babelan.

Zaenal (40) warga mengatakan,selain komitmen PT.CL, untuk perbaikan jalan sudah akan di mulai, saya mohon dengan amat sangat, untuk pengoprasian armada pengangkut batu bara tersebut, agar di atur jam Lintasnya, tidak berkonvoi keluar dan masuk nya, sehingga tidak menggangu pengguna jalan sehingga menimbulkan kemacetan akibat cruis kendaraan dengan badan kendaran besar dengan kondisi jalan yang cuma 5 meter."harapnya"(Ical/karta)

Wednesday, 02 May 2018 11:25

"MAYDAY is FUNDAY" KABUPATEN KARAWANG

Karawang - mediasindo

Dalam memperingati MayDay atau Hari Buruh Internasional yang tepat jatuh hari ini 1 Mei 2018, Kabupaten Karawang bersama TNI POLRI Karawang memberikan suasana yang berbeda dalam merayakannya. Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana bersama Muspida Karawang meliputi, Ketua DPRD Kabupaten Karawang H. Toto Suripto, Kapolres Karawang AKBP. Hendy F Kurniawan, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf. Endang Sumardi, merayakannya dengan suasana yang meriah penuh canda tawa, karena Tema yang di usung oleh Dinas Ketenagakerjaan Karawang melalui Kepala Dinas H. Suroto yaitu MayDay is FunDay.

Maksud dari konsep "MayDay is FunDay" ini adalah untuk memberikan tempat bagi para buruh dalam merayakan hari buruh internasional dan memfasilitasi para serikat buruh yang ada di Kabupaten Karawang untuk bersilahturahmi dengan unsur Forkopimda Karawang. Dan juga bertujuan untuk menjaga kondusifitas Kabupaten Karawang agar aman dan tentram. Karena para buruh tidak melakukan orasi atau demo turun ke jalan yang akan mengganggu aktifitas masyarakat Karawang.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto dan Danrem 063/SGJ Letkol Inf. Very Sudijanto Sudin ikut bergembira merayakan peringatan Hari Buruh Internasional yang bertempat di Lapang Karang Pawitan Karawang, kemaren

Dalam sambutannya Kapolda Jawa Barat menyampaikan bahwa peringatan MayDay di Kabupaten Karawang ini merupakan kegiatan yang positif. Karena acaranya difokuskan pada satu titik dan diisi dengan hiburan serta doorprize tanpa ada orasi dan longmarch yang akan mengganggu kegiatan masyarakat serta tidak ada gesekan yang memicu kerusuhan.

Bekasi. Media-sindo
Terkait pembangunan jembatan yang berlokasi di sungai duet.RT.O1/10 desa pantai harapan jaya kecamatan muara gembong kabupaten bekasi Diduga pembangunan jembatan tersebut bangkrut alias tidak selesai
Menurut keterangan masyarakat setempa,t yang enggan disebut namanya saat di jumpai di kediamannya mengatakan “pembangunan jembatan tersebut di bangun pada tahun 2017 yang lalu. Bahkan sampai dua kali pergantian para pekerja. “Namun sampai saat ini tidak selesai alias di tinggal pergi”. ( karta wijaya.)

PEKANBARU, Media Sindo
Kisruh pembangunan Hotel Mimosa Jalan Riau, No 91, Pekanbaru, Riau melebar mulai dari masalah dugaan korupsi sampai pada dugaan main mata terkait penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
Sebelumnya bahkan kasus juga mencuit terkait dugaaan pembobolan uang Bank Mandiri senilai 300 Milyar, bahkan 5 LSM telah melaporkan kasus tersebut ke kejaksaan, akan tetapi ke 5 LSM tersbut meragukan kinerja Kejaksaan pasalnya kasus ini terkesan dipeti es-kan.
Salah satu ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dwiki Zulkarnain yakni Lsm Penjara Indonesia menyayangkan kasus ini melabar kesegala penjuru dan sayangnya belum ada penegak hukum terdengar melakukan penyidikan atas terhadap kasus ini.
Sementara itu terdengar kabar, terduga pelaku Direktur PT Sinar Riau Gemilang, Endi yang telah membobol sedang bercokol di sebuah hotel di kota Batam. Informasi dari sumber yang bisa dipercaya mengatakan bahwa Endi dituding sebagai pemilik hotel Mimosa yang diduga menganggunkan sertifikat bodong untuk merauk dana lebih kurang Rp. 300 M itu, bercokol dihotel kota tetangga Singapura itu.
Selain itu anehnya, Pemko Pekanbaru yang dituding ikut terlibat dalam hal penerbitan IMB, tampak tenang karena kasus ini tidak kunjung diproses, mereka diduga telah melakukan konspirasi rampas tanah objek perkara dan dugaan pungli dengan pemberian fee pada izin menerbitkan IMB yang terindikasi bodong.
Hal ini dikatakan ketua LSM Penjara Indonesia, Dwiki Zulkarnain, yang mengaku kesal karena pengaduannya sudah kemana - mana namun sampai saat ini belum ada hasilnya.
Sebelumnya Dwiki dan kawan-kawan telah mengadu kepada DPRD Kota Pekanbaru terhadap pelanggaran Perda IMB ini, namun hotel ini tetap jalan.
Dikatakannya kalau masalah dugaan korupsinya dia telah melaporkannya pada Kejati Riau, namun hasilnya nihil, seakan-akan Endi dan kroninya kebal hukum.
Rekomendasi yang menyalah ini terkesan di kangkangi oleh pihak pemberi izin IMB Pemko saat itu dijabat Djamil.
"Pokoknya yang belum saya laporkan tingal pada Tuhan saja," Jelasnya marah, Jumat (6/4/2018).
Laporan LSM Penjara Indonesia ini pada Kejaksaan Tinggi Riau berawal dari temuan Surat Keputusan Anggunan Tanah (SKAT) Endi yang mengajukan kredit pada Bank Mandiri pada tanggal 12 Januari 2018 lalu, padahal sertifikatnya diduga bodong.
"Awalnya saya hanya menduga surat SKAT ini tidak benar, namun saya tanya pihak Bank Mandiri mereka membenarkan kalau Endi adalah nasabahnya," Pungkas Dwiki.
Selain itu banyak pihak mencurigai kasus ini akan terus "membeku" di kantor penegak hukum Adhyaksa ini, sebab laporan LSM Penjara Indonesia dan kawan-kawan ini sudah 3 bulan kasus belum ada titik terangnya.
Mereka mengharapkan penegak hukum jangan tebang pilih dalam menangani kasus yang merugikan negara, selain itu anehnya ada info dari Kejaksaan bahwa beberapa LSM sudah terima uang tutup mulut sebanyak Rp.150 Juta, info ini diduga isyu untuk mengaburkan pokok perkara.(Rom/ Tim media sindo).

Pekanbaru, Media-sindo.com/sinar Indonesia
Hasil liputan tim sindo dilapangan ditemukan adanya kasus kisruhnya pembangunan hotel Mimosa yang terletak di jln Riau no 91 kota Pekanbaru provinsi Riau. Pada hal pembangunan hotel sudah dilarang oleh karena IMBnya tidak keluar, hal ini disebabkan tanah ini sedang bermasalah. Dan terhitung sejak 1 januari 2016 s/d 31 desember 2016 untuk sementara IMB tidak bisa dikeluarkan untuk diterbitkan, sebab menunggu disyahkannya RTUK dari pemerintah pusat. Apalagi pembangunan hotel Mimosa ini ini juga telah menelon korban pekerja karena kurangnya sistem pengamanan ditempat kerja. Barang kali ini disengaja sebagai tumbal dalam pembangunan hotel tersebut.
Kekisruhan menjadi terbongkar saad kepala badan Penanaman modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu pekan baru, Djamil mek maksakan untuk memberikan IBM kepada pemilik hotel. Sebanyak 2 kali, sebab yang pertama dipermasalahkan dan juga dilaporkan. Kemudian plang tersebut di cabut, namun tidak berapa lama berselang, IMB tersebut dikeluarkan lagi, tanpa memandang status tanah yang sedang berperkara. Tetapi kepala PM PTSP kota pekan baru tetap ngotot harus keluar. Ada apa ini sebenarnya.
Akibat pertanyaan ini, kasus ini mengemukan, lalu DPRD kota pekan baru bereakasi cepat dengan memanggil pengusaha pemilik hotel tersebut. untuk di dengar keterangannya melalui dengar pendapat di kantor DPRD kota pekanbaru. Termasuk kuasa hukum ahli waris Zainal Arifin dan M.Chatib yakni Aidil Fitsen SH.MH. menurut Kuasa hukum bahwa tanah yang berada di jalan riua 91 kota pekan baru provinsi Riau ini, adalah tanah yang sedang berperkara di Mahkamah Agung RI, atas putusan no 1460 K/Sip/74 tertanggal 24 september 1978 yang artinya ini adlah tanah objek perkara.
Prihal adanya keterangan bahwa perpindahan tanah kepemilik hotel yang dilakukan oleh Nubaiti dan Andi Nizal Mass merupakan rekayasa surat sertifikat tanah (SHM 789 dan SHM 788) pada tahun 1982 yang tidak didasari oleh surat putusan Mahkamah Agung RI. Surat tanah tersebut telah pernah di blokir oleh BPN pekanbaru pada tanggal 4 desember 2001. Namun agar tanah tersebut dapat terjual, sertifikat tersebut di rekayasa menjadi SHM 1200 dan SHM 711 tahun 2012. Setelah diteliti, fakta yang di dapat,di dalam persidangan perkara, ternyata tanah di jalan riau belum ada sertifikat yang sesuai dengan nama yang tertera dalam putusan Mahkamah Agung RI. Artinya tanah di jalan riau belum pernah terjual dan pembeli hanya sekali surat yang bukan di jalan riau 91 yang saad ini sedang dibangun hotel Mimosa tersebut.
Pada rapat dengar Pendapat (RDP) tersebut disebutkan bahwa telah terjadi pelanggaran perda IMB di atas tanah objek perkara. Sehingga dikeluarkan sebuah rekomendasi agar pembangunan ini di hentikan, tetapi justru tidak di indahkan. Kasus ini diduga telah terjadi konsfirasi antara oknum penengak hukum dan Pemko karena melawan rekomendasi DPRD kota pekan baru. Kasus ini bisa membuat calon Gubernur Firdaus, MT menjadi boomerang dan menurunkan elektabilitasnya.

Pekanbaru, Media-Sindo.
Hasil liputan tim sindo tanah Jl. Riau yang dibangun hotel Mimosa , menjadi masalah besar, hal ini disebabkan pembangunan hotel Mimosa tersebut dilarang bangun, menurut Jamil dari Pemko Pekanbaru (13/03/2018). Hal ini telah 2 kali dilakukan pelarangan (27/12/2017) dengan dipasangnya segel pada bangunan dimana pembangunan tersebut, agar dihentikan. Namun pada tanggal 5 Januari 2018 Satpol PP Pekanbaru bertindak sendiri mencopot segel dan memasang IMB yang ketiga. Dan pembangunan hotel ini juga telah memakan korban seolah sebagai tumbal pembangunan hotel tersebut.

Komisi III DPRD Pekanbaru melakukan sidak (13/03/2018) terkait adanya korban untuk kedua kalinya dimana pelaksana bukan hanya kurang memperhatikan pengamanan keselamatan pekerja tetapi ada kemungkinan memang sengaja, sehingga ada korban pekerja, bisa jadi sebagai tumbal pembangunan hotel, disertai juga pelanggaran memanfaatkan tenaga kerja dari luar daerah. Selain itu juga dijumpai pelanggaran pembangunan Hotel Mimosa, yang seharusnya dibangun tidak melebihi ketentuan tiga lantai.

Komisi I DPRD Pekanbaru Ir. Hotman Sitompul sangat kecewa dengan pelaksanaan bangunan hotel mimosa dilanjutkan, pada hal DPRD Pekanbaru telah mengeluarkan surat rekomendasi agar pembangunan hotel mimosa dihentikan kepada dinas terkait. Namun Jamil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pekanbaru tidak mematuhinya, malahan Jamil menaggapi bahwa izin bangunan adalah hak Pemko dan DPRD tidak dapat turut campur. Jamil memberikan keterangan ini pada Januari 2018 kepada Ketua LSM Dwikie diruang kerjanya.

Selanjutnya Ir. Hotman Sitompul akan tetap menelusuri kepada instansi terkait dan juga inspektorat kota Pekanbaru, bilamana Instansi terkait melakukan pembiaran dan tidak turut menuntaskan maka DPRD Pekanbaru akan menggunakan Hak Interpelasi terhadap Firdaus MT Walikota Pekanbaru yang saat ini mencalonkan jadi gubernur Riau. Ini tentu akan berpengaruh pada cagub Firdaus MT sang Walikota Pekanbaru yang mencalonkan diri.

Menurut Aidil Fitsen,SH, MH kuasa hukum ahli waris menguraikan sejak awal telah terjadi rekayasa surat-surat sedikitnya ada 10 cara rekayasa surat-surat tanah yang diawali sejak tahun 1982.
1. Rekayasa pertama terjadi pada tahun 1982 terbit 2 buah sertifikat, sertifikat 789. An Putri Sari ukuran 27 x 47 m (bagian depan), sertifikat 788 An. Nikmah Ukuran 27 x 45 m (bagian belakang). Sertifikat ini dibuat tanpa menggunakan surat keputusan MA RI No. 1460K/Sip/74 tanggal 24 September 1978 yang mana An. Puti Sari.
2. Sertifikat 789 An Putri dilakukan rekayasa pada tahun 1987 menjadi nama 4 orang 1. Nurbaiti Aw 2. Ifon Ihimare, 3. Nurul Qamar, 4. Anisahnum. Rekayasa dilakukan dengan mempergunakan harta hibah notaris sawa sultan diatas (didalam akta tertulis 2 nama pemberi hibah yaitu ny. Putri Sari dan Ny. Puti Sari.
3. Rekayasa balik nama sertifikat 788 An. Nikmah dihibahkan dengan surat keterangan ahli waris dari lurah kampung bandar kec. Senapelan tahun 1988. Nikmah tidak berhak atas tanah hasil kemenangan atas putusan Makamah Agung RI karena tidak para pihak turut berperkara dan nikmah adalah anak angkat puti sari. Hibah diberikan kepada 2 orang anaknya yaitu 1. Andi Nizam Maas dan 2 Andi Mirza Maas. Balik nama sertifikat ini cacat hukum
4. Rekayasa dilakukan terhadap sertifikat nomor 789 an nurbaiti cs dinyatakan hilang diterbitkan 12 maret 2012 dan sertifikat 711 an. Andi Nizam Maas dinyatakan ganti blanko sertifikat
5. Peralihan hak Andi Mirza Maas kepada Andi Nizam Maas mempergunakan jasa Notaris luar negeri. Seharusnya sertifikat hilang maupun ganti blanko sertifikat tidak terbit sertifikat baru tetapi foto copy sertifikat dicap stempel dan diberikan keterangan oleh BPN Pekanbaru.
6. Sertifikat 789 dan 711 telah diblokir oleh BPN Pekanbaru tanggal 4 Desember 2001 untuk dapat terjual maka sertifikat dinyatakan hilang dang anti blanko sertifikat untuk 789 dijual pada Jos Budi Utomo tanggal 13 November 2013 oeleh Nurbaiti CS dan sertifikat 711 An. Andi Nizam Maas dijual pada ENDI pada tanggal 28 Maret 2014
7. Dengan mempergunakan sertifikat 789 An. Jos Budi Utomo Hadi S yang diberikan kuasa kepada endi dan sertifikat 711 diajukan permohonan guna mendapatkan IMB dan IMB diterbitkan oleh Jamil pada tanggal 27 Oktober 2016. Dimana pada saat itu IMB terhitung 1 Januari 2016 s/d 31 Desember 2016 tidak dapat diterbitkan (IMB Rekayasa)
8. IMB Kedua terbit tanggal 28 Desember 2017 yang mana IMB diperbaiki karena terjadinya kelebihan tingkat dari 11 menjadi 14 tingkat
9. Terbitnya IMB ketiga 5-01-2018 yang ternyata IMB tersebut secara Administrasi belum diterbitkan
10. Sertifikat 789 an Jos budi utomo yang diganti menjadi HGB 451 dan sertifikat 711 an endi yang ganti HGB 454 telah diblokir tanggal 26-11-2016 namun kedua sertifikat tersebut dianggunkan ke PT Bank Mandiri Tbk dengan flafon 300 m.
Ke 10 item rekayasa mengundang perhatian publik namun Firdaus MT melakukan pembiaran (by omission) selaku walikota walaupun Komisi I DPRD Pekanbaru telah melakukan pengawasan dengan mengeluarkan rekomendasi telah terjadinya pelanggaran IMB kota Pekanbaru. Sangat ironis kejadian yang terang bendarang dikota pekanbaru disamping Firdaus by omission dan aparat penegak hukum pun membisu. Apakah telah terjadi transaksional ucap atau ulas dwiki zulkarnain. Tim sindo

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth