You are here: HomePolitik & HukumBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Karawang, sinr indonesi

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2016, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang selenggarakan kegiatan Gerak Jalan Sehat yang diikuti oleh insan pendidikan se-Kabupaten Karawang, acara tersebut dihadiri dan dilepas oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana,  di Halaman Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (14/5).

Dalam sambutannya sesaat sebelum melepas para peserta Bupati menyampaikan, sejalan dengan Visi Kabupaten Karawang Tahun 2016–2021, yaitu “Karawang yang mandiri, maju, adil dan makmur”, dengan salah satu misi-nya yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Karawang yang berdaya saing tentunya diperlukan beberapa kriteria untuk memenuhi harapan tersebut antara lain harus cerdas, berakhlak mulia dan memeiliki kesehatan yang prima, untuk itu pemerintah akan terus mendorong masyarakat meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan secara serius, salah satunya dengan memperbanyak olah raga yang sesuai dengan kebutuhan  fisik dan psikis kita.

Lanjutnya, “untuk itu marilah kita budayakan “tiada hari tanpa olah raga”, manfaatkan waktu setengah sampai satu jam setiap hari untuk melakukan olah raga agar badan kita tetap bugar, sehat dan prima untuk melakuka berbagai aktifitas yang positif, bermanfaat dan menunjang proses pembangunan yang sedang kita galakan, karena  pemerintah daerah saat ini terus  berupaya melakukan akselerasi pembangunan di berbagai bidang, dimana salah satu bidang yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Karawang saat ini adalah pendidikan”ungkapnya.

Terkait dengan bidang pendidikan di Kabupaten Karawang, menurut Bupati prioritas pembangunan diarahkan antara lain untuk penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak; meningkatkan cakupan dan akses pendidikan; serta meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, baik dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dari segi moralitas dan spiritual.

Membahas “wacana kritis perpanjangan masa jabatan kapolri dan stabilitas nasional” maka akan semua dimulai dari persepektif kebijakan publik. Berdasarkan teori dasar kebijakan publik bahwa suatu kebijakan adalah suatu pilihan atau keputusan yang dikeluarkan perorangan atau institusi yang mempunyai otoritas. Berdasarkan hukum di Indonesia yang memegang asas legalitas, sehingga pemegang otoritas harus diberi wewenang oleh peraturan perundang-undangan untuk mengeluarkan kebijakan publik. Berbicara mengenai jabatan kapolri yang berhak mengangkat dan memberhentikan Kapolri adalah Presiden dengan persetujuan DPR.

Karawang, sinar indonesia
Berdasarkan peraraturan menteri dalam negeri nomor 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah dan program kerja badan kepegawaian dan diklat Kabupaten Karawang tahun 2016. Pemerintah kabupaten karawang mengadakan kegiatan bimbingan teknis Pengelolaan Asset/Barang Daerah yang diselenggarakan pada hari Senin 9 Mei 2016 sampai 13 mei 2016 di Kampus Diklat Kabupaten Karawang. jl. Ciremai no.5 karang indah karawang. Yang diikuti sebanyak 40 orang peserta terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintahan Karawang.


Pada kesempatan tersebut hadir Asda III Kabupaten Karawang Drs. Ramon Laksana Wibawa, M.si, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh John. Z nasaputra selaku Kabid APD BPKP provinsi jawa barat dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, dan undangan
Menurut laporan yang ketua panitia pelaksana yang disampaikan oleh Drs. haryanto, MM menyampaikan tentang tujuan diselenggarakannya bintek ini, ialah untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan kemampuan para pengurus dan atau penyimpan barang pada organisasi peringkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten karawang, sehingga mampu melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsinya


Adapun metode pengajaran yang digunakan dalam bintek ini menurut Haryanto menyampaikan bahwa ada tiga metode yang akan digunakan yaitu teori, studi kasus dan pendalaman materi. “Metode yang akan digunakan dalam kegiatan bintek ini ialah teori, studi kasus dan pendalaman materi, adapun staf pengajar bintek pengelolaan asset/barang daerah yaitu Widyaiswara dari perwakilan BPKP provinsi Jawa Barat dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang” ujar Haryanto. (@maya/adm/bhs)

Karawang, sinar indonesia
Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, Selasa (03/05) menghadiri sekaligus membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2020 Kabupaten Karawang. Acara yang berlangsung di Hotel Swissbell dihadiri jajaran Forkominda Kabupaten Karawang serta seluruh jajaran pimpinan SKPD se-Kabupaten Karawang.


Dalam sambutannya gubernur Jabar Ahmad Heryawan yang dibacakan Kepala Bakorwil II Toto Muhamad Toha menyatakan, Sebagaimana diketahui bersama, RPJMD merupakan penjabaran dari Visi – Misi dan program Kepala Daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, Pembangunan daerah dan Keuangan Daerah, serta program Perangkat Daerah dan lintas Perangkat Daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif, maka kebijakan penyelenggaraan pemerintah daerah selama 5 (lima) tahun, yaitu tahun 2016 – 2020 yang akan disampaikan, dibahas, dan disepakati dalam rancangan RPJMD Tahun 2016 – 2020 merupakan perwujudan janji politik Bupati dan Wakil Bupati pada saat Kampanye sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat Kabupaten Karawang dengan berpedoman pada RPJMD dan RTRW Kabupaten Karawang dan mengacu RPJM Nasional serta memperhatikan RPJMD Provinsi dan RTRW Provinsi dan Kabupaten sekitarnya.


Sementara itu Bupati Karawang dalam sambutannya menyampaikan, diawal kepemimpinan ini, Kita diwajibkan untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2020 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang “sistem perencanaan pembangunan nasional” dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang “pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang “tahapan, tatacara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah”.
Menurut Bupati, musrenbang merupakan forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati rancangan RPJMD Kabupaten Karawang Tahun 2016-2020. untuk itu, forum ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan penyempurnaan terhadap rancangan RPJMD tersebut, sehingga pada nantinya dapat memperoleh masukan dan komitmen dari para pemangku kepentingan pembangunan di Kabupaten Karawang yang kita cintai ini.


Ditambahkannya, untuk mewujudkan sasaran pembangunan jangka menengah daerah di Kabupaten Karawang, maka kebijakan dan prioritas pembangunan yang ditetapkan dalam musrenbang ini, diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi kepala daerah dalam kurun waktu 5 tahun kedepan. untuk mewujudkan visi rencana pembangunan jangka menengah daerah kabupaten karawang maka telah dirumuskan lima misi pembangunan Kabupaten Karawang, yaitu sebagai berikut ; Mewujudkan aparatur pemerintah daerah yang bersih dan berwibawa, Mewujudkan Kabupaten Karawang yang berdaya saing, Mewujudkan masyarakat demokratis berlandaskan hukum, Mewujudkan Kabupaten Karawang yang asri dan lestari, serta yang terakhir membangun Kabupaten Karawang melalui penguatan desa.


Namun demikiann Visi dan Misi diatas, bersifat masih sangat makro dan belum operasional, sehingga harus diturunkan atau dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, sampai dengan program prioritas. hal ini tentu bukan pekerjaan mudah, tidak akan bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. perlu sinergi, kolaborasi, diskusi, serta proses-proses panjang lainnya yang harus kita lalui, termasuk agenda pada hari ini yaitu musrenbang RPJMD’’ tuturnya.
oleh karena itu menurut Bupati, forum ini dimaksudkan untuk menjaring aspirasi dari seluruh pemangku kepentingan pada tahap awal, dengan tujuan untuk menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap program pembangunan daerah selama 5 (lima) tahun ke depan, sesuai dengan masa bhakti periode masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karawang Tahun 2016-2020 ke depan. untuk itu, pada kesempatan yang sangat baik ini, kami minta kepada seluruh lapisan masyarakat dan unsur kelembagaan yang saat ini hadir pada forum ini, untuk dapat memberikan masukan-masukan yang positif dan konstruktif.(@opa/adam/bas)

Karawang, sinar indonesia
Menindaklanjuti sidak yang sudah dilakukan sebelumnya guna menata Kota agar menjadi lebih rapih dan indah di Kawasan sepanjang jalan menuju gerbang tol Karawang Timur. Wakil Bupati Karawang langsung meninjau pelaksanaan proses penataan yang melibatkan pedagang taman sebagai mitra Pemkab Karawang agar sementara kawasan tersebut menjadi lebih rapih dan tertata rapih, peninjauan tersebut didampingi langsung oleh Kasatpol PP Karawang dan dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Rabu (27/4).


Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag atau yang biasa disapa Kang Jimmy menyampaikan bahwa, Pemkab sudah mulai melakukan penataan Kota. Salah satunya masuk wilayah Karawang Timur, yang dimulai dari menuju gerbang tol Karawang Timur.
“Masa iya, masuk Karawang dengan pemandangan tidak enak. Selaku orang Karawang malu juga,” ujar Jimmy saat melakukan peninjauan. Hal ini dilakukan agar kawasan tersebut bisa rapih dan tertata dengan baik.


Pemkab Karawang menjalin kerjasama dengan beberapa pedagang tanaman hias yang dikoordinasikan melalui Dinas Cipta Karya untuk mengisi area yang sudah ditertibkan sebelumnya, namun pengisian ini bersifat sementara dikarenakan nantinya akan dibangun gerbang selamat datanng. “Sebelum dibangun, pedagang tanaman boleh mengisi dipinggir jalan agar tidak ada lagi yang jualan pasir atau bangunan liar. Tapi jika sudah akan dibangun, pedagang tanaman hias akan dipindahkan. Karena sifatnya sementara,” Tegas Jimmy. (@gala/adm/bas)

 

Karawang, sinar indonesia
Sektor pertanian menjadi salah satu sektor unggulan pemerintah Kabupaten Karawang dari tahun ketahun hingga akhirnya kabupaten karawang dikenal dengan julukan kota lumbung padi. Walaupun kini kota karawang sudah banyak di bangun kawasan industri namun masyarakat Karawang masih menjadikan sawah sebagai mata pencariannya.


Untuk itulah pemerintah melaui kementrian Ri Ditjen Prasarana dan Sarana menyerahkan bantuan pemerintah dengan mengunakan dana APBN Kementrian Pertanian Ri Ditjen Prasarana dan Prasarana kepada masyarakat karawang yang secara simbolis di berikan oleh wakil bupati karawang H. ahmad zamakhsary pada hari Rabu (27/4) di kantor Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Karawang.


Bantuan yang diberikan tersebut berupa bantuan alat pertanian seperti traktor 320 unit, pompa air 64 unit dan transplaster sebanyak 42 unit. Selain alat bantu pertanian, bantuan juga diberikan dalam bantuan infrastrutur seperti rehap saluran irigasi seluas 5.000 Ha di 30 kecamatan, pembangunan lumbung pertanian sebanyak 10 unit di 7 kecamatan dan pipanisasi sebanyak 2 unit di 2 kecamatan.
Jimmy mengharapkan bantuan tersebut semoga dapat digunakan sebaik-baiknya untuk lebih menunjang kinerja para petani di Kabupaten Karawang agar menjadi lebih baik. “saya berharap bantuan ini, dapat dimaksimalkan dengan baik, sehingga dapat menunjang kinerja para petani yang ada di karawang agar lebih baik dan sejahtera” ujar Jimmy. (maya/adm/bas)

 

Karawang, sinar indonesia
Masih dalam rangka mensosialisasikan perbub no: 8 turunan dari Perda Nomor 1 Tahun 2011, yang menyangkut kebijakan pemerintah dalam upaya perluasan kesempatan kerja untuk masyrakat lokal yang berdomisili di kabupaten karawang, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsarry di dampingi oleh Kepala Disnakertrans Karawang dan Kepala Dinas yang ada di Kabupaten Karawang melakukan pertemuan di Graha KIIC pada hari Rabu (27/04) yang di hadiri oleh perwakilan dari pihak industri yang ada di kawasan KIIC.
Dalam pertemuan tersebut tersebut Jimmy menjelaskan tentang perbub no;8 ini kepada pihak industri sekaligus menjelaskan tentang prosedur penerimaan dan lowongan pekerjaan yang harus melalui Disnakertrans. “Hal ini dimaksudkan agar terciptanya kereraturan sehingga semua informasi mengenai penerimaan lowongan dan perekrutan karyawan hanya melalui satu pintu yaitu melaui Disnakertrans” ujar Jimmy.
Pihak KIIC pun menyambut baik program yang dicanangkan oleh pemkab karawang ini, Bambang Sugeng selaku Humas dari manajemen KIIC menjelaskan bahwa pihaknya mengapresiasi program pemkab terkait MoU kerjasama masalah, ketenagakerjaan, Corporate Social Responsibility (CSR), dan limbah ekonomis.


"Pada intinya dunia industri menyambut baik program pemkab. Karena bagaimanapun 3 pilar (pemerintah, swasta, dan masyarakat) itu harus disinkronisasi ini adalah awal dan harapannya semua pihak bisa dikemudian dapat membantu." tambah Bambang.


Jimmy pun menghimbau agar pihak perusahaan dan pemerintah saling bersinergi dalam meningkatkan kualifikasi masyarakat Karawang dengan pembekalaan keahlian yang dapat di lakukan dalam kegiatan CSR, yang dapat di manfaatkan dalam peningkatan sarana dan prasarana di dunia pendidikan. “Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi masyarakat Karawang agar sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan, cobalah pihak perusahaan melakukan CSR dibidang pendidikan dengan melakukan kemitraan kepada sekolah-sekolah tertentu dalam pendampingan dan juga pembekalan kepada siswa-siswa tersebut agar memiliki kualifikasi yang cukup di bidang tertentu” Tambah Jimmy. (maya/adm/bas)

 

Karawang, sinar indonesia
Dalam upaya mewujudkan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang baik dan bersih serta dalam rangka menjaga agar dinamika gerak maju masyarakat Karawang ke depan senantiasa berada pada pilar perjuangan dalam mencapai cita-cita pembangunan daerah, Arsip yang tercipta harus dapat menjadi sumber informasi, acuan, dan bahan pembelajaran bagi seluruh OPD khususnya serta masyarakat umumnya. oleh karena itu, setiap OPD harus menunjukkan tanggung jawabnya dalam penyelenggaraan, penciptaan, pengelolaan, dan pelaporan arsip yang tercipta dari kegiatan-kegiatannya.


Berkaitan hal tersebut Kantor Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Karawang selenggarakan Bintek Sumber Daya Aparatur KearsipanTahun 2016 yang diselenggarakan di Aula Kantor Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Karawang, Rabu (27/4), dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan Samsuri Sip. MM.


Dalam sambutannya Asda Pemerintahan menyampaikan, sejalan dengan hal Kearsipan tesebut, dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang kearsipan disebutkan bahwa kearsipan menyebutkan bahwa arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara” paparnya.
Namun demikian menurut Samsuri, tidak dapat dipungkiri arsip serta kearsipan hingga saat ini masih dipandang sebelah mata, masih sering dijumpai di setiap OPD, arsip tidak dikelola dengan baik bahkan cenderung diabaikan yang salah satunya diakibatkan kurangnya kepedulian maupun pengetahuan tentang tata kelola arsip yang baik” imbuhnya
Sehubungan dengan hal tersebut, Asda I Samsuri sampaikan dukungan sepenuhnya terhadap kegiatan tersebut, dengan harapan melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan perhatian dan kepedulian kita tentang arsip dan kearsipan sebagai salah satu pendukung penyelenggaraan tugas–tugas pemerintahan dan pembangunan” ungkapnya.


Sementara itu menurut laporan ketua Penyelenggara Kepala Kantor Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Karawang Dadang Jalaludin menyampaikan, Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai Tanggal 27 s/d 30 April 2016 dengan peserta sebanyak 30 orang terdiri dari para Sekretaris Desa/Kelurahan dilingkungan Pemerintah kabupaten Karawang, Adapun materi yang akan disajikan terdiri dari Revitalisasi kelembagaan Desa, tata naskah dinas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, pengurusan Surat Dinas, Penataan berkas, dan penyusutan Arsip. Sedangkan Narasumber berasal dari berbagai pejabat Pemkab Karawang dan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat. Untuk anggaran sendiri berasal dari APBD II Pemerintah Kabupaten Karawang. (-Iki-/adm/bas)

Karawang, sinar indonesia
Sebagai upaya dalam mensosialisasikan Peraturan Bupati No : 8 Tahun 2016 turunan dari Perda Nomor 1 Tahun 2011, yang menyangkut kebijakan pemerintah dalam upaya pengurangan pengangguran dan penanganan limbah pabrik, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsary melakukan sidak ke beberapa pabrik di Karawang yakni PT. Nipro dan PT. Honda Prospect Motor pada hari Selasa (26/4) di dampingi oleh Kepala Disnakertrans Karawang, ketua BPLH Karawang dan rombongan.


Dalam kunjungan kerja tersebut Jimmy menyoroti beberapa hal yang memang menjadi inti dalam Perbub No: 8 yakni mengenai persentasi penerimaan karyawan asli putra daerah, penanganan limbah pabrik dan kegiatan CSR yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Dalam dialognya Jimmy menekankan kepada pihak perusahaan agar dapat memperioritaskan perekrutan putra daerah Karawang dengan persentasi 60% agar putra daerah Karawang tidak hanya menjadi penonton dari hingar bingarnya pembangunan yang ada di Kabupaten Karawang.
“Turunnya Perbub ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada putra daerah agar memiliki tempat di rumahnya sendiri yaitu Kabupaten Karawang, oleh karena itu saya menghimbau kepada jajaran direksi untuk terus meningkatkan persentasi penerimaan karyawan yang berasal dari Kabupaten Karawang. mengenai proses perekrutan karyawan dan kualifikasi tenaga kerja hendaknya pihak direksi berdiskusi dengan Disnakertas agar tenaga kerja asli karawang ini dapat di bina dengan baik” ujar Jimmy di hadapan direksi PT. Nipro.
Jimmy pun menghimbau agar pihak perusahaan dan pemerintah saling bersinergi dalam meningkatkan kualifikasi masyarakat Karawang dengan pembekalaan keahlian yang dapat di lakukan dalam kegiatan CSR, seperti pembinaan. “Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi masyarakat Karawang agar sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan, cobalah pihak perusahaan melakukan CSR dibidang pendidikan dengan melakukan kemitraan kepada sekolah-sekolah tertentu dalam pendampingan dan juga pembekalan kepada siswa-siswa tersebut agar memiliki kualifikasi yang cukup di bidang tertentu” tambah Jimmy.


Terakhir, Jimmy menyampaikan kepada kedua perusahaan tersebut agar tak lalai dalam penanganan limbah pabrik sehingga tak mencemari lingkungan. “Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa, limbah pabrik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Saya tak ingin ada perusahaan yang sembarangan dalam menangani limbah, karena hal tersebut berpengaruh besar dalam keadaan lingkungan di kemudian hari” tegas Jimmy. (maya/bas/adm)

 

Tuesday, 26 April 2016 16:16

PULUHAN RUMAH DI KAMPUNG GEDONG TERENDAM

Sinarindonesia.Tambun Utara.
Akibat luapan air dari kali ( CBL) cikarang. Bekasi laut. Puluhan rumah dan hektaran sawah di kampung gabus gedong desa srimukti kecamatan tambun utara kabupaten bekasi. Terendam dengan ketinggian air hampir setengah meter.


Dan puluhan hektar sawah terancam gagal panen. Banjir tersebut akibat derasnya curahan hujan di daerah bogor.sehingga kali CBL tidak bisa menapung air kiriman dari bogor Dan hasi pantauan koran sinarindonesia bahwa tanggul kali CBL yang terletak di desa srijaya perlu di perbaiki atau di tinggikan agar kampung gabus singkil dan kampung gabus gedong tidak terkena banjir lagi. dan pemerintah kabupaten bekasi. Atau pemerintah propinsi jawa barat harus tanggap dan secepatnya melakukan normalisai kali CBL. Yang sudah puluhan tahun belum melakukan perbaikan. kali CBL.sehingga Luapan air tidak menyerang warga dan hektaran sawah yang berada di kecamatan tambun utara kabupaten bekasi
KARTA WIJAYA

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth