You are here: HomePolitik & HukumBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

 

INDRAMAYU –Sinar Indonesia.
Jumlah perkara perceraian di Kabupaten Indramayu beberapa tahun kebelakang ini tergolong tinggi. Angkanya bisa mencapai peringkat pertama dari sejumlah daerah lainnya.
Perkara yang diajukan ke Pengadilan Agama Indramayu setiap bulan mencapai 600-800 perkara. Artinya, setiap hari jika dirata-rata, ada 20-25 perkara yang diajukan.
Berdasarkan data dari PA Indramayu, tingginya jumlah perkara perceraian dilihat dari pengajuan sepanjang tahun 2016 mencapai 8.300 perkara. Dari Jumlah tersebut, jumlah perkara perceraian yang diputus hakim 7.594 perkara. Sedangkan sisanya,sebagian besar dilanjutkan 2017. Selain itu ada yang gugur, di tolak, tidak menerima, ataupun di coret dari register.
”Adapun sepanjang Januari – Juni 2017 perkara yang diajukan ke Pengadilan Agama Indramayu mencapai 9.094 perkara. Dari jumlah itu hakim mengabulkan cerai 3.791 perkara,” kata Wahid Afani Bagian Humas PA Indramayu, Senin (6/11).
Menurut Wahid dari perkara yang diajukan cerai gugat lebih besar dari cerai talak.
” Cerai gugat diajukan istri, sedangkan cerai talak diajukan suami,” ujarnya.
Sepanjang Januari – Juni 2017 cerai talak yang diajukan suami 2.200 perkara. Sedangkan gugat cerai yang diajukan istri mencapai 6.849 perkara.
Adapun faktor penyebab perceraian bermacam-macam, dari Poligami, kawin paksa, judi, KDRT, pertengkaran terus-menerus antara suami-istri.
”Faktor penyebab yang banyak adalah faktor ekonomi,” katanya.> K Nurul Afni

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.

Akibat terjatuh dari tangga saat kerja di Qatar 9 tahun lalu, Itati (32) warga Desa Sukaurip Blok Kunir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, kini lumpuh.
Penderitaan Itati semakin lengkap, karena suaminya yang diharapkan bisa menafkahi dan mengurusnya ternyata telah kawin lagi. Itati tidak di cerai oleh suaminya dan ia hanya bisa pasrah dan sedih dengan keadaan itu.
” Kadang aku sedih dengan keadaanku ini. Tidak ada yang menafkahi, walaupun saya belum di cerai dia sudah kawin lagi, kawin sirri, ” kata Itati, Kamis, (9/11).
Hasil dari pernikahannya Itati dikarunia seorang anak laki-laki yang kini sedang menempuh sekolah tingkat pertama. Segala kebutuhan sekolah anaknya di tanggung oleh kakek dan tante dari pihak suami. karena suaminya tidak memberikan biaya sekolah buat anaknya. Itati kini tinggal bersama ibunya yang telah usia senja.
Menurut Itati kebutuhan makan dan minum diberikan oleh ibunya. Terkadang teman-temannya datang menjenguk dengan memberikan bantuan ala kadarnya.
”Alhamdulillah makan dari ibu seadanya om, teman-temanku juga ada yang memberikan sumbangan, Alhamdulillah bisa buat beli pampers, ” ujarnya.
Saat ditanya apakah pernah ada bantuan dari pemerintah selama ini ?, ” Belum pernah om,“katanya.
Ia menambahkan pernah ada LSM yang datang ke tempat tinggalnya memberikan bantuan kursi roda dan ada juga dermawan yang datang memberikan bantuan.
”Ada kang Asef Saefullah itu satu desa dengan saya, katanya dari LSM (Gantara_red) apa saya lupa itu memberikan kursi roda om, Alhamdulillah, dia sering kesini, ” ujarnya.
Dijelaskan Itati ia berangkat ke Qatar pada tahun 2009, di tahun tersebut saat ia bekerja terjatuh dari tangga. Dari hasil pemeriksaan diketahui tulang belakangnya patah dan syaraf tulangnya terjepit.
Itati akhirnya dioperasi dan diberikan pen didalam tubuhnya, namun karena pengobatannya yang tidak tuntas, di Indonesia ia mengalami kelumpuhan. Ia berada di Qatar selama 3 tahun. Dan kini ia hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah agar memberikan perhatian dan perduli dengan dirinya.; K Nurul Afni

Wednesday, 15 November 2017 11:38

Warga Banglir Kecewa Pada Kuwu dan Camatnya

 

Rokim, salah satu ahli waris, saat ditemui di rumahnya di Bangkaloa Ilir .pada sabtu 11/11

INDRAMAYU – Sinar Indonesia .
Harta warisan seringkali menjadi biang keladi bagi pertikaian antar saudara kandung sepeninggal orang tua. Kejadian semacam ini biasanya terjadi ketika salah satu pihak ingin menguasai sepenuhnya harta tersebut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya dalam Media Publik dengan judul “Tak Layani Informasi, Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir Dinilai Amburadul”, salah satu ahli waris dari almarhum Arkem, Rakim, masih merasa kecewa atas keputusan Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir dan Pemerintah Kecamatan Widasari.
Pasalnya, meski tidak dilibatkan dalam musyawarah pembagian harta warisan tersebut, Rokim merasa terus dikejar-kejar Kuwu dan Camat untuk dimintai tanda tangan.
“Saya tetap menolak,” ungkap Rokim, tegas.
Alasan Rakim tidak menandatangan akta jual beli harta waris yang berupa sawah tersebut dikarenakan saudara tuanya, Suma, tidak dilibatkan bahkan terkesan dikucilkan saat pembagian hak waris yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir. Hal ini mungkin terjadi, menurut Rokim, karena Suma tidak menyetujui penjualan sawah tersebut.
Anak dari Suma, Adi Sujadi, pun memberikan tanggapannya terkait masalah yang menimpa ayahnya tersebut. Saat dijumpai awak media di kediamannya pada Sabtu (11/11/2017), ia berpendapat kalau Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir dan Pemerintah Kecamatan Widasari tidak asipratif terkait masalah pembagian tersebut.
“Seharusnya pembuatan surat jual beli harus menunggu pengesahan seluruh pemilik hak waris. Ini kog belum ada tanda tangan sudah ada surat jual beli?” ungkap Adi Sujadi dengan nada kecewa.
Ia berharap agar Pemerintah Desa dan Kecamatan segera mengkaji ulang surat tersebut. Pasalnya ini menyangkut kepentingan ahli waris keseluruhan dan materi yang tidak sedikit.; K. Nurul Afni

Wednesday, 15 November 2017 11:31

50 Bus Damri untuk Layani Rute Bandara Kertajati

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.
Perum Damri menyiapkan 50 armada bus untuk melayani penumpang dari dan menuju ke Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Kabupaten Majalengka. Pada tahap awal perusahaan milik pemerintah yang bergerak di bidang layanan transportasi darat ini telah menyiapkan lima jurusan, di antaranya dari terminal Bandung, terminal Tegal, terminal Cirebon, terminal Kuningan, dan terminal Indramayu.
Manager Usaha Perum Damri cabang Bandung Rusilan mengatakan, trayek baru tersebut untuk memberikan layanan kepada konsumen terkait akan beroperasinya Bandar Udara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka, pada pertengahan 2018. Perum Damri juga akan menyiapkan sebanyak 10 bus double dekker di Kabupaten Indramayu dengan fasilitas lengkap.
“Selain melayani trayek ke Bandara Internasional Kertajati, Perum Damri juga membuka terobosan baru dengan membuka akses di daerah daerah perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah maupun Jawa Barat dengan provinsi Banten,” katanya, Jumat (10/11) kemarin.= K.Nurul Afni

Wednesday, 15 November 2017 11:19

DPD PKS Indramayu Kepincut Kalangan Muda

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten (PKS) Kabupaten Indramayu meluncurkan program dengan tajuk PKS Muda Minggu (12/11) di Gedung PKPRI Jl.Yos Sudarso Karangturi Indramayu.
Ketua DPD PKS Kabupaten Indramayu,Tauhid menjelaskan bahwa PKS Muda adalah struktur DPD PKS di bawah Bidang Kepemudaan yang memfasilitasi pemuda kreatif.Menurutnya PKS Muda merupakan tempat yang pas buat anak muda kreatif dan gaul. Ia berharap wadah ini bisa mengeksplorasi minat dan bakat kreatifitaspemuda sebagai pewaris peradaban.
Tauhid melanjutkan bahwa Karakter anak muda itu ekspresif dan suka bergaul. Mereka butuh eksis dan senang akan tantangan. Hal itu menjadi peluang dakwah bagi partainya menyasar suara disegmenpemuda pada setiap suksesi politik.
“PKS dibidani oleh sebagian tangan anak-anak muda, oleh karena itu program yang digagasnya kali ini sejatinya bagian dari sejarah partainya. Untuk itulah segmen anak muda tak akandiabaikanya,” tambahnya lagi.
Sementara itu Khaerul Anam yang dipercaya untuk menahkodai PKS Muda di Indramayu berharap program yang digulirkanya bisa melahirkan daya tarik anak-anak muda untuk mengenal PKS.
Salah satu kegiatan yang digelar saat ini berupa turnamen Mobile Legends, sebuah kompetisi olahraga elektronik atau dikenal dengan istilah e-Sports.Menurutnya komunitas ini sedang digandrungi oleh kalangan pemuda khususnya para gamer.
“PKS adalah partai terbuka. Terutama bagi para pemuda lintas komunitas tak terkecuali komunitas gamers. Kegiatan perdana PKS Muda khusus menjangkau para jawara mobilelegends” ungkap Anam.
Anam menambahkan bahwa karakter pemuda adalah ingin menjadi pemenang. Maka jadikan ajang turnamen ini sebagai wadah untuk memberikan motivasi untuk menjadi pemenang.> K.Nurul Afni

Wednesday, 15 November 2017 11:15

Tekad DSI Sang Notariat; Menuju Pimpinan Birokrat

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.
Membicarakan tentang pemilihan Bupati Indramayu memang masih pagi. Selain masih separuh jalan lagi, pusaran wacana kini bergeser pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang tahun depan bakal dihelat. Sehingga wacana soal sosok-sosok yang bakal menjadi pimpinan di Kabupaten penghasil mangga ini masih belum banyak dibicarakan.
Pasca Pemilukada Tahun 2015 yang memenangkan pasangan Anna Sopanah dan Supendi atas pasangan Toto Sucartono dan Rasta Wiguna, pendulum politik selalu mengayun ke dua arah. Kalau tidak pada partai penguasa dan koalisinya pasca Pemilukada itu, berarti bakal mengayun ke sebelahnya, yang disebut-sebut sebagai oposisi. Begitu pun dengan wacana suksesi Pemilihan Bupati Indramayu tahun 2020 nanti.
Identifikasi terhadap siapapun yang bakal maju nantinya, akan digolongkan pada dua poros tersebut. Publik sepertinya tidak punya pilihan lain untuk menentukan pilihannya sendiri. Padahal ada tokoh-tokoh yang boleh dibilang sebagai alternatif dibanding para tokoh dari dua poros tersebut. Salah satunya adalah Doddy Saiful Islam.
Doddy memang bukan nama baru di Indramayu, apalagi buat para aktivis mahasiswa Yogyakarta. Pasalnya pria yang berprofesi sebagai notaris ini pernah mengenyam pendidikan sarjana hukumnya di Kota Pelajar tersebut. Bahkan pada awal tahun 2017, dirinya terpilih kembali sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Indramayu (IKAPMI) D.I. Yogyakarta.
Pria yang lahir pada 10 Mei 1971 ini memang kerap disebut-sebut ketika ada suksesi pucuk kepemimpinan di Indramayu. Meski hingga saat ini ia tak berpolitik praktis, namun pada Pemilukada 2015 namanya sempat muncul sebagai peserta konvensi yang dilaksanakan oleh DPC PDIP Indramayu.
“Saya ingin Indramayu ini demokratis, berakhlak, sejahtera, dan adil,” ungkap Doddy.
Begitulah visi Doddy tentang Indramayu. Kalau diakronimkan, visi ini berarti DEWASA, sebuah kata yang memiliki tafsir politik yang cukup beragam. Ada yang menafsirkannya sebagai antitesa REMAJA, sebuah visi yang dipakai oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu, ada lagi yang menafsirkannya sebagai kelanjutan dari visi tersebut. Namun Doddy bergeming.
Kebergemingan Doddy dikarenakan ia punya jalan sendiri menentukan tafsirnya atas Indramayu. Sehingga niatannya untuk masuk ke dalam pusaran bakal calon bupati pada suksesi mendatang akan lebih diseriusinya.
“Saya hanya ingin mengabdi pada daerah yang membesarkan saya,” pungkasnya.>K Nurul Afni

INDRAMAYU – Sinar Indonesia

Persaingan dunia perbankan yang semakin kompetitif membuat seluruh institusi yang terlibat di dalamnya harus terus menciptakan strategi dan inovasi. Salah satu institusi perbankan yang merupakan kebanggaan warga Indramayu, Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Karya Remaja, juga terus melakukan pembaruan strategi dan inovasi demi menghadapi tantangan jaman. Salah satu pembaruan dari PD BPR Karya Remaja adalah keberadaan gedung baru.

"PD BPR Karya Remaja mampu meningkatkan laba sekitar 20 - 25 persen setiap tahunnya. Semoga dengan adanya gedung baru ini, BPR bisa lebih memperbesar lagi laba perusahaannya," ungkap Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophana, dalam sambutannya saat peresmian gedung yang berlokasi di Jalan S. Parman, Indramayu, tersebut pada Selasa (17/10/2017).

Untuk peningkatan kinerja kelembagaan, menurut Anna, semua lini mesti mengeluarkan potensi yang dimiliki dan memanfaatkannya secara tepat. Perubahan-perubahan dan strategi pun wajib disesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan customer.

"Ada tiga hal yang mesti dilakukan, yakni pemanfaatan teknologi dan informasi secara tepat guna untuk peningkatan pelayanan kepada nasabah, mengoptimalkan potensi sumberdaya perusahaan secara efektif dan efisien, dan membangun pola partnership secara berkelanjutan," sambung Anna.

Sebagai institusi perbankan, PD BPR Karya Remaja wajib menjalankan pengelolaan perbankan yang profesional dengan dukungan sistem dan lingkungan internal yang sehat. Hal ini, imbuh Anna, harus dilakukan agar bank kebanggaan warga Indramayu ini bisa terus eksis dan terutama bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu Direktur Utama PD BPR Karya Remaja, Sugiyanto mengatakan, pihaknya telah bekerja keras bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengembangkan PD BPR Karya Remaja. Hasilnya, selama 5 tahun terakhir sudah mencapai asset sebesar Rp. 414 miliar, atau telah mengalami peningkatan asset senilai 133 persen, atau sebesar Rp 236,1 miliar, dengan laba usaha mencapai Rp. 6,29 miliar. Sedangkan kredit yang diberikan pada September 2017 sebesar Rp. 293 miliar, dan tabungan mencapai Rp. 86,6 miliar sedangkan deposito mencapai Rp. 96,6 miliar. > Basynursyah .

Wednesday, 08 November 2017 21:44

Meriahnya Unjungan di Desa Gadingan

INDRAMAYU – Sinar Indramayu .
Unjungan merupakan salah satu adat desa yang biasanya diadakan satu kali dalam setahun. Adat ini sudah menjadi tradisi pada masyarakat Indramayu, Cirebon dan sekitarnya. Biasanya dilaksanakan secara sukarela, gotong-royong, dan bersama-sama, baik dari sisi biaya maupun pelaksanaan saat menjelang musim penghujan.

Unjungan sering dipusatkan di tempat-tempat yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Adapun acara ini diisi dengan hiburan rakyat seperti wayang kulit maupun sandiwara sperti halnya di Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Indramayu.

Acara di desa ini sangat meriah, sebab selain memperlihatkan betapa guyubnya warga, juga diisi dengan karnaval hiasan-hiasan yang berupa binatang maupun hewan-hewan mitos.

Karnaval ini hadir berkat kerjasama yang apik antar RT di Gadingan. Seluruh masyarakat bahu-membahu membentuk karyanya masing-masing untuk ditampilkan di acara tersebut. Hal ini pun sangat menarik minat pemerintah kecamatan yang hadir di lokasi.

Salah satu pengunjung menyatakan antusiasmenya kepada MediaPublik terhadap acara ini. Pria yang mengaku bernama Tarsudi ini mengaku senang sekali dengan adanya hiburan rakyat semacam ini. Selain melestarikan adat leluhur, tambahnya, acara semacam ini juga sangat menghibur masyarakat yang mungkin haus akan hiburan.> K. Nurul Afni

 

INDRAMAYU- Sinar Indonesia .
Keberadaan sekolah, terlebih sekolah setingkat menengah atas, bakal dirasakan oleh masyarakat setempat. Salah satunya tentu saja perihal peningkatan tingkat pendidikan di sekitar sekolah tersebut. Hal ini pun turut dirasakan oleh masyarakat di sekitar Desa Cangkingan, Kedokanbunder, Indramayu, yang memiliki sekolah bernama SMK Bintang Sembilan.

Hal ini diamini pula oleh Kepala Sekolah SMK Bintang Sembilan, H. Ujer Abdul Jalil, S.Pd. M.Pd. Saat ditanya oleh MediaPublik, Haji Ujer menjelaskan kalau keberadaan sekolah yang dipimpinnya ini memang cukup dirasakan manfaatnya oleh warga setempat.

“Kalau dulu untuk sekolah saja harus menempuh jarak yang tak pendek, sekarang masyarakat bisa mengakses sekolah menengan kejuruan lebih dekat lagi. Tentu ini menjadi optimisme bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan tingkat pendidikan masyarakat,” ungkapnya.

Saat ditanya perihal banyak pihak yang berupaya menyudutkan sekolah, Haji Ujer santai saja. Sebab banyak pihak yang masih mendukung secara total keberadaan sekolah ini. Salah satu yang mendukungnya adalah Tahadi, tokoh masyarakat setempat yang berhasil dihubungi MediaPublik.

“Banyak pihak yang merasa terbantu dengan keberadaan sekolah ini. Banyak alumni yang sudah mendapat kesuksesan dengan bekerja di dalam dan luar negeri setelah lulus dari sekolah ini. Biarkan saja banyak orang yang berkata negatif, itu urusan mereka,” ungkap Tahadi.

Tahadi pun menegaskan siap dikonfirmasi apabila ada isu-isu negatif terkait sekolah ini. > K. Nurul Afni

INDRAMAYU - Sinar Indonesia
Era reformasi sekarang ini , atau katakanlah era pasca Reformasi pemerintah joko widodo mendukung keterbukan di segala bidang, apalagi di dukung dengan di sahkanya UU keterbukaan Infomasi Publik , maka apabila ada pihak pemerintah desa kurang memberikan atau melayani perihal informasi dana desa atau informasi yang lainya patut dicurigai, sepanjang tidak bertentangan dengan undang undang seharusnya harus dilayani dengan baik.

Hal ini terjadi pada pencari keadilan sebut saja Seseorang berinisial F, dari LBH SAMUDRA PASAI cabang INDRAMAYU, ketika dimintai bantuan oleh seseorang yang inisial SM dan RKM , Menurut keterangan SM dan RKM keduanya punya hak atas harta peninggalan almarhummah Ibu Arkem, namum pada saat pembagian di balai desa bangkaloa Ilir, keduanya tidak di kasih bagian, yang paling janggal dalam pembagian itu musyawarah tidak melibatkan seluruh ahli waris , SM dan RKM tidak di libatkan dan tidak di perbolehkan bicara, SM selaku saudara seibu dari Almarhum Hj Arkem dalam musyawarah keluarga tidak diperbolehkan bicara dan dikucilkan , padahal jelas saudara seibu merupakan ahli waris, ini jelas diskriminatif jelas salah satu anggota keluarga SM dengan nada kecewa,

Sampai pada akhirnya pihak SM menguasakan ke seseorang dari LBH SAMUDRA, namun setelah kuasa hukum dikonfirmasi oleh wak media , kuasa hukum menjelaskan kepada media pihak pemerintah desa sangat tertutup minta surat keterangan tanah untuk mengajukan perkara di pengadilan tidak dikasih , padahal seorang kuasa yang berstatus advokat itu ketika minta infomasi atau keterangan harusnya di kasih , ini menyangkut pelayanan, ini yang menjadi tanda tanya besar , ada apa dibalik ini semua , pihak pemerintah desa ketika diminta surat keterangan tanah Almarhummah ibu Arkem tidak dikasih, peristiwa ini akhirnya membuat penasaran awak media Publik untuk mengkonfirmasi pihak kecamatan namun sayangnya bapak camat tidak ada di tempat,

Awak media publik mencoba mendatangi kantor kecamatan Widasari terkait persolan tersebut pada tanggal 26/10/17, setelah di kantor kecematan karena tidak bertemu dengan camat widasari , akhirnya pihak media publik mewawancarai salah seorang staff kecamatan dan setelah di konfirmasi pihak kecamatan mengatakan bahwa harta peninggalan Almarhummah Arkem yang sebagian sudah di jual oleh salah seorang ahli waris yang mengaku kuasa ahli waris, peristiwa ini membuat pihak SM kecewa , harta peninggalan yang masih sengketa bisa dijual, padahal ada ahli waris yang belum setuju, setelah di konfirmasi media pihak SM mengatakan akan memperkarakan siapapun yang terlibat dalam penjualan sawah peninggalan Almarhumma Arkem.> K. Nurul Afni

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

save earth