You are here: HomePolitik & HukumBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Tuesday, 21 November 2017 23:21

Letusan Gunung Agung Kembali

Jakarta Media-sindo.com.

Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah Timur-Tenggara. Letusan masih terus berlangsung. Masyarakat agar tetap tenang namun agar senantiasa mengikuti rekomendasi PVMBG dalam Status Level III (Siaga).
Untuk itu kepada masyarakat di harapkan untuk:
1. Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah G. Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan- Baratdaya sejauh 7.5 km. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru. Daerah yang terdampak antara lain Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi); Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri); Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh.
2. Jika erupsi terjadi maka potensi bahaya lain yang dapat terjadi adalah terjadinya hujan abu lebat yang melanda seluruh Zona Perkiraan Bahaya. Hujan abu lebat juga dapat meluas dampaknya ke luar Zona Perkiraan Bahaya bergantung pada arah dan kecepatan angin. Pada saat rekomendasi ini diturunkan, angin bertiup dominan ke arah Selatan-Tenggara. Oleh karena itu, diharapkan agar hal ini dapat diantisipasi sejak dini terutama dalam menentukan lokasi pengungsian.
3. Mengingat adanya potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) pada manusia maka diharapkan seluruh masyarakat, utamanya yang bermukim di sekitar G. Agung maupun di Pulau Bali, segera menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun pelindung mata sebagai upaya antisipasi potensi bahaya abu vulkanik.
4. Pemerintah Daerah beserta jajarannya maupun BNPB agar segera membantu dalam membangun jaringan komunikasi melalui telepon seluler (Grup WhatsApp) maupun komunikasi melalui radio terintegrasi untuk mengatasi keterbatasan sinyal telepon seluler di antara pihak-pihak terkait mitigasi bencana letusan G. Agung. Diharapkan agar proses diseminasi informasi yang rutin dan cepat dapat terselenggara dengan baik.
5. Seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan agar terus mengikuti perkembangan aktivitas G. Agung secara rutin karena data pengamatan dapat secara cepat berubah sehingga upaya-upaya preventif untuk menjamin keselamatan udara dapat dilakukan.
6. Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Agung yang tidak jelas sumbernya.
7. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang aktivitas G. Agung.
8. Masyarakat di sekitar G. Agungdan pendaki/pengunjung/wisatawan diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan dan mengikuti himbauan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota beserta aparatur terkait lainnya sesuai dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi sehingga jika diperlukan upaya-upaya mitigasi strategis yang cepat, dapat dilakukan dengan segera dan tanpa menunggu waktu yang lama.
9. Seluruh masyarakat maupun Pemerintah Oaerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi G. Agung setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play. Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan dengan melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan aktivitas G. Agung melalui fitur Lapor Bencana. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation.
Sumber Data
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Sindo.com.sukawangi

Dalam rangka meningkatkan pelayanan masarakat di lingkungan kecamatan sukawangi.
Pada hari senin pagi pemerintah kecamatan sukawangi.adakan apel rutin.di halaman kantor kecamatan sukawangi.
Apel tersebut di pimpin langsung oleh bapak firdaus. kasi pemerintahan kecamatan sukawangi.
Apel tersebut guna terciptanya pelayanan masarakat yang lebih baik.dan meningkatkan kedisiplinan para pegawai di lingkungan pemerintahan kecamatan sukawangi.berita photo.Karta wijaya

Bupati Indramayu, Anna Sopanah, bersama Direktur PDAM Tirta Darma Ayu, Tatang Sutardi, memotong tumpeng dalam rangka Hari Ulang Tahun PDAM ke-29 pada Jum’at (17/11/2017).

 

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Darma Ayu telah berkiprah sekian lama dalam melayani masyarakat Indramayu di bidang air bersih. Dalam pelayanan, boleh jadi ada sisi yang kurang sempurna. Namun dalam rentang waktu yang cukup panjang, PDAM Tirta Darma Ayu banyak mengambil refleksi dalam berbagai momentum, terutama dalam acara ulang tahunnya yang ke-29 pada Jum'at (17/11/2017) kemarin.
Ratusan tamu undangan yang terdiri dari para pejabat dan relasi, serta keluarga besar staf dan karyawan PDAM Tirta Darma Ayu hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka bersuka cita merayakan perusahaan daerah yang bergerak di bidang pengadaan air bersih ini. Tak luput pula agenda-agenda refleksi yang menyebutkan pencapaian dan rencana perusahaan daerah ini ke depan pun turut diungkapkan.
Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Darma Ayu, H. Tatang Sutardi, kiprah PDAM yang hampir tiga dasawarsa dalam melayani masyarakat Indramayu dan sekitarnya memang masih belum sempurna. Tapi, tambahnya, motto perusahaan untuk meningkatkan pelayanan akan terus diupayakan semaksimal mungkin.
"Tugas pokok PDAM Tirta Darma Ayu menjadi penyedia air bersih dan air minum bagi masyarakat Indramayu dan sekitarnya. Mengapa sekitarnya? Karena jangkauan layanan kami sudah masuk ke wilayah Cirebon perbatasan," ungkap Tatang.
Bupati Indramayu, Hj. Anna Sopanah yang hadir dalam acara ulang tahun tersebut juga memaparkan keinginan dan harapannya terkait perusahaan daerah yang satu ini. Selain berharap secara umum, yakni agar PDAM Tirta Darma Ayu bisa semakin maju, dapat dibanggakan, dan semakin dicintai oleh segenap warga Indramayu, juga ada harapan khusus yang tersemat.
"PDAM Tirta Darma Ayu ke depan harus maksimal dalam menekan kebocoran," ungkap Anna dalam sambutannya.
Kebocoran yang dimaksud Bupati adalah kebocoran yang bukan saja mengenai kebocoran air yang diakibatkan pecahnya pipa dan memancar keluar, namun persoalan kebocoran manajemen yang harus diwaspadai. Kebocoran manajemen ini, sambungnya, terkait bagaimana seluruh manajemen PDAM mampu meminimalisir biaya operasional yang tidak semestinya dikeluarkan sehingga tidak ada biaya-biaya yang terbuang.
"Saya meyakini manajemen PDAM bisa menanggulangi masalah tersebut," ungkapnya.
Bupati melanjutkan, usia PDAM yang sudah memasuki tahap matang ini sewajarnya sudah masuk ke dalam fase mandiri. Sebab usia 29 tahun, jika disamakan dengan usia manusia, ia sudah matang baik secara mental maupun finansial.
"Namun saya menyadari, ada banyak yang harus diperbaiki dan dilengkapi di PDAM ini. Dan tentunya ini membutuhkan anggaran dan biaya yang tidak sedikit. Dengan manajemen saat ini, saya percaya kita semua berkinerja baik dalam melayani masyarakat Indramayu," pungkas Anna.

 

Kerjasama dengan Bank BJB

Kegiatan HUT ke-29 ini pun jadi momentum yang istimewa. Sebab demi memudahkan pelanggan dalam membayar tagihan air setiap bulannya, PDAM Tirta Darma Ayu bekerja sama dengan Bank BJB untuk penagihan rekening air. Jadi pembayaran tagihan air bisa lebih mudah.

Penandatanganan sendiri dilakukan secara langsung oleh Dirut PDAM Tirta Darma Ayu, Tatang Sutardi, dan Pimpinan Bank BJB Cabang Indramayu, Deden Hilman, yang disaksikan secara langsung oleh para tamu undangan.
Dalam kegiatan Hari Ulang Tahun Ke-29 PDAM Tirta Darma Ayu ini juga diiringi dengan bakti sosial, yakni membagi-bagikan santunan kepada anak yatim dan jompo, serta kegiatan olahraga yang meliputi jalan santai, tenis, tenis meja, dan bola voli.. Basynursyah

Sinarindonesia.Tambun utara
Terkait pembuangan sampah liar di pingiran jalan raya Cikarang bekasi laut.CBL Mulai menghantui wilayah desa srimahi kecamatan tambun utara kabupaten bekasi.. Pemerintah desa srimahi harus waspada dengan adanya pembuangan sampah liar yang sudah medekati wilayah desa srimahi kecamatan tambun utara kabupaten bekasi ini.
Hasil pantauan tim LSM FORUM RAKYAT BERSATU.(FORBEST),mereka meminta pemerintah kecamatan tambun utara atau pemerintah desa srimahi harus tegas. Dengan adanya pembuangan sampah liar yang sebentar lagi menghantui desa sri mahi. Sampah tersebut berasal .dari oknum oknum masyarakat yang mebuang sampah sebarangan

Padahal bau sampah yang membusuk akan menimbulkan penyakit dan meningkatnya udara kotor bagi masyarakat kabupaten bekasi. Sehingga akan menyebabkan penyakit saluran pernafasan atai Isfa .karta wijaya

Jembatan Terusan, Kecamatan Sindang, Indramayu telah rampung.

INDRAMAYU –Sinar Indonesia.
Jembatan Terusan, Kecamatan Sindang, Indramayu yang sudah rampung dibangun memang membuat bangga masyarakat Indramayu. Warnanya kuning dengan lengkungan baja yang tinggi dan kokoh membuat sedap ketika dipandang mata. Setiap sore, muda-mudi mengabadikan senja dengan ber-selfie ria di jembatan yang melintang di atas sungai Cimanuk tersebut. Namun siapa sangka dibalik megahnya bangunan jembatan itu, ada permasalahan konstruksi yang sempat menjadi polemik.
Polemik ini dimulai saat Awak Media melakukan pengamatan proses konstruksi jembatan pada awal September kemarin. Dan ditemukan ada beberapa bagian sisi jembatan yang mengalami retak-retak sebagaimana tampak di foto. Bagian sisi yang retak ini hanya dilapisi triplek saja.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Indramayu yang membidangi masalah ini berkilah. Pasalnya retak-retak itu bukanlah sebuah kesalahan konstruksi.
Menurut Kepala Bidang Jembatan pada Dinas PUPR Indramayu, Yudi Suswanto, triplek itu merupakan kekeliruan tukang. Sebab, imbuhnya, triplek yang sedianya digunakan sebagai bagian dari dilatasi bangunan itu kemudian diberi acian semen secara tidak sengaja.
Dilatasi merupakan sambungan atau pemisahan pada sebuah konstruksi bangunan karena sesuatu hal memiliki sistem struktur yang berbeda. Dan dilatasi itu pun menurut Yudi digunakan pada saat pembangunan Jembatan Terusan. Sehingga retakan-retakan itu merupakan dilatasi yang memang disengaja.
"Iya, itu dilatasi. Dalam jembatan, dilatasi itu tidak boleh menyambung, harus putus," ungkap Yudi.

Sayangnya, beberapa waktu kemudian setelah dikonfirmasi, apa yang tadi disebut dilatasi itu kemudian dibongkar. Sehingga retakan-retakan yang kemarin disebut dengan dilatasi itu hilang secara keseluruhan dan berganti dengan bangunan yang baru. Entah siapa yang salah disini, Dinas PUPR atau tukang yang memberikan acian. Namun yang jelas, pembongkaran ulang sisi jembatan itu membuat proses konstruksi jembatan semakin lama dan biayanya semakin bertambah. Dan peran pengawasn Dinas PUPR sepertinya kurang maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kerugian akibat bongkar ulang konstruksi tersebut. Dan belum ada konfirmasi lanjutan dari Yudi maupun Dinas PUPR atas pembongkaran ulang itu. Yang jelas polemik ini tenggelam karena masyarakat sedang euforia atas selesainya ikon baru Kabupaten Indramayu itu.; K. nurul Afni /Red

 

Wednesday, 15 November 2017 13:05

Emil-Daniel Masih Terganjal Partai Koalisi

JAKARTA – Sinar Indonesia.
Partai Golkar memang sudah final untuk mengusung Ridwan Kamil alias Emil dan menyodorkan Daniel Muttaqien Syafiuddin sebagai pendampingnya. Hal ini sudah diumumkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham, pada akhir Oktober kemarin.
Namun sayangnya, meski dari Partai Golkar sudah mantap mengusung duet maut ini, tidak begitu dengan partai lain yang juga mengusung Emil sebagai bakal kontestan dalam Pilgub Jawa Barat 2018.
Salah satu sanggahan atas kemantapan Partai Golkar ini datang dari PPP. Partai berlambang Ka’bah ini bahkan mengingatkan Partai Golkar yang masuk belakangan dalam mengusung Emil.
“Kami bersama PKB dan Nasdem sudah ada 21 kursi. Partai Golkar hanya menambah dukungan saja. Kami sekedar mengingatkan,” ujar Wakil Sekretaris PPP Ahmad Baidowi di Jakarta.
PPP sudah mendeklarasikan dukungan sejak 23 Oktober 2017. Bahkan partai yang dinahkodadi Romahurmuziy ini sudah menyiapkan pasangan untuk Emil, yakni Uu Ruzhanul Ulum asal Tasikmalaya. Hebatnya lagi, pasangan Emil-Uu ini diamini oleh Partai Nasdem.
“Kalau cawagub Emil, ada banyak yang mumpuni di Jawa Barat. Salah satunya yang diusulkan oleh PPP, yakni Uu,” ucap Sekjen Partai Nasdem, Johny G. Plate di Jakarta.
Hanya saja, usulan Emil-Uu ini tidak disepakati oleh PKB. Ketua Dewan Pengurus Wilayah PKB, Saiful Huda, dinilai layak mendampingi Emil.
“Finalnya, bakal dibahas bersama-sama dengan partai koalisi yang lain terkait siapa yang lebih layak mendampingi Emil,” ujar Sekjen PKB, Abdul Kadir Karding.;Red

 

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.
Ada ribuan perkara perceraian yang diajukan di Pengadilan Agama Kabupaten Indramayu setiap tahunnya. Dari gugatan perkara itu, mayoritas penyebabnya adalah faktor ekonomi.
Sementara itu, pemicu lainnya dari keinginan pasangan untuk bercerai adalah poligami, kawin paksa, judi, dan pertengkaran suami-istri yang berlangsung terus menerus.
Menurut Bagian Humas Pengadilan Agama, Wahid Afani, tingginya penyebab perceraian lebih disebabkan karena faktor ekonomi.
“Biasanya pihak suami tidak mampu memenuhi perekonomian keluarga, sementara pihak istri dituntut untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Bahkan banyak yang bekerja di luar negeri,” ungkap Wahid.
Kalau istri bekerja di luar negeri, tambah Wahid, suami malah menikmati sendirian uang kiriman dari luar negeri itu. Sementara kebutuhan keluarga, seperti sandang dan papan, kurang dipenuhi. Alhasil mayoritas penggugat cerai adalah perempuan.
Sepanjang Januari hingga Juni 2017, cerai talak yang diajukan pihak suami 2.200 perkara, sedangkan gugat cerai yang diajukan dari pihak istri jauh lebih banyak, yakni mencapai 6.849 perkara.
Sementara itu kata Wahid, Kabupaten Indramayu salah satu daerah pemasok TKI terbesar di Indonesia. Pada 2016, ada 17.281 TKI asal daerah itu yang bekerja di sejumlah negara, seperti Taiwan, Malaysia, Hongkong, Korea dan tersebar di negara lain.
Yayah (bukan nama sebenarnya) mengaku warga Kecamatan Cantigi terpaksa menggugat cerai suaminya karena tidak mendapatkan nafkah lahir.Ia telah dikaruniaidua anak yang masih berusia sekolah dasar.
”Terpaksa saya jadi TKW, sebab suami saya menganggur terus.Terkadang ia kerja, terkadang enggak. Dan saya selalu kirim uang tiap bulan buat suami dan anak-anak,” katanya.
Namun Yayah merasa kecewa dengan suaminya tersebut, sebab ia mendengar suaminya nikah lagi dengan perempuan tetangga desanya.
”Saya pulang dari Taiwan, suami malah kawin lagi. Uang yang saya kirimkan habis buat perempuan itu. Saya gugat cerai saja daripada sakit hati,” pungkasnya.> K. Nurul Afni

 

INDRAMAYU –Sinar Indonesia.
Jumlah perkara perceraian di Kabupaten Indramayu beberapa tahun kebelakang ini tergolong tinggi. Angkanya bisa mencapai peringkat pertama dari sejumlah daerah lainnya.
Perkara yang diajukan ke Pengadilan Agama Indramayu setiap bulan mencapai 600-800 perkara. Artinya, setiap hari jika dirata-rata, ada 20-25 perkara yang diajukan.
Berdasarkan data dari PA Indramayu, tingginya jumlah perkara perceraian dilihat dari pengajuan sepanjang tahun 2016 mencapai 8.300 perkara. Dari Jumlah tersebut, jumlah perkara perceraian yang diputus hakim 7.594 perkara. Sedangkan sisanya,sebagian besar dilanjutkan 2017. Selain itu ada yang gugur, di tolak, tidak menerima, ataupun di coret dari register.
”Adapun sepanjang Januari – Juni 2017 perkara yang diajukan ke Pengadilan Agama Indramayu mencapai 9.094 perkara. Dari jumlah itu hakim mengabulkan cerai 3.791 perkara,” kata Wahid Afani Bagian Humas PA Indramayu, Senin (6/11).
Menurut Wahid dari perkara yang diajukan cerai gugat lebih besar dari cerai talak.
” Cerai gugat diajukan istri, sedangkan cerai talak diajukan suami,” ujarnya.
Sepanjang Januari – Juni 2017 cerai talak yang diajukan suami 2.200 perkara. Sedangkan gugat cerai yang diajukan istri mencapai 6.849 perkara.
Adapun faktor penyebab perceraian bermacam-macam, dari Poligami, kawin paksa, judi, KDRT, pertengkaran terus-menerus antara suami-istri.
”Faktor penyebab yang banyak adalah faktor ekonomi,” katanya.> K Nurul Afni

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.

Akibat terjatuh dari tangga saat kerja di Qatar 9 tahun lalu, Itati (32) warga Desa Sukaurip Blok Kunir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, kini lumpuh.
Penderitaan Itati semakin lengkap, karena suaminya yang diharapkan bisa menafkahi dan mengurusnya ternyata telah kawin lagi. Itati tidak di cerai oleh suaminya dan ia hanya bisa pasrah dan sedih dengan keadaan itu.
” Kadang aku sedih dengan keadaanku ini. Tidak ada yang menafkahi, walaupun saya belum di cerai dia sudah kawin lagi, kawin sirri, ” kata Itati, Kamis, (9/11).
Hasil dari pernikahannya Itati dikarunia seorang anak laki-laki yang kini sedang menempuh sekolah tingkat pertama. Segala kebutuhan sekolah anaknya di tanggung oleh kakek dan tante dari pihak suami. karena suaminya tidak memberikan biaya sekolah buat anaknya. Itati kini tinggal bersama ibunya yang telah usia senja.
Menurut Itati kebutuhan makan dan minum diberikan oleh ibunya. Terkadang teman-temannya datang menjenguk dengan memberikan bantuan ala kadarnya.
”Alhamdulillah makan dari ibu seadanya om, teman-temanku juga ada yang memberikan sumbangan, Alhamdulillah bisa buat beli pampers, ” ujarnya.
Saat ditanya apakah pernah ada bantuan dari pemerintah selama ini ?, ” Belum pernah om,“katanya.
Ia menambahkan pernah ada LSM yang datang ke tempat tinggalnya memberikan bantuan kursi roda dan ada juga dermawan yang datang memberikan bantuan.
”Ada kang Asef Saefullah itu satu desa dengan saya, katanya dari LSM (Gantara_red) apa saya lupa itu memberikan kursi roda om, Alhamdulillah, dia sering kesini, ” ujarnya.
Dijelaskan Itati ia berangkat ke Qatar pada tahun 2009, di tahun tersebut saat ia bekerja terjatuh dari tangga. Dari hasil pemeriksaan diketahui tulang belakangnya patah dan syaraf tulangnya terjepit.
Itati akhirnya dioperasi dan diberikan pen didalam tubuhnya, namun karena pengobatannya yang tidak tuntas, di Indonesia ia mengalami kelumpuhan. Ia berada di Qatar selama 3 tahun. Dan kini ia hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah agar memberikan perhatian dan perduli dengan dirinya.; K Nurul Afni

Wednesday, 15 November 2017 11:38

Warga Banglir Kecewa Pada Kuwu dan Camatnya

 

Rokim, salah satu ahli waris, saat ditemui di rumahnya di Bangkaloa Ilir .pada sabtu 11/11

INDRAMAYU – Sinar Indonesia .
Harta warisan seringkali menjadi biang keladi bagi pertikaian antar saudara kandung sepeninggal orang tua. Kejadian semacam ini biasanya terjadi ketika salah satu pihak ingin menguasai sepenuhnya harta tersebut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya dalam Media Publik dengan judul “Tak Layani Informasi, Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir Dinilai Amburadul”, salah satu ahli waris dari almarhum Arkem, Rakim, masih merasa kecewa atas keputusan Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir dan Pemerintah Kecamatan Widasari.
Pasalnya, meski tidak dilibatkan dalam musyawarah pembagian harta warisan tersebut, Rokim merasa terus dikejar-kejar Kuwu dan Camat untuk dimintai tanda tangan.
“Saya tetap menolak,” ungkap Rokim, tegas.
Alasan Rakim tidak menandatangan akta jual beli harta waris yang berupa sawah tersebut dikarenakan saudara tuanya, Suma, tidak dilibatkan bahkan terkesan dikucilkan saat pembagian hak waris yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir. Hal ini mungkin terjadi, menurut Rokim, karena Suma tidak menyetujui penjualan sawah tersebut.
Anak dari Suma, Adi Sujadi, pun memberikan tanggapannya terkait masalah yang menimpa ayahnya tersebut. Saat dijumpai awak media di kediamannya pada Sabtu (11/11/2017), ia berpendapat kalau Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir dan Pemerintah Kecamatan Widasari tidak asipratif terkait masalah pembagian tersebut.
“Seharusnya pembuatan surat jual beli harus menunggu pengesahan seluruh pemilik hak waris. Ini kog belum ada tanda tangan sudah ada surat jual beli?” ungkap Adi Sujadi dengan nada kecewa.
Ia berharap agar Pemerintah Desa dan Kecamatan segera mengkaji ulang surat tersebut. Pasalnya ini menyangkut kepentingan ahli waris keseluruhan dan materi yang tidak sedikit.; K. Nurul Afni

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

"Daryo Spd : Sosok Kartini wajib kita teladani...!!!"

"Daryo Spd : Sosok Kartini wajib kita teladani...!!!"

24 April 2017

Sinar Indonesia , bekasiKepala se...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth