You are here: HomePolitik & HukumSolidaritas FWM Baksel. "Usut Tuntas Pelaku Pembunuhan Wartawan"

Solidaritas FWM Baksel. "Usut Tuntas Pelaku Pembunuhan Wartawan"

Published in Politik & Hukum
Written by  24 August 2020

Media-Sindo.com LEBAK Banten
Aksi solidaritas sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Malingping Lebak Selatan (FWM Baksel) untuk Demas Laira (28), seorang wartawan media online di Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, yang ditemukan tewas di pinggir jalan dengan 21 luka tusuk, Kamis, (20/08/2020) dini hari lalu.
Pantauan, aksi tersebut digelar di Alun-alun Malingping Kabupaten Lebak, dengan diisi orasi bergantian yang berisi kecaman dan permintaan kasus itu diusut, Minggu, (23/08/2020). kemarin

Koordinator aksi Akhmad Riefai menduga, kematian mengenaskan itu sebagai motif pembunuhan sadis terhadap Demas, karena masih berkaitan erat dengan tugasnya sebagai jurnalis.
Dalam hal ini pihaknya mendesak aparat Polri agar segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap korban dan diberikan hukuman yang setimpal, sehingga dapat memberikan memberikan efek jera.
"FWM Baksel mengutuk keras pelaku kejahatan kemanusiaan yang telah menyebabkan hilangnya nyawa saudara kami, Demas. Aparat kepolisian harus segera mengusut tuntas kasus ini, tangkap pelakunya dan ungkap motif dari pembunuhan terhadap Demas ini," katanya.
Kejadian ini, jelas Rifai, merupakan sebuah pukulan telak bagi seluruh insan pers yang ada di negeri ini. Karenanya, pihaknya meminta kepada Dewan Pers Indonesia agar serius mengawal kasus tersebut hingga tuntas.
"Kami yang sehari-hari aktif di lapangan merasa resah atas adanya kejadian ini, karena kami merasa tugas profesi wartawan saat ini sedang dibuat tidak aman," ujarnya.
Pembina FWM Baksel, CH Haidar Widodo berpesan kepada seluruh insan pers, khususnya yang ada di Lebak Selatan agar tetap menjalankan tugas dan fungsi sebagai mana mestinya. Selagi menjalankan tugasnya sesuai dengan kode etik jurnalistik, ungkapnya pula, wartawan jangan pernah takut untuk menginformasikan hal apapun yang sekiranya akan bermanfaat untuk masyarakat.
"Kami juga berpesan kepada semua pihak, kalau ada yang merasa tidak puas dan kecewa terhadap kerja wartawan atau pemberitaan, baiknya lakukan pelaporan kepada dewan pers atau ke kantor media tempatnya bekerja, jangan melakukan intimidasi atau kekerasan, karena pekerjaan wartawan jelas dilindungi undang-undang," ungkapnya.
Kata dia, bagi siapa saja yang melakukan kekerasan atau menghalang-halangi tugas wartawan saat melaksanakan tugas liputan, maka si pelaku dapat dikenakan sanksi hukuman pidana dan denda.
"Untuk itu kami mengingatkan kepada semua pihak agar berhati-hati dalam menyikapi persoalan dengan wartawan," paparnya. ...(Biro Banten Fer)

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Daryo Spd : Sosok Kartini wajib kita teladani...!!!"

"Daryo Spd : Sosok Kartini wajib kita teladani...!!!"

24 April 2017

Sinar Indonesia , bekasiKepala se...

"11 Tahun, TKW  Indramayu  Hilang Kontak Di Arab Saudi"

"11 Tahun, TKW Indramayu Hilang Kontak Di Arab Saudi"

17 June 2017

INDRAMAYU - Sinar IndonesiaKembal...

Tenaga Kerja Indonesia  (TKI) Di  Negara Bahrain Peduli Bencana Banjir Di garut

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Di Negara Bahrain Peduli Bencana Banjir Di garut

16 October 2016

Indramayu-SINDOHimpunan Tenaga ke...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Menyambut DIRGAHAYU RI,Camat Babelan adakan lomba  jalan sehat

Menyambut DIRGAHAYU RI,Camat Babelan adakan lomba jalan sehat

13 August 2017

Bekasi,media-sindo.comDalam rangk...

. Irianto Lambrie, menghadiri Rakor di Kemenko Kemaritiman

15 September 2017

JAKARTA, MEDIA_SINDO.COM ~ Gubernur...

save earth