You are here: HomePolitik & HukumWarga Banglir Kecewa Pada Kuwu dan Camatnya

Warga Banglir Kecewa Pada Kuwu dan Camatnya

Published in Politik & Hukum
Written by  15 November 2017

 

Rokim, salah satu ahli waris, saat ditemui di rumahnya di Bangkaloa Ilir .pada sabtu 11/11

INDRAMAYU – Sinar Indonesia .
Harta warisan seringkali menjadi biang keladi bagi pertikaian antar saudara kandung sepeninggal orang tua. Kejadian semacam ini biasanya terjadi ketika salah satu pihak ingin menguasai sepenuhnya harta tersebut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya dalam Media Publik dengan judul “Tak Layani Informasi, Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir Dinilai Amburadul”, salah satu ahli waris dari almarhum Arkem, Rakim, masih merasa kecewa atas keputusan Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir dan Pemerintah Kecamatan Widasari.
Pasalnya, meski tidak dilibatkan dalam musyawarah pembagian harta warisan tersebut, Rokim merasa terus dikejar-kejar Kuwu dan Camat untuk dimintai tanda tangan.
“Saya tetap menolak,” ungkap Rokim, tegas.
Alasan Rakim tidak menandatangan akta jual beli harta waris yang berupa sawah tersebut dikarenakan saudara tuanya, Suma, tidak dilibatkan bahkan terkesan dikucilkan saat pembagian hak waris yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir. Hal ini mungkin terjadi, menurut Rokim, karena Suma tidak menyetujui penjualan sawah tersebut.
Anak dari Suma, Adi Sujadi, pun memberikan tanggapannya terkait masalah yang menimpa ayahnya tersebut. Saat dijumpai awak media di kediamannya pada Sabtu (11/11/2017), ia berpendapat kalau Pemerintah Desa Bangkaloa Ilir dan Pemerintah Kecamatan Widasari tidak asipratif terkait masalah pembagian tersebut.
“Seharusnya pembuatan surat jual beli harus menunggu pengesahan seluruh pemilik hak waris. Ini kog belum ada tanda tangan sudah ada surat jual beli?” ungkap Adi Sujadi dengan nada kecewa.
Ia berharap agar Pemerintah Desa dan Kecamatan segera mengkaji ulang surat tersebut. Pasalnya ini menyangkut kepentingan ahli waris keseluruhan dan materi yang tidak sedikit.; K. Nurul Afni

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth