Print this page

. Irianto Lambrie, menghadiri Rakor di Kemenko Kemaritiman

Published in Politik & Hukum
Written by  15 September 2017

JAKARTA, MEDIA_SINDO.COM ~ Gubernur Kalimantan Utara DR. H. Irianto Lambrie, menghadiri Rakor di Kemenko Kemaritiman yang dipimpin Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. DR. Bambang Brodjonegoro, untuk membahas percepatan realisasi investasi dalam rangka implementasi Belt and Road Initiative, Jakarta, Kamis (14/9/2017).

Pada pertemuan yang juga dihadiri Menhub Bapak Budi Karya Sumadi serta sejumlah kepala daerah tersebut, Gubernur H. Irianto, menjelaskan progres pembangunan dan rencana investasi di Kaltara. Salah satunya, rencana investasi pembangunan industri smelter Alumina oleh PT Inalum, serta pembangunan industri stainless steel oleh Tsingshan.
"Progres PT Inalum sesuai informasi dari pihak manajemen untuk membangun smelter alumina di Kaltara sesegera mungkin direalisasikan.
Ini sejalan dengan percepatan rencana konstruksi pembangunan PLTA tahap 1 di Sungai Kayan oleh PT KHE akan dilaksanakan akhir tahun atau awal tahun depan", papar Irianto, yang dikutip melalui laman facebook nya.
Saat ini jelas Gubernur, pihak investor tengah menunggu surat izin konstruksi dari Kemen PU-PERA dan diperkirakan surat itu akan keluar dalam bulan ini.
Dikatakan, dalam pertemuan tersebut Kemenko Kemaritiman Luhut B Panjaitan, menyampaikan agar Pemprov Kaltara untuk terus menggenjot upaya percepatan pembangunan PLTA Kayan.
Sedangkan, untuk Tsingshan, Pemerintah perlu mempertimbangkan banyak hal sehingga tidak merugikan negara juga investor.
"Yang penting, adalah Tsingshan atau investor manapun yang berencana menanamkan modalnya di Indonesia, khususnya Kaltara wajib memenuhi pedoman dan regulasi yang berlaku di negara ini", ungkapnya.
Namun, pemerintah berjanji untuk memberikan sejumlah kemudahan terhadap investor. (Agustian).