You are here: HomeOlahragaSkandal Korupsi Buat FIFA Kehilangan 67 Juta Poundsterling

Skandal Korupsi Buat FIFA Kehilangan 67 Juta Poundsterling

Published in Olahraga
Written by  21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Jeratan skandal korupsi yang menghantam FIFA secara beruntun membuat otoritas sepak bola dunia itu terus merugi.

Dilansir Guardian, FIFA diperkirakan telah kehilangan 67 juta poundsterling selama tahun 2015, akibat penurunan sponsor yang mulai menjauh sejak otoritas sepak bola dunia itu dilanda skandal korupsi.

Kerugian itu sendiri menjadi yang pertama sejak 2001 lalu.

Sejauh ini, FIFA belum mampu mencari pengganti sponsor utama seperti Emirates dan Sony, begitu pula sponsor-sponsor 'kelas kedua' seperti Castrol, Continental, Johnson & JOhnson, yang ramai-ramai hengkang lantaran reputasi buruk FIFA akhir-akhir ini.

Neraca keuangan FIFA sendiri sebenarnya memiliki kecenderungan menurun setelah mereka menghelat Piala Dunia.

Namun, biasanya FIFA masih tetap mencatatkan sedikit keuntungan, seperti ketika 2011 lalu berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 24 juta poundsterling, usai menghelat Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Selain mengalami kerugian akibat hengkangnya sponsor, skandal korupsi kali ini juga membuat otoritas sepak bola dunia itu harus merogoh kocek mereka untuk membayar biaya proses hukum yang menjerat petinggi-petinggi FIFA.

Namun, jeratan skandal dan kerugian yang diderita FIFA itu tak lantas membuat para komite eksekutifnya (ExCO) patah arang. Seperti optimisme yang dilontarkan oleh anggota ExCo terlama, Michel D'Hooge.

"Jangan pikir FIFA telah mati. Saya dapat meyakinkan jika FIFA dan kongres dapat menerima reformasi, maka FIFA memiliki masa depan yang bagus. Kita harus sadar bahwa saat ini kita berada dalam situasi krisis. Kita harus dapat menerimanya dengan lapang dada."

"Saat ini merupakan kondisi yang sulit secara finansial. Tapi saya yakin FIFA akan mampu mengatasi ini semua," ujar D'Hooge. (ptr/ptr)

Link: http://www.cnnindonesia.com/olahraga/20151204141919-142-96007/skandal-korupsi-buat-fifa-kehilangan-67-juta-poundsterling/

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

save earth