You are here: HomeNasionalBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Media-sindo.com (Batam)-
Geliat hiburan Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) yang menjelma menjadi bisnis perjudian di kota Batam sudah berada ditingkat yang sangat membahayakan ekonomi masyarakat. Meski demikian, pemerintah kota Batam tetap bersikukuh melegalkan lingkaran bisnis Gelper yang memutar uang puluhan milyar rupiah dalam satu hari ini.
Sejak dua tahun yang lalu, sebahagian besar masyarakat sebenarnya sudah memperingatkan pemko Batam untuk mencabut izin hiburan gelper yang dilarang semua agama yang ada Indonesia. Di DPRD kota Batam, persoalan hiburan Gelper ini sering di hearingkan, namun faktanya hiburan Gelper yang mengandung unsur perjudian tersebut tetap beraktivitas dengan mulus dan berkembang pesat hingga detik ini.
Dari berbagai sumber yang dirangkum media ini, ada belasan pengusaha hiburan gelper yang membuka lokasinya secara terang-terangan, baik dikomplek pertokoan, mall, maupun di permukiman warga. Celakanya, lokasi gelper yang dikelilingi CCTV ini pengunjungnya tidak terbatas, baik pria, wanita, anak-anak, bahkan ibu-ibu sering terlihat menggendong balitanya. Padahal ruangan yang penuh asap rokok tersebut didalamnya adalah jenis permainan khusus orang dewasa.
Dari belasan pengusaha hiburan elektronik yang ada di kota Batam, nama Aliang, Agus Bliyar Centre dan Toataw Sky Vila, cukup terkenal dikalangan pengusaha. Namun, ditengah-tengah masyarakat nama, Aliang, sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga masyarakat. Menurut sumber media ini, Aliang memiliki omset terbesar di lingkaran hiburan gelper di kota Batam.
Pengusaha, Aliang, memiliki beberapa lokasi hiburan gelper beromset milyaran rupiah dalam satu hari. Lokasi gelpernya bertebaran di kota Batam dengan beragam nama usaha gelper, diantaranya, Game City Hunter, Super Sonic, Kingdom.
Untuk memuluskan bisnis tersebut, Aliang, merekrut orang-orang kepercayaan, misalnya, Asm dan Sim, untuk mengatur jatah bulanan oknum-oknum tertentu. (Handreas)

Media-sindo.com(Batam)-
Adanya persoalan proyek pembangunan perluasan gedung kantor pertanahan pemerintah kota Batam yang diadakan oleh Dinas Cipta Karya menjadi perhatian serius banyak pihak, kususnya para aktivis anti korupasi kota Batam.
Pasalnya, proyek seharga Rp 1.819.768.000 (Satu milyar delapan ratus sembilan belas juta tujuh ratus enam puluh delapan ribu rupiah) itu lazimnya dikerjakan oleh kelas PT, namun yang terjadi, proyek itu hanya dilakukan oleh sebuah CV. Diduga, birokrasi pemenangan proyek tersebut sarat dengan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Bukan saja terkait persoalan proyek tersebut, kehebohan juga terjadi saat nama oknum pejabat Dinas Cipta Karya, berinisial, Ab, terungkap sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada dokumen proyek.
Seperti diketahui, isu hubungan selingkuh antara oknum pejabat, Ab, dengan, Rz, belakangan mencuat. Teman selingkuhnya itu disebut-sebut seorang pegawai bawahanya saat ia duduk di bagian umum pemko Batam. Konon, AB, sempat memberikan hadiah mobil baru kepada selingkuhannya itu. Celakanya, teman wanitanya itu juga bersuami yang bekerja di pemko Batam. Dari hasil hubungan sepesial itu diduga kuat memiliki seorang anak yang kini duduk di Sekolah Taman Kanak-kanak (STK).
Untuk mendapatkan klarifikasi isu perselingkuhan oknum pejabat Dinas Cipta Karya itu, media ini telah berusaha menghubungi oknum pejabat, Ab, melalui telepon seluler, namun beliau tidak membalasnya dan mencoba bungkam.
Sementara, Walikota Batam, Muhamad Rudi SE, kabarnya sudah mengetahui persoalan yang melilit oknum pejabat, Ab, ini. Bahkan kebenaran kasus selingkuh ini sedang ditelusuri oleh tim inspektorat pemerintah kota Batam. (Handreas)

INDRAMAYU – media-sindo.com Sinar Indonesia.
Kelestarian alam sering dirusak oleh limbah-limbah hasil kegiatan manusia. Akibatnya bumi lambat laun menjadi tempat yang tak nyaman lagi untuk dihuni. Untuk mencegahnya, negara sering hadir, tapi seringkali juga tak menjangkau semuanya. Berawal dari sinilah polemik tentang PT Aluminium Metal Raya (PT AMR) hadir.
Polemik PT AMR muncul ketika masyarakat mengamati kegiatan perusahaan ini. Anggapannya, perusahaan yang bergerak di bidang pengenceran dan pengolahan logam pasti bakal memiliki limbah. Terlepas limbah ini berbahaya atau tidak, yang jelas ada rasa khawatir yang muncul di lingkungan sekitar. Terlebih lokasi perusahaan ini berada di wilayah pantai.
Setelah berita pertama yang menyoal PT AMR terbit, pihak perusahaan melakukan klarifikasi. Dalam hak jawabnya, PT AMR yang diwakili Nyoman Sucipto menegaskan kalau perusahaan yang dikelolanya memiliki izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Mengenai izin AMDAL yang dimaksud, PT AMR sudah mengantongi surat dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu dengan nomor 660.1/594.C/TL/DLH,” ungkap Nyoman dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Nyoman, izin AMDAL tersebut dalam bahasa dinas dinamakan rekomendasi atas Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Dan perusahaannya telah mendapatkannya sejak tahun 2010 dan dilakukan revisi pada 25 Agustus 2017 karena ada pengembangan lahan usaha.
Keterangan Nyoman tersebut diperkuat dengan keterangan tertulis dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu yang ditandatangani langsung oleh pimpinannya, Ir. Aep Surahman. Kedua keterangan yang senada itu pada intinya menyoal izin AMDAL perusahaan yang tidak ada masalah. Sayangnya, belum ada keterangan yang jelas perihal perizinan Limbah B3 (Izin Pengelolaan dan Pemanfaatan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun).
“Izin Limbah B3 sudah kami jelaskan sebelumnya, yakni masih dalam proses penerbitan. Untuk lebih jelasnya, silakan konfirmasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” lanjut Nyoman.
Menurut Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, PT AMR sudah mengajukan Uji Laboratorium Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCLP) untuk sampel limbahnya. Apabila hasil uji laboratoriumnya menggolongkan limbah PT AMR sebagai limbah B3, maka wajib untuk melengkapi kegiatannya dengan perizinan Limbah B3.
“Perizinan itu memang masih kewenangan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” terang Aep Surahman.
Sayangnya, pemerhati lingkungan, A. Rahman kecewa terkait polemik ini. Sebab menurutnya kegiatan PT AMR sudah cukup lama, dan sudah seharusnya segera merespon sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan kelestarian bumi.
“Polemik ini semestinya tidak terjadi seandainya PT AMR sudah mengurus segala sesuatunya sejak awal kali produksi. Kalau sudah bertahun-tahun baru diurus, lalu kemarin ngapain aja?” pungkas Rahman. >K Nurul Afni/Red

Media-sindo.com(Batam)~
Meski pemerintah pusat belum mengizinkan pengelolaan lahan di kawasan Barelang, namun sejumlah pengusaha telah melakukan pembangunan kawasan pesisir pantai secara ilegal. Akibatnya, ribuan pohon hutan magrove (Bakau) punah. Adanya kegiatan yang melanggar hukum pidana ini diduga kuat ada becking tertentu.
Dari pantauan media ini dilapangan, diperkirakan 60 persen kawasan Barelang kini telah berubah fungsi. Baik menjadi tempat scrub kapal, resort, bahkan sebahagian besar telah menjadi pelabuhan tikus.
Disalah satu kawasan pesisir yang disambangi Sinar Indonesia, terlihat belasan hektar lahan telah beralih fungsi. Selain direklamasi, kawasan ini juga dijadikan pelabuhan ilegal, secrub kapal, maupun gedung perkantoran tanpa IMB yang dikeluarkan pemko Batam.
Adanya aktivitas dikawasan ini, tentunya sangat bertentangan dengan undang-undang lingkungan hidup. Celakanya, titik scrub kapal sangat berdekatan dengan lokasi karang (Coremap) yang dilindungi oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat.
Dari hasil rangkuman dilapangan, kawasan yang dijadikan kegiatan ilegal itu belakangan diketahui milik, Asiong PLS. Hal itu ditandai dengan adanya kapal Batam Indah milik, Asiong, sedang melakukan aktivitas scrub. Padahal, status kapal penyeludup barang itu proses hukumnya masih berjalan di pengadilan negeri Batam. Adanya kepemilikan lahan milik, Asiong, diperkuat dengan pengakuan, Akau.
"Lahan itu punya Asiong PLS. Dulu lahan itu di beli dari saya," kata Akau, tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu, saat di konfirmasi melalui seluler terkait kegiatan secara ilegal dikawasan tersebut, Asiong, tidak mau menjawab dan bungkam.
Menganggapi persoalan status lahan di kawasan Barelang, seorang Aktivis kota Batam, Andi Braga, mengatakan kawasan hutan Barelang tidak boleh di kelola. Ungkapnya, lahan itu masih di kuasai negara.
"Masalah lahan di Barelang statusnya masih quo," tegas Andi. (Handreas)

Tuesday, 05 December 2017 09:08

GERAKAN GILA BERNAMA 212

Jakarta sinar indonesia /Media-sindo.com
Banyak keanehan dan sulit dipikir nalar dalam gerakan 212 yang baru merayakan ulang tahun perdana. Ribuan atau mungkin jutaan orang bisa menyemut dalam satu tempat di waktu subuh. Di waktu kedua mata sedang asyik terlelap dan bermimpi.
Ada yang datang bergerombol dari luar pulau, ada yang bawa keluarga dengan mobil pribadi dari luar kota, ada yang naik motor, sepeda ontel, hingga ada yang rela berjalan kaki. Ini acara reuni paling aneh yang pernah terjadi.
Mereka rela mengorbankan waktu liburan, mereka ikhlas merogoh uang tabungan, mereka tulus berbagi makanan dan minuman. Tak ada satu pun yang merusak taman. Apa yang mereka cari...?
212 gerakan politik...? Ya, mereka memang gerakan politik. Secara kasat mata kita melihat gerakan ini mampu menumbangkan rezim arogan yang memiliki banyak kekuatan. Kekuatan logistik hingga kekuatan mesin pembentuk opini publik.
212 gerakan ekonomi...? Ya, mereka memang gerakan ekonomi. Secara kasat mata kita melihat banyak sekali koperasi 212 Mart berdiri di pemukiman. Semua berlomba menjadi investor, pengelola dan sekadar menjadi konsumen. Mereka mampu menciptakan pasar dan membuat supermarket populer deg-degan.
212 gerakan pendidikan...? Ya, mereka memang gerakan pendidikan. Banyak tempat kajian bermunculan, banyak orang hijrah dan rajin ke pengajian. Banyak yang berusaha kembali mempelajari dan memahami ajaran Alquran. Banyak yang berubah menyikapi arti kehidupan. Banyak pula pemeluk agama lain yang tersadarkan bahwa Islam adalah agama perdamaian.
212 gerakan propaganda? ya, mereka memang gerakan propaganda. Mereka merambah ke dunia maya. Melawan segala bentuk fitnah dan kabar yang menyesatkan. Mereka mengubah citra menjadi fakta. Muslim Cyber Army kian menggurita. Entah dimana kantornya, entah siapa pemimpinnya. Mereka bergerak senyap tapi pasti seperti semut-semut Ibrahim yang memadamkan api.
Jadi 212 gerakan apa sebenarnya...? Entahlah, saya sebut saja ini gerakan gila. Gila karena tak masuk di akal. Gila karena seperti tak normal dibanding gerakan lainnya. Gerakan ini bukan strategi para taipan, bukan pula strategi dari rezim kekuasaan. 212 adalah gerakan yang skenarionya langsung dari ALLAH.
212 membawa pesan bahwa kehendak ALLAH tak bisa dilawan. Ini sudah menjadi janji-Nya dalam Alquran. _Wamakaru Wamakarallah Wallahu Khairul Makiriin (Mereka punya skenario, Allah punya skenario, dan Allah sebaik-baiknya pembuat skenario) - Al Imran 54(Tb Ardi Januar)

Jakarta. Sinar Indonesia /media-sindo.com
Pilkada serentak 2018 sudah diambang pintu, para petinggi partai sudah mulai lirik sana lirik sini. Semua sedangkan mencari figure-figur yang dapat memangkan partainya untuk menjadi penguasa di daerah pemipilihan masing-masing. Tidak terkecuali golkar, yang sudah mulai melirik calon yang diusungnya, yakni mantan kapolres kota ceribon. Brigjend Pol (P) siswandi yang namanya sudah tidak asing lagi bagi warga kota Cirebon.
Mantan kapolres kota Cirebon ini sudah cukup dikenal oleh hamper seluruh warga kota Cirebon, sehingga ketika golkar mencalonkan beliau sudah tidak perlu diragukan lagi. Berdasarkan informasi yang kami terima dari sebagian masyarkat kota Cirebon, nama siswandi memang memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. Bahkan orangnyapun hingga saat ini belum muncul kepermukaan kota Cirebon.
Golkar ternyata tidak ingin sendirian untuk menggolkan jagonya. Mereka mencoba mengajak partai lain yang memiliki visi yang sama untuk mengusung jagonya, yakni masuk dalam koalisi umat yakni PAN, GERINDA dan PKS. Hal ini juga mendapat pernyataan yang sama dari Brigjend. Pol (P) Siswandi bahwa beliau memberikan dukungan penuh terhadap Golkar yang masuk dalam koalisi umat (PAN, GERINDRA, DAN PKS) " Yang terpenting adalah bagaimana koalisi umat bersatu untuk memajukan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera." Ujar Siswandi juga akrab dipanggil pak Sis ini. Calon walikota Cirebon dari partai Golkar ini juga menyatakan koalisi ini akan meningkatkan jumlah kursi di kota Cirebon menjadi 13 kursi, sedangkan syarat di usung Cawalkot hanya 7 kursi.
Mantan kapolresta Cirebon itu 2002-2006 juga mengungkapkan siap bersaing dalam pilwalkot di kota Cirebon. "Insya allah saya sudah bulat untuk maju di pilkada Cirebon nanti, motivasi saya hanya satu, bagaimana bisa membawa kota Cirebon lebih maju dari sekarang." Tegas pak Sis. Ia juga berkomitmen untuk menjungjung tinggi prinsip kebersamaan di ajang pilkada nanti.
Menurut rekan-rekan media yang mencoba bertanya tentang kepemimpinan Siswandi saat menjadi kapolres kota Cirebon ,”Siswandi orangnya cukup tegas, menjaga integritas, amanah, suka berdialog dengan masyarakat terutama tokoh agama dan masyarakat dan komitmen untuk membangun sinergi dengan semua komponen masyarakat, terutama dengan tokoh agama. "Saya sudah bertekad untuk mencalonkan menjadi WaliKota Cirebon pada Pilwakot 2018 nanti, dan saya sudah pikirkan matang-matang mengenai hal itu." ungkap Siswandi saat di temui di htl santika

Karawang sinar indonesia
Kabupaten Karawang mendapatkan Penghargaan dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia berupa Penganugrahaan Swastisaba Wiwerda sebagai Kabupaten yang menyelenggarakan Kota Sehat Tahun 2017 untuk klasifikasi pembinaan. Penganugrahaan diterima langsung oleh Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana dari Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek yang diwakili oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat dr. Anung Sugihartono, M. Kes dan Plt. Dirjen BANGDA Kemendagri Ir. Diah Indrajati bertempat di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri RI, Jakarta, Selasa, (28/11). Dalam penerimaan Penganugrahaan tersebut Bupati Karawang didampingi oleh beberapa stakeholder yaitu Kepala Bappeda Karawang H. Eka Sanata, Kasubag Bina Kesehatan Yansos Setda Karawang Hj. Yeni Maryani, dan Kasubid Kesos Samsuri.
Beliau mengungkapkan rasa kegembiraannya atas penghargaan tersebut karena Kabupaten Karawang masuk dalam 30 besar dari 178 kabupaten/kota yang mengirimkan dokumen Kabupaten/Kota sehat. Ditambahkannya lagi beliau berharap Kabupaten Karawang pada tahun depan tetap mempertahankan Penganugrahaan Swastisaba Wiwerda Sebagai Kabupaten Sehat dengan meningkatkan kualifikasi menjadi Kualifikasi Pemantapan Kabupaten Sehat. Oleh sebab itu, dirinya memohon kepada seluruh stakeholder agar terus meningkatakan pelayanan kepada masyarakat Karawang dari segala bidang seperti peningkatan infrastruktur, sarana dan pra sarana umum, sarana lalu lintas, tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pariwisata, ketahanan pangan dan gizi, masyarakat sehat dan mandiri, kehidupan sosial yang sehat, tatanan pertambangan dan kehutanan. Karena inilah yang menjadi tolak ukur Kabupaten Karawang mendapatkan Penganugrahaan Swastisaba Wiwerda sebagai Kabupaten Sehat.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeloek dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa penyerahan penghargaan ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak Desember 2016. Penilaian terdiri dari beberapa tahap yaitu persiapan, seleksi kabupaten/kota dari hasil verifikasi dokumen, serta verifikasi lapangan. Dari 178 Kabupaten/Kota yang mengirimkan dokumen Kabupaten/Kota sehat, pada akhirnya tim verifikasi pusat memilih 122 Kabupaten/Kota yang terdiri dari 61 kabupaten/kota sehat untuk klasifikasi pengembangan, 42 Kabupaten/Kota sehat untuk klasifikasi pembinaan, dan 19 Kabupaten/Kota sehat untuk klasifikasi pemantapan. Terdapat sembilan tatanan yang menjadi penilaian tim verifikasi Kementerian Kesehatan. Di antaranya, kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, sarana lalu lintas, tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pariwisata, ketahanan pangan dan gizi, masyarakat sehat dan mandiri, kehidupan sosial yang sehat, tatanan pertambangan dan kehutanan. (Dien/Karta/Adam)

Tuesday, 21 November 2017 23:21

Letusan Gunung Agung Kembali

Jakarta Media-sindo.com.

Terjadi letusan Gunung Agung pada pukul 17:05 WITA. Asap teramati bertekanan sedang dengan warna kelabu tebal dan dengan ketinggian maksimum sekitar 700 m di atas puncak. Abu letusan bertiup lemah ke arah Timur-Tenggara. Letusan masih terus berlangsung. Masyarakat agar tetap tenang namun agar senantiasa mengikuti rekomendasi PVMBG dalam Status Level III (Siaga).
Untuk itu kepada masyarakat di harapkan untuk:
1. Masyarakat di sekitar G. Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah G. Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan- Baratdaya sejauh 7.5 km. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru. Daerah yang terdampak antara lain Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi); Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri); Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh.
2. Jika erupsi terjadi maka potensi bahaya lain yang dapat terjadi adalah terjadinya hujan abu lebat yang melanda seluruh Zona Perkiraan Bahaya. Hujan abu lebat juga dapat meluas dampaknya ke luar Zona Perkiraan Bahaya bergantung pada arah dan kecepatan angin. Pada saat rekomendasi ini diturunkan, angin bertiup dominan ke arah Selatan-Tenggara. Oleh karena itu, diharapkan agar hal ini dapat diantisipasi sejak dini terutama dalam menentukan lokasi pengungsian.
3. Mengingat adanya potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) pada manusia maka diharapkan seluruh masyarakat, utamanya yang bermukim di sekitar G. Agung maupun di Pulau Bali, segera menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun pelindung mata sebagai upaya antisipasi potensi bahaya abu vulkanik.
4. Pemerintah Daerah beserta jajarannya maupun BNPB agar segera membantu dalam membangun jaringan komunikasi melalui telepon seluler (Grup WhatsApp) maupun komunikasi melalui radio terintegrasi untuk mengatasi keterbatasan sinyal telepon seluler di antara pihak-pihak terkait mitigasi bencana letusan G. Agung. Diharapkan agar proses diseminasi informasi yang rutin dan cepat dapat terselenggara dengan baik.
5. Seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan agar terus mengikuti perkembangan aktivitas G. Agung secara rutin karena data pengamatan dapat secara cepat berubah sehingga upaya-upaya preventif untuk menjamin keselamatan udara dapat dilakukan.
6. Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di Pulau Bali, tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dan tidak terpancing isu-isu tentang erupsi G. Agung yang tidak jelas sumbernya.
7. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem dalam memberikan informasi tentang aktivitas G. Agung.
8. Masyarakat di sekitar G. Agungdan pendaki/pengunjung/wisatawan diharap untuk tetap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan dan mengikuti himbauan Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, BPBD Provinsi/Kabupaten/Kota beserta aparatur terkait lainnya sesuai dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi sehingga jika diperlukan upaya-upaya mitigasi strategis yang cepat, dapat dilakukan dengan segera dan tanpa menunggu waktu yang lama.
9. Seluruh masyarakat maupun Pemerintah Oaerah, BNPB, BPBD Provinsi Bali, BPBD Kabupaten Karangasem, dan instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi G. Agung setiap saat melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.vsi.esdm.go.id atau melalui aplikasi Android MAGMA Indonesia yang dapat diunduh di Google Play. Partisipasi masyarakat juga sangat diharapkan dengan melaporkan kejadian-kejadian yang berkaitan dengan aktivitas G. Agung melalui fitur Lapor Bencana. Para pemangku kepentingan di sektor penerbangan dapat mengakses fitur VONA (Volcano Observatory Notice for Aviation.
Sumber Data
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Sindo.com.sukawangi

Dalam rangka meningkatkan pelayanan masarakat di lingkungan kecamatan sukawangi.
Pada hari senin pagi pemerintah kecamatan sukawangi.adakan apel rutin.di halaman kantor kecamatan sukawangi.
Apel tersebut di pimpin langsung oleh bapak firdaus. kasi pemerintahan kecamatan sukawangi.
Apel tersebut guna terciptanya pelayanan masarakat yang lebih baik.dan meningkatkan kedisiplinan para pegawai di lingkungan pemerintahan kecamatan sukawangi.berita photo.Karta wijaya

Bupati Indramayu, Anna Sopanah, bersama Direktur PDAM Tirta Darma Ayu, Tatang Sutardi, memotong tumpeng dalam rangka Hari Ulang Tahun PDAM ke-29 pada Jum’at (17/11/2017).

 

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Darma Ayu telah berkiprah sekian lama dalam melayani masyarakat Indramayu di bidang air bersih. Dalam pelayanan, boleh jadi ada sisi yang kurang sempurna. Namun dalam rentang waktu yang cukup panjang, PDAM Tirta Darma Ayu banyak mengambil refleksi dalam berbagai momentum, terutama dalam acara ulang tahunnya yang ke-29 pada Jum'at (17/11/2017) kemarin.
Ratusan tamu undangan yang terdiri dari para pejabat dan relasi, serta keluarga besar staf dan karyawan PDAM Tirta Darma Ayu hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka bersuka cita merayakan perusahaan daerah yang bergerak di bidang pengadaan air bersih ini. Tak luput pula agenda-agenda refleksi yang menyebutkan pencapaian dan rencana perusahaan daerah ini ke depan pun turut diungkapkan.
Menurut Direktur Utama PDAM Tirta Darma Ayu, H. Tatang Sutardi, kiprah PDAM yang hampir tiga dasawarsa dalam melayani masyarakat Indramayu dan sekitarnya memang masih belum sempurna. Tapi, tambahnya, motto perusahaan untuk meningkatkan pelayanan akan terus diupayakan semaksimal mungkin.
"Tugas pokok PDAM Tirta Darma Ayu menjadi penyedia air bersih dan air minum bagi masyarakat Indramayu dan sekitarnya. Mengapa sekitarnya? Karena jangkauan layanan kami sudah masuk ke wilayah Cirebon perbatasan," ungkap Tatang.
Bupati Indramayu, Hj. Anna Sopanah yang hadir dalam acara ulang tahun tersebut juga memaparkan keinginan dan harapannya terkait perusahaan daerah yang satu ini. Selain berharap secara umum, yakni agar PDAM Tirta Darma Ayu bisa semakin maju, dapat dibanggakan, dan semakin dicintai oleh segenap warga Indramayu, juga ada harapan khusus yang tersemat.
"PDAM Tirta Darma Ayu ke depan harus maksimal dalam menekan kebocoran," ungkap Anna dalam sambutannya.
Kebocoran yang dimaksud Bupati adalah kebocoran yang bukan saja mengenai kebocoran air yang diakibatkan pecahnya pipa dan memancar keluar, namun persoalan kebocoran manajemen yang harus diwaspadai. Kebocoran manajemen ini, sambungnya, terkait bagaimana seluruh manajemen PDAM mampu meminimalisir biaya operasional yang tidak semestinya dikeluarkan sehingga tidak ada biaya-biaya yang terbuang.
"Saya meyakini manajemen PDAM bisa menanggulangi masalah tersebut," ungkapnya.
Bupati melanjutkan, usia PDAM yang sudah memasuki tahap matang ini sewajarnya sudah masuk ke dalam fase mandiri. Sebab usia 29 tahun, jika disamakan dengan usia manusia, ia sudah matang baik secara mental maupun finansial.
"Namun saya menyadari, ada banyak yang harus diperbaiki dan dilengkapi di PDAM ini. Dan tentunya ini membutuhkan anggaran dan biaya yang tidak sedikit. Dengan manajemen saat ini, saya percaya kita semua berkinerja baik dalam melayani masyarakat Indramayu," pungkas Anna.

 

Kerjasama dengan Bank BJB

Kegiatan HUT ke-29 ini pun jadi momentum yang istimewa. Sebab demi memudahkan pelanggan dalam membayar tagihan air setiap bulannya, PDAM Tirta Darma Ayu bekerja sama dengan Bank BJB untuk penagihan rekening air. Jadi pembayaran tagihan air bisa lebih mudah.

Penandatanganan sendiri dilakukan secara langsung oleh Dirut PDAM Tirta Darma Ayu, Tatang Sutardi, dan Pimpinan Bank BJB Cabang Indramayu, Deden Hilman, yang disaksikan secara langsung oleh para tamu undangan.
Dalam kegiatan Hari Ulang Tahun Ke-29 PDAM Tirta Darma Ayu ini juga diiringi dengan bakti sosial, yakni membagi-bagikan santunan kepada anak yatim dan jompo, serta kegiatan olahraga yang meliputi jalan santai, tenis, tenis meja, dan bola voli.. Basynursyah

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth