You are here: HomeNasionalBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Karawang, sinar indonesia

Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Kejaksaan Negeri Karawang melaksanakan penandatanganan MoU dalam menangani kasus-kasus Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) yang dihadapi pemerintah Kabupaten Karawang.

MoU ini ditandatangani langsung oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana bersama Kepala Kejaksaan Negeri Karawang A. M. Arifin, SH., MH yang bertempat di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang, pada Kamis (7/9).

Kepala Kejaksaan Negeri Karawang menyampaikan bahwa setelah ditandatangani, pemerintah daerah dapat menggunakan kewenangan yang dipunyai Kejaksaan Negeri Karawang sebagai pengacara negara dalam hal Perdata dan Tata Usaha Negara melalui surat kuasa khusus terhadap gugatan.

Selanjutnya, pemerintah daerah diminta agar selalu berkoordinasi apabila ada permasalahan-permasalahann sebelumnya. “Karena kami dikasih kewenangan oleh Undang-undang untuk menyelesaikan permasalahan itu baik di pengadilan maupun diluar pengadilan,” pungkas Kajari.

Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag, Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang beserta Staf Ahli dan Asisten, para Kepala OPD, serta para Camat. (@Gala/adam/bhs)

Karawang, SINAR INDONESIA

Kegiatan Pelatihan Bela Negara merupakan sarana untuk membentuk sikap dan mental Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Pemerintah Kabupaten Karawang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa kecintaan dan patriotisme kepada tanah air, membentuk PNS yang memiliki kemampuan awal bela negara, serta meningkatkan kedisiplinan PNS dalam menjalan tugas.

Kegiatan ini dilepas langsung oleh Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag dan secara simbolis disematkan kepada perwakilan peserta Bela Negara Bapak Kari perwakilan dari Sekertariat Daerah serta Ibu Ida dari Dinas Perikanan dan Keluatan yang berlangsung di Plaza Pemkab Karawang, pada Senin (5/9).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karawang menyampaikan bahwa, bela negara pada dasarnya merupakan sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara.

“Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada negara kesatuan republik indonesia yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya, baik scara fisik maupun non fisik,” ungkap Jimmy.

Selanjutnya, didalam proses pembelaan bangsa, ada beberapa hal yang menjadi unsur penting, diantaranya adalah : cinta tanah air; kesadaran berbangsa & bernegara; yakin akan pancasila sebagai ideologi negara; rela berkorban untuk bangsa & negara; dan memiliki kemampuan awal bela negara.

“Oleh karena itu penyelenggaraan pelatihan bela negara ini dimaksudkan untuk memasyarakatkan bela negara dengan cara memberikan pemahaman yang utuh bagi segenap warga negara akan hak dan kewajiban dalam membela, sedangkan sasarannya adalah: membentuk figur peserta sebagai kader untuk menyebarluaskan bela negara di lingkungannya masing-masing”, pungkas Jimmy.

Pelatihan Bela Negara ini diikuti oleh PNS/ASN yang bekerja pada SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang sebanyak 65 orang. Kegiatan ini pula melibatkan fasilitator dari Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Karawang, Kodim 0604 Karawang, serta Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Karawang, hal ini dilaporkan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Karawang.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi Sutisna, Kepala Bappeda Kabupaten Karawang, para staf ahli dan asisten, serta para Kepala OPD Kabupaten Karawang. (@Gala/bhs/adam)

Friday, 02 September 2016 19:17

UNTAG BANYUWANGI KISRUH

Sindo bwi. Dualisme kepemimpinan lagi2 membuat kisruh di yayasan tertua (UNTAG) banyuwangi. Aksi mahasiswa yang menamakan Forum Mahasiswa Polisi(FORMASI) turun kejalan didepan kampus UNTAG Banyuwangi. Salah satu mahasiswa yang mewakili aksi saat turun kejalan dikonfirmasi menjelaskan"kami meminta kedua belah pihak tidak saling sengketa dan menghormati putusan dr PTUN yang diputuskan besok tgl 11 Agustus 2016.

kami menginginkan yayasan tertua ini jelas kepemimpinanya karena persengketaan dua belah pihak membuat kami tidak focus dlm menerima pelajaran". Pimpinan PERPENAS 17 Agustus Banyuwangi SUGIHARTOYO saat mau dikonfirmasi beliau mengarahkan kesalah satu stafnya yang staf itu sepertinya tidak paham dengan maksud kedatangan media Sinar Indonesia,anehnya staf itu mengatakan bahwa tidak pernah mengenal media Sinar Indonesia.
Setelah peradilan tata usaha negara (PTUN) memutuskan salah satu pihak yang dianggap sah atas yayasan tertua di banyuwangi itu, masing2 kedua belah pihak bersikukuh untuk saling bertahan layaknya lomba tarik tambang yg sama2 kuat digaris tengah. Seharusnya kedua belah pihak yang merasa dikalahkan secara profesional adaptasi sesuai dengn putusan PTUN itu supaya para siswa/mahasiswa tdk kebingungan dlm menerima haknya sebagai peserta didik. (Jaka/Wawan)

Pandeglang-Banten Sindo

 

Puskesmas Cikedal di Kecamatan Cikedal Pandeglang - Banten sedang di lakukan rehab sampai 120 hari kalender lamanya. Mau tidak mau pelayanan pun mesti dipindahkan sementara sejak dimulainya pekerjaan rehab.
Pelayanan PUSKESMAS numpang di kantor BP3AKB yang sebelumnya telah mendapat ijin dari kepala UPT BP3AKB Kecamatan Cikedal. seperti biasanya ketika ada kantor atau pun gedung baik pemerintahan atau swasta yang direhab sudah barang tentu ada biaya uang sewa / kontrak untuk pindah yang di anggarkan sebelumnya.
Namun dalam perehaban PUSKESMAS Cikedal sama sekali tidak ada. Dari informasi tersebut awak media mengkonfirmasi pihak PUSKESMAS dikantor BP3AKB kamis 01/09/16 yang dijadikan PUSKESMAS dikantor tersebut, Awak media bertemu langsung dengan kepala Puskes yaitu Hj.A’I, ketika ditanya mengenai persoalan ada tidaknya dana untuk sewa / kontrak dirinya, mengatakan tidak

Jakarta sinar indonesia

ada dana untuk sewa dan tidak mengetahui adanya dana tersebut.
Sekarang ini kami numpang di kantor BP3AKB atas tawaran dari kepala UPT BP3AKB sejak akan dimulai perehaban karena tergesa-gesa mengingat waktunya mepet dirinya pun menuturkan pada hari ini kami akan memindahkan alat-alat PUSKES dengan menyewa salah satu rumah milik warga sebesar Rp.500 ribu perbulannya. Itu pun atas inisiatif dirinya sendiri karena tidak ada anggarannya begitu katanya. Namun ketika tim media mendatangi ke lokasi pada rabu petang 31/08/16
Amat sangat disayangkan, banyak sekali perlengkapan puskes yang dibiarkan saja di taro sembarangan seperti alat poli gigi yang dibiarkan kehujanan kalo dilihat harganya bisa mencapai Rp.300 jutaan ketika ada peneguran baru alat tersebut ditutupi itupun hanya ditutup pake terpal tetapi tidak dipindahkan ketempat yang lebih aman dan pada hari itu pun salah seorang dari pegawai PUSKESMAS mengatakan ke awak media bahwa sebelum akan dimulai pelaksanaan perehaban sudah ditawarkan ke ibu kepala untuk mencari kontrakan tapi cuma dijawab nanti saja dari sini publik bisa menyimpulkan jika sebelumnya tidak ada pengecekan oleh awak media apakah benar akan di pindahkan alat-alat Puskes yang dibiarkan berantakan?...apakah akan terjadi sewa tempat?...lalu dimana uang sewa kontrak selama hampir satu bulan dari masa pelaksanaan perehaban?.....tanda tanya besar>>>Nana

Friday, 02 September 2016 18:34

Jalan Sudirman banyuwangi rawan pencuri

SIndo bwi.
Demi keamanan kendaraan semua masyarakat yang melintas atau yang parkir disepanjang Jl.Jend Sudirman Banyuwangi Kota, supaya berhati hati dan waspada. Sebab di jalan itu sering terjadi pencurian barang, berupa apapun yang intinya tertinggal di dalam mobil atau motor. Terutama motor jenis matic harus ada kunci ganda(pengaman).
Selama ini yang diincar oleh para curanmor jenis kendaraanya adalah matic. Seperti halnya angkot lin 3 trayek terminal blambangan-sasak perot milik Joni yang jumat dinihari jam 02.00 wib,telah di bobol oleh sekawanan pencuri dan diambil akinya
. Menurut keterangan warga setempat saat dikonfirmasi mengatakan bahwa di jln.jend sudirman ini sering terjadi pencurian. Padahal ada petugas jaga malam yang setiap bulanya dibayar oleh deretan toko sepanjang jalan itu. Penjaga malam Sukir saat mau dikonfirmasi oleh wartawan Sinar Indonesia tidak ada di tempat. Menurut keterangan kepala kelurahan panderejo Heri Subiyantono bahwa di jalan itu sulit untuk diprediksi dikarenakan banyaknya orang-orang yang nongkrong baik siang atau malam,selanjutnya meminta agar semua yang parkir disepanjang jln.Jend Sudirman supaya waspada. (Jaka/ Wawan)

Jakarta, sinar indonesia 
sekitar 50 orang karyawan PNRI (Percetakan Negara Republik Indonesia) ricuh dan bentrok dengan SATPAM outsourching dari PT. ISS yang menjaga di Perum Percetakan Negara, saling mendorong dan terjadi beberapa kali sampi terjadi pergumulan di depan pintu gerbang kantor pusat Perum PNRI, Kejadian dipicu karena Sutisna, ketua tim perunding PKB Serikat Karyawan PNRI, dilarang masuk ke dalam kantor BUMN percetakan tersebut.
“Kami diperintahkan oleh Direksi PNRI bahwa Sutisna dilarang masuk kantor PNRI karena sudah di PHK. Kami terima intruksi tersebut,” kata Amran, chief keamanan dari PT. ISS yang menjaga di PERUM PNRI, sambil berteriak dan saling dorong dengan para karyawan PNRI.
Para karyawan PNRI yang berkeinginan Sutisna selaku ketua tim perundingan PKB dari Sekar PNRI bisa masuk dan memimpin perundingan PKB yang dimulai hari ini namun dicegah keras oleh pihak security walaupun kedatangan sutisna dengan menunjukkan undangan dari serikat karyawan, karena dia sebagai ketua TIM Perundingan PKB.
Ketua Sekar PNRI Mutiasari mengatakan, bahwa para karyawan tetap menolak PHK sepihak yang dijatuhkan Direksi PNRI kepada Sutisna, mantan ketua Sekar PNRI dan Andi Suryaman, suami nya, pada 29 Desember 2015.
“Kami menolak PHK yang dilakukan Direksi terhadap Sutisna dan Andi Suryaman karena melanggar PKB Sekar PNRI dan undang-undang 13 ketenagakerjaan, kemudian Dinas Tenaga Kerja Jakarta Pusat juga telah mengeluarkan anjuran untuk keduanya kembali bekerja seperti sediakala di kantor Perum Percetakan Negara Pusat serta di bayarkan semua hak-haknya yang selama ini ditahan oleh pihak perusahaan namun Direksi PNRI mengabaikan surat anjuran instansi yang berwenang tsb,” tegas Mutiasari.
Mutiasari selaku ketua Sekar PNRI memimpin langsung puluhan karyawan yang mengawal masuk Sutisna, ketua tim perundingan PKB, ke dalam kantor PNRI.
Setelah terjadi beberapa kali pergumulan akhirnya kericuhan itu dapat ditenangkan oleh direktur keuangan dan produksi bpk.Sigit dan menemui Ketua Umum Sekar PNRI dan memulai perundingan PKB, besok Jumat.tadi siang red
Pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak kepada Sutisna dan Andi Suryaman itu dilatar belakangi oleh aktivitas Sekar PNRI yang kritis terhadap kinerja Direksi Perum PNRI yang dikomandani oleh DJakffarudin Junus, mantan Dirut PT Indofarma.
Melihat hal itu, Direksi PNRI kemudian melakukan intimidasi terhadap aktivis dan pengurus Sekar PNRI. Sutisna, mantan Ketua Sekar PNRI yang sudah bekerja 14 tahun, dimutasi ke cabang Merauke, Papua. Sementara, Andi Suryawan, suami dari Mutiasari, Ketua umum Sekar PNRI telah bekerja 16 tahun dimutasi ke Bengkulu tanpa dasar jelas
“Kami menolak dimutasi karena ini bagian dari union busting (pemberangusan serikat pekerja). Kami sudah membawa perselisihan ini ke Disnaker Jakarta Pusat. Disnaker telah mengirim surat perundingan, tapi direksi malah mengeluarkan surat keputusan PHK pada 29 Desember 2015 saat sedang proses mediasi diDisnaker . pengurus kami dipecat secara sepihak,” kata Mutiasari. (red)

Thursday, 01 September 2016 20:12

Bupati Bekasi berikan kartu KIS secara Simbolis

Sinarindonesia.babelan
Kurang lebih 5000 Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk warga Kecamatan Babelan kabupaten bekasi
Di lingkungan wilayah Puskesmas kecamatan Babelan I, dibagikan secara simbolis oleh Bupati Bekasi, Dr Hj Neneng Hasanah Yasin, di halaman kantor Desa Babelan Kota, Selasa (30/8).
Hadir dalam acara tersebut plt Camat Babelan, H Jaini, para kepala desa se-Kecamatan Babelan, pihak Danramil serta Polsek Babelan, Kepala Puskesmas Babelan I, Dr Dimyati.
Terpisah, Dr Dimyati, Kepala Puskesmas Babelan I kepada wartawan mengatakan, ada sebanyak 400 warga penerima KIS dari 5000 warga penerima yang sengaja diundang untuk penyerahan yang langsung di berikan secara simbolis oleh Bupati Bekasi.
"Ada tiga wilayah desa di bawah naungan Puskesmas Babelan I, diantaranya, wilayah desa Babelan Kota, desa Kedung Pengawas, Kelurahan Kebalen, dari wilayah tersebut ada sekitar 5000 KIS yang akan diberikan, dan 400 warga undangan sengaja diundang untuk menerima secara langsung oleh Bupati Bekasi, "ujarnya.
Walaupun mendadak, Alhamdulillah warga sangat antusias menghadiri undangan yang kami berikan.
"Awalnya kami khawatir, warga banyak yang tidak hadir, tapi Alhamdulillah masyarakat masih antusias untuk datang ke acara ini yang dihadiri oleh Bupati Bekasi, "jelasnya.
Hasil pantauan koran sinarindonesia di acara tersebut setelah Bupati Bekasi memberikan sambutan, di selingi dengan tanya jawab, dan dua orang warga yang beruntung mendapatkan hadiah dari Bupati Bekasi berupa uang masing-masing sebesar Rp.100 ribu rupiah.(Faisal/Ical).

Karawang, sinar indonesia
PT Astra Honda Motor (AHM) selalu berusaha untuk ikut mendukung program pendidikan di tanah air. Salah satu wujudnya adalah dengan melakukan kerja sama dan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Penandatangan MOU ini disaksikan langsung oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana serta didampingi oleh Senior Manager Technical Training PT. Astra Honda Motor Handi Hariko yang berlangsung di SMK Lentera Bangsa Karawang, pada Rabu (31/8).
Dalam sambutannya Bupati Karawang menyampaikan apresiasi kepada PT. Astra Honda Motor terhadap kepeduliannya dalam dunia pendidikan melalui Kurikulum Teknik Sepeda Motor yang dinilai sangat berharga bagi para siswa-siswi dan harus disikapi bersama.
“harus ada sinergisitas program dan kompetensi yang dimiliki SMK untuk mengaitkan program pendidikan ini agar dapat diterapkan kepada para siswa-siswi, mengingat mulai saat ini persaingan kerja bukan hanya sebatas antar sekolah, antar kabupaten atau antar propinsi tapi kita harus bersaing dengan para pekerja dari negara-negara Asean bahkan Asia seiring diberlakukannya Masyarakat Ekonmi Asean (MEA)” ungkap Cellica.
Selanjutnya, melalui sinergitas program dan kompetensi ini diharapkan mampu menciptakan ank-anak yang kompeten, berilmu pengetahuan serta keterampilan sehingga menjadikan anak yang mandiri.
“Hari ini manfaatkanlah ilmu pengetahuan yang kalian miliki, agar tentunya ini mampu menjadi sebagi bekal untuk masa depan, lulusan SMK jangan hanya mengharapkan jadi buruh atau pekerja di perusahaan yang terbatas jumlahnya, tapi kalian harus memiliki cita-cita menjadi pengusaha yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sëkitar’’ pungkas Cellica.
Sebelumnya Senior Manager Technical Training PT. Astra Honda Motor Handi Hariko memberikan menyampaikan bahwa ada tiga modal utama sebuah bangsa ataupun individu yang akan membuat ia mampu bersaing di dunia bisnis yaitu etiket, knowledge dan skill. Oleh karena itu PT. Astra Honda Motor akan terus mengembangkan teknologi otomotif sekaligus mentransfer teknologi tersebut ke sekolah-sekolah kejuruan melalui e-learning agar setiap kebutuhan perusahaan bias diakses sekaligus dipersiapkan oleh para guru dan siswa di sekolah kejuruan, khususnya jurusan otomotif.
Pendandatangan MOU ini dilakukan kepada enam SMK, antara lain SMK RISMATEK Karawang, SMK Industri Teknologi Nasional Karawang, SMK Nurul Ansor Karawang, SMK Lentera Bangsa Karawang, SMK Ulil Albab Depok dari Kabupaten Cirebon serta SMK Negeri Situraja dari Kabupaten Sumedang.
Pada kesempatan tersebut hadir pula Kabid Dikmen yang mewakili Kadisdikpora Kabupaten Karawang, Senior Manager PT. AHM Handi Hariko, Manager Corporate Communication PT. AHM Yudi Yozardi, Manager Tehnical PT. Daya Adicipta Motor Yudhi Heryadi, Camat Rengasdengklok, serta Muspika Kecamatan Rengasdengklok. (@Gala)

Wednesday, 31 August 2016 18:28

BUAYA GEGERKAN WARGA MUARA GEMBONG

Sindo.Muara Gembong
Penemuan seekor buaya dengan panjang sekitar 3 meter oleh Nelayan di tangkap di perairan laut muara kuntul, dan kemudian dibawa ke kampung muara pecah, RT 02/004, Desa Pantai Bahagia, Kec. Muaragemboong, kabupaten Bekasi, sempat menghebohkan warga muara gembong.p
Seekor Buaya yang memiliki lebar 50 cm, panjang badan 3 meter, dan berat sekitar 150 kilogram. Pasalnya, baru pertama kali tertangkap di wilayah muaragembong, apalagi di laut, yang air asin.
Penangkapan buaya oleh warga ini diawali oleh Sukra Wijaya ( 25) ketika sedang memeriksa SERO (Alat jaring Perangkap Ikan) yang berada di wilayah perairan Muara kuntul, berjarak, 2 kilo meter dari kampung muara pecah. Sesampainya di lokasi SERO, Dirinya sontak kaget mendengar suara kecipak air yang keras terdengar. Setelah ia mendekat, dan memegang jaring sero, kaget bukan kepalang, ternyata, Buaya berukuran 3 meter yang terperangkap di jaring.
“Saya kaget, sero saya ternyata ada buaya, saya langsung kabur, dan saya langsung ngasih tahu temen-temen deket rumah saya.” Ungkapnya.
Setelah Sukra memberitahukan bahwa ada buaya di Seronya, lalu ia bergegas bersama lima orang warga kampung muara pecah, pada pagi hari sekitar pukul 7.00 pagi langsung menuju lokasi yang dimaksud.
Sesampainya di lokasi sero tempat terjeratnya buaya, warga langsung menggunakan jaring dan tali seadanya untuk mencoba menangkap buaya tersebut. Tak sia-sia, akhirnya buaya tersebut tertangkap dan langsung di bawa memakai perahu menuju kampung muara pecah.
"Buaya itu sengaja kami tangkap karena takut nantinya membuat warga khawatir dan takut sehingga warga menjadi resah dan tidak berani melakukan aktivitas di laut," ujar sukra.
Kemudian banyak warga yang datang melihat buaya yang tertangkap itu, datang silih berganti hanya sekedar foto dengan mengabadikan momen tersebut.
Sementara itu, tokoh masyarakat kampung muara pecah, Kasna 60 tahun, menuturkan, dirinya semenjak lahir
sejak kecil saya belum pernah melihat buaya disini, apalagi sampai tertangap, tapi sekarang, saya baru percaya itu” ungkapnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap, kepada pihak terkait, dengan kejadian tersebut, dia menghimbau kepada warga agar berhati-hati ketika menangkap ikan, dan mengenai buaya yang sudah tertangkap, warga menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah dan pihak terkait . ( Faisal/Ical)

Wednesday, 31 August 2016 10:22

PEKERJAAN LENINGAN. ASAL JADI

Sindo.Cabang bungin

Terkait Pekerjaan lening. Yang terletak Di kampung Kepuh RT. 016/ 008. Jayabakti kecamatan Cabang Bungin kabupaten bekasi
‎DI duga pekeraan tersebut asal jadi.pasalnya tidak di lakukan pengalian menurut keterangan warga yang enggan di sebut namanya.pengawas PPTK dan konsultan. Di duga kurang tegas. KARTA WIJAYA

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth