You are here: HomeNasionalBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Karawang, sinar indonesia
Sebagai upaya dalam mensosialisasikan Peraturan Bupati No : 8 Tahun 2016 turunan dari Perda Nomor 1 Tahun 2011, yang menyangkut kebijakan pemerintah dalam upaya pengurangan pengangguran dan penanganan limbah pabrik, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsary melakukan sidak ke beberapa pabrik di Karawang yakni PT. Nipro dan PT. Honda Prospect Motor pada hari Selasa (26/4) di dampingi oleh Kepala Disnakertrans Karawang, ketua BPLH Karawang dan rombongan.


Dalam kunjungan kerja tersebut Jimmy menyoroti beberapa hal yang memang menjadi inti dalam Perbub No: 8 yakni mengenai persentasi penerimaan karyawan asli putra daerah, penanganan limbah pabrik dan kegiatan CSR yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Dalam dialognya Jimmy menekankan kepada pihak perusahaan agar dapat memperioritaskan perekrutan putra daerah Karawang dengan persentasi 60% agar putra daerah Karawang tidak hanya menjadi penonton dari hingar bingarnya pembangunan yang ada di Kabupaten Karawang.
“Turunnya Perbub ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada putra daerah agar memiliki tempat di rumahnya sendiri yaitu Kabupaten Karawang, oleh karena itu saya menghimbau kepada jajaran direksi untuk terus meningkatkan persentasi penerimaan karyawan yang berasal dari Kabupaten Karawang. mengenai proses perekrutan karyawan dan kualifikasi tenaga kerja hendaknya pihak direksi berdiskusi dengan Disnakertas agar tenaga kerja asli karawang ini dapat di bina dengan baik” ujar Jimmy di hadapan direksi PT. Nipro.
Jimmy pun menghimbau agar pihak perusahaan dan pemerintah saling bersinergi dalam meningkatkan kualifikasi masyarakat Karawang dengan pembekalaan keahlian yang dapat di lakukan dalam kegiatan CSR, seperti pembinaan. “Sebagai upaya meningkatkan kualifikasi masyarakat Karawang agar sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan, cobalah pihak perusahaan melakukan CSR dibidang pendidikan dengan melakukan kemitraan kepada sekolah-sekolah tertentu dalam pendampingan dan juga pembekalan kepada siswa-siswa tersebut agar memiliki kualifikasi yang cukup di bidang tertentu” tambah Jimmy.


Terakhir, Jimmy menyampaikan kepada kedua perusahaan tersebut agar tak lalai dalam penanganan limbah pabrik sehingga tak mencemari lingkungan. “Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa, limbah pabrik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Saya tak ingin ada perusahaan yang sembarangan dalam menangani limbah, karena hal tersebut berpengaruh besar dalam keadaan lingkungan di kemudian hari” tegas Jimmy. (maya/bas/adm)

 

Tuesday, 26 April 2016 16:16

PULUHAN RUMAH DI KAMPUNG GEDONG TERENDAM

Sinarindonesia.Tambun Utara.
Akibat luapan air dari kali ( CBL) cikarang. Bekasi laut. Puluhan rumah dan hektaran sawah di kampung gabus gedong desa srimukti kecamatan tambun utara kabupaten bekasi. Terendam dengan ketinggian air hampir setengah meter.


Dan puluhan hektar sawah terancam gagal panen. Banjir tersebut akibat derasnya curahan hujan di daerah bogor.sehingga kali CBL tidak bisa menapung air kiriman dari bogor Dan hasi pantauan koran sinarindonesia bahwa tanggul kali CBL yang terletak di desa srijaya perlu di perbaiki atau di tinggikan agar kampung gabus singkil dan kampung gabus gedong tidak terkena banjir lagi. dan pemerintah kabupaten bekasi. Atau pemerintah propinsi jawa barat harus tanggap dan secepatnya melakukan normalisai kali CBL. Yang sudah puluhan tahun belum melakukan perbaikan. kali CBL.sehingga Luapan air tidak menyerang warga dan hektaran sawah yang berada di kecamatan tambun utara kabupaten bekasi
KARTA WIJAYA

Karawang sinar indonesia
Guna meningkatkan kompetensi Guru, Siswa, Kepala Sekolah dan Pengawas Pendidikan agar lebih Berprestasi Disdikpora Kabupaten Karawang menggelar seleksi Siswa, Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Berprestasi Tingkat Kabupaten Karawang. kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana. acara ini dimulai pada (25/4) digelar selama 3 hari bertempat di SMAN 1 Batujaya. Bupati Karawang hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga Kabupaten Karawang serta jajaran.


Dalam sambutannya Bupati Karawang mengatakan Program ini diyakini akan menjadi andalan sebagai ajang berlomba untuk dapat menjadi yang terbaik, dari peserta yang hadir saat ini adalah yang terbaik dari yang terbaik dari semua guru siswa Kepsek dan Pengawas Pendidikan yang ada. prestasi pada seseorang akan terlihat oleh semua pihak termasuk misalnya Kepala Sekolah yang awalnya memimpin Sekolah di pelosok setelah berhasil menjadikan sekolah itu bagus akan ada kesempatan untuk pindah memimpin Sekolah di kota. begitu juga pengawas. dan juga untuk guru dapat mendapat kesempatan menjadi kepala Sekolah. kriteria seleksi ini tidak serta merta subjektif. dilakukan juga secara objektif, Disdikpora dalam hal ini sebagai leading sector patut diapresiasi. karena keberhasilan dari program ini akan menjadi refrentasi seleksi di tingkat lebih atas yakni Provinsi Jawa Barat. tes atau seleksi yang dilakukan dari berbagai aspek pertama tes wawancara Tes Psychologi dan juga tes teori. keseluruhan itu semua harus menjadi satu kesatuan. disebut berprestasi harus miliki kepandaian dalam tiga aspek itu. Karawang sangat mebutuhkan banyak guru namun karena kebijakan Pemerintah Pusat yang juga terbatas memberikan formasi untuk Kabupaten Karawang. maka dengan potensi guru yang ada terus dilakukan seleksi agar seluruh guru juga termotivasi untuk dapat mengembangkan kemampuan dirinya. untuk siswa dari ratusan ribu Siswa yang ada tunjukan bahwa di Kabupaten Karawang dapat menjadi yang terbaik karena pembangunan Kabupaten Karawang sebagai penduduk Karawang harus menjadi pelaku Pembangunan jangan menjadi penonton.


Kadisdikpora Dadan Sugardan melaporkan kegiatan ini dilaksanakan 3 hari 25-28 April 2016 bertempat di SMAN 1 Batujaya, kegiatan ini untuk lebih melatih para guru Siswa Kepsek Pengawas yang merupakan stakeholder Pendidikan dapat terus berprestasi dan lebih dapat berkontribusi di dunia Pendidikan khususnya di Kabupaten Karawang. kegiatan ini merupakan upaya Disdikpora untuk meningkatkan SDM Pendidikan yang output nya nanti dapat juga meningkatkan IPM kabupaten Karawang. (-Iki/bas)

Sinar indonesia
Hampir lima puluh meter (50) jalan raya h.nausan yang terletak di sebelah pasar gabus tengah desa srimukti kecamatan tambun utara kabupaten bekasi.

Jalan tersebut rawan kecelakan sehingga mengakibatkan para pengguna jalan harus berhati hati untuk menghindari jalan yang rusak parah. agar tidak terjatuh di jalan yang sudah hancur dan berlubang.

Menurut keterangan salah satu pengguna jalan yang enggan menyebutkan namanya sangat mengharapkan kepada pemerinatah kabupaten bekasi.
Secepatnya jalan raya yang di samping pasar gabus tengah secepatnya di perbaiki.

Karna jalan tersebut sudah banyak yang terjatuh.bahkan sampai ada korban yang masuk ke rumah sakit.seperti yang di alami salah satu warga desa srimukti seorang wanita yang bernama ati. Yang terjatuh di jalan raya tersebut dan kami sangat menharapkan kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan itu. Ungkapnya. KARTA WIJAYA

Karawang, sinarindonesia

Sebagaimana kita ketahui, salah satu kewajiban Pemerintah Daerah adalah menyelenggaraan pelayanan publik. Pemerintah Daerah berkewajiban melayani setiap masyarakat untuk memenuhi hak dan kebutuhan dasarnya dalam kerangka pelayanan publik yang merupakan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Sehingga ke depan dengan diberlakukannya Perda tentang penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Karawang dapat membangun kepercayaan masyarakat atas pelayanan publik.

Sebagai upaya untuk mempertegas hak dan kewajiban setiap masyarakat serta terwujudnya tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pelayanan publik, diperlukan norma hukum yang memberi pengaturan secara jelas, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik serta untuk memberi perlindungan bagi setiap masyarakarat dari penyalahgunaan wewenang di dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Mengingat hal tersebut, DPRD Kab. Karawang menyelenggarakan Rapat Paripurna yang bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kab. Karawang pada hari Selasa (19/4). Dalam Rapat Paripurna tersebut hadir Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana, ketua DPRD Kab. Karawang, Wakil Ketua Dprd Kab. Karawang, beserta para anggota dewan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah beserta Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Dansubdenpom, Danyon 305 Karawang, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat, Kepala Desa / Lurah Serta para Tokoh Masyarakat, Pimpinan Parpol dan Pers.

Terdapat beberapa agenda dalam Sidang Paripurna tersebut yaitu agenda penetapan raperda tentang penyelenggaraan pelayanan publik; penetapan raperda tentang penyelenggaraan kepariwisataan; persetujuan LKPJ Bupati Karawang tahun 2015; pembentukan pansus raperda tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan toko modern; pembentukan pansus raperda tentang penyelenggaran pelayanan kesehatan dan pembentukan pansus raperda tentang jalan.

Selanjutnya, terkait dengan halnya raperda penyelenggaraan kepariwisataan, merupakan hal yang sangat penting mengingat potensi yang dimiliki Kabupaten Karawang dalam hal pariwisata sangatlah lengkap mulai dari wisata alam, wisata sejarah dan wisata religi, sehingga penyelenggaraan kepariwisataan ini sangat penting dan memerlukan regulasi khusus agar wisata-wisata yang ada di kabupaten karawang bisa dioptimalkan sesuai dengan asas-asas kepariwisataan yaitu : asas manfaat, asas kekeluargaan, asas adil dan merata, asas keseimbanngan, asas kemandirian, asas kelestarian, asas partisipatif, asas berkelanjutan, asas demokratis, asas kesetaraan dan asas kesatuan. kepariwisataan itu sendiri mempunyai fungsi untuk memenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan intelektual setiap wisatawan dengan rekreasi dan perjalanan serta meningkatkan pendapatan asli daerah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. penyelenggaraan kepariwisataan yang dikelola dengan baik sesuai dengan asas dan fungsinya akan mempunyai manfaat yang sangat besar bagi pemerintah daerah diantaranya : meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan kebudayaan, mengangkat citra daerah, menghapuskan kemiskinan dan mengatasi pengangguran.

Dalam sambutannya Cellica menyampaikan, “Saya secara pribadi serta atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Karawang menyampaikan ucapan “terima kasih” dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas upaya yang telah dilakukan oleh pansus-pansus DPRD serta tim dari pemerintah daerah, sehingga proses penetapan raperda serta pembentukan pansus-pansus dapat berjalan dengan baik”

Terakhir, dengan penetapan raperda-raperda yakni raperda tentang penyelenggaraan pelayanan publik dan raperda tentang penyelenggaraan kepariwisataan, Cellica menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran DPRD Kabupaten karawang. tentunya keberadaan raperda tersebut diharapkan dapat semakin mengakselerasi pertumbuhan sumber daya manusia yang handal dan kreatif dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten karawang. (maya/bas/adm)

 

Karawang Humas

Sebanyak 36 Ribu Peserta Jaminan Kesehatan Daerah ( Karawang Sehat ) Kabupaten Karawang telah diintegrasikan ke menjadi peserta Kartu Indonesia Sehat, Proses integrasi Jamkesda sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Simbolis Kartu Indonesia Sehat diserahkan oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, pada Rabu (20/4) bertempat di Desa Duren Kecamatan Klari.

Dalam Sambutannya Bupati Karawang, menurut data yang didapat dari BPJS Kabupaten Karawang 70 % Penduduk Kabupaten Karawang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan atau program JKN ( Jaminan Kesehatan Nasional ). Diharapkan Masyarakat Kabupaten Karawang dapat mencapai 90 % lebih terdaftar sebagai peserta. Saat ini terdaftar 1,6 juta jiwa dari 2.3 juta jiwa yang ada itu dalam jangka waktu 2 tahun 3 bulan BPJS dibentuk. Kepada masyarakat yang hadir pada prosesi ini, ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Karawang yang masuk pada 100 hari Kerja Bupati Wakil Bupati Cellica Jimmy. Perlu diketahui badan JKN atau BPJS terkenalnya Lakukan pendataan ini menggunakan database yang akurat. Pelayanan Kesehatan di Karawang akan terus di tingkatkan, Pelayanan aparatur Desa semisal Kades yang tidak berikan mobil Pelayanan akan berhadapan dengan Bupati Karawang masyarakat dapat laporkan kemudian bila menemukan Rumah Sakit yang mempersulit juga dapat laporkan ke pemkab. Balik lagi mengenai kartu ini dengan adanya asuransi ini di himbau kepada masyarakat Kabupaten Karawang lakukan PHBS ( Pola Hidup Bersih dan Sehat ), sebanyak apapun harta semisal orang kaya bila sedang berusaha sembuh berobat akan habis dengan menjual asset. Maka hindari itu terjadi. Jaga kesehatan atur pola hidup dengan pola makan dan pola tidur olahraga rutin.

Lebih lanjut Teh Cellica mengatakan Pemerintah Daerah turut menyambut baik atas kegiatan ini. hal ini karena sangat relevan dengan keinginan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, maupun untuk meningkatkan penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas. terlebih permasalahan di bidang kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus menjadi salah satu indikator utama dalam pengembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Karawang.

Terakhir, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan “terima kasih” dan “penghargaan yang tinggi” kepada jajaran dinas kesehatan Kabupaten Karawang, mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Karawang. Pada kesempatan ini juga kepada jajaran Puskesmas bahwa tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Karawang berikan pelayanan prima, perlahan sarana prasarana juga akan ditingkatkan maka harus disertai dengan kinerja yang baik, bila ada ditemuka pasien yang seperti di desa Kutanegara ma Wacih jangan ada kesan Pemkab kecolongan, Dinkes harus sigap melaporkan segala hal tentang kesehatan atau warga yang ada di Kecamatan daerah daerah pelosok. Dengan begitu Pemkab dalam hal ini Dinkes selalu berikan pelayanan dengan perhatian yang sungguh sungguh.

Bupati Karawang dalam kegiatan ini hadir bersama Kepala Dinkes Kabupaten Karawang,Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Disdukcatpil, Kepala BPJS Region V Jawa Barat dan para Camat se-Kab Karawang. Usai ceremony berakhir antara Bupati Karawang jajaran Pemkab Karawang dan Jajaran BPJS adakan press conference dengan media cetak dan Televisi digelar dengan konsep Tanya jawab dari masyarakat kepada Bupati Karawang mengenai berbagai keluhan pelayanan Kesehatan. ( adm/bas)

Karawang sinarindonesia

Sebanyak 36 Ribu Peserta Jaminan Kesehatan Daerah ( Karawang Sehat ) Kabupaten Karawang telah diintegrasikan ke menjadi peserta Kartu Indonesia Sehat, Proses integrasi Jamkesda sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Simbolis Kartu Indonesia Sehat diserahkan oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, pada Rabu (20/4) bertempat di Desa Duren Kecamatan Klari.

Dalam Sambutannya Bupati Karawang, menurut data yang didapat dari BPJS Kabupaten Karawang 70 % Penduduk Kabupaten Karawang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan atau program JKN ( Jaminan Kesehatan Nasional ). Diharapkan Masyarakat Kabupaten Karawang dapat mencapai 90 % lebih terdaftar sebagai peserta. Saat ini terdaftar 1,6 juta jiwa dari 2.3 juta jiwa yang ada itu dalam jangka waktu 2 tahun 3 bulan BPJS dibentuk. Kepada masyarakat yang hadir pada prosesi ini, ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Karawang yang masuk pada 100 hari Kerja Bupati Wakil Bupati Cellica Jimmy. Perlu diketahui badan JKN atau BPJS terkenalnya Lakukan pendataan ini menggunakan database yang akurat. Pelayanan Kesehatan di Karawang akan terus di tingkatkan, Pelayanan aparatur Desa semisal Kades yang tidak berikan mobil Pelayanan akan berhadapan dengan Bupati Karawang masyarakat dapat laporkan kemudian bila menemukan Rumah Sakit yang mempersulit juga dapat laporkan ke pemkab. Balik lagi mengenai kartu ini dengan adanya asuransi ini di himbau kepada masyarakat Kabupaten Karawang lakukan PHBS ( Pola Hidup Bersih dan Sehat ), sebanyak apapun harta semisal orang kaya bila sedang berusaha sembuh berobat akan habis dengan menjual asset. Maka hindari itu terjadi. Jaga kesehatan atur pola hidup dengan pola makan dan pola tidur olahraga rutin.

Lebih lanjut Teh Cellica mengatakan Pemerintah Daerah turut menyambut baik atas kegiatan ini. hal ini karena sangat relevan dengan keinginan pemerintah daerah, khususnya dalam upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, maupun untuk meningkatkan penyediaan layanan kesehatan yang berkualitas. terlebih permasalahan di bidang kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus menjadi salah satu indikator utama dalam pengembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Karawang.

Terakhir, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan “terima kasih” dan “penghargaan yang tinggi” kepada jajaran dinas kesehatan Kabupaten Karawang, mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Karawang. Pada kesempatan ini juga kepada jajaran Puskesmas bahwa tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Karawang berikan pelayanan prima, perlahan sarana prasarana juga akan ditingkatkan maka harus disertai dengan kinerja yang baik, bila ada ditemuka pasien yang seperti di desa Kutanegara ma Wacih jangan ada kesan Pemkab kecolongan, Dinkes harus sigap melaporkan segala hal tentang kesehatan atau warga yang ada di Kecamatan daerah daerah pelosok. Dengan begitu Pemkab dalam hal ini Dinkes selalu berikan pelayanan dengan perhatian yang sungguh sungguh.

Bupati Karawang dalam kegiatan ini hadir bersama Kepala Dinkes Kabupaten Karawang,Kepala Dinas Sosial, Sekretaris Disdukcatpil, Kepala BPJS Region V Jawa Barat dan para Camat se-Kab Karawang. Usai ceremony berakhir antara Bupati Karawang jajaran Pemkab Karawang dan Jajaran BPJS adakan press conference dengan media cetak dan Televisi digelar dengan konsep Tanya jawab dari masyarakat kepada Bupati Karawang mengenai berbagai keluhan pelayanan Kesehatan. ( adm/bas)

Karawang, Sinar indonesia

Ribuan official dan peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 34 tingkat Provinsi Jawa Barat, mengikuti pawai Ta'aruf yang dimulai dari Masjid Agung di Jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya dan finish di Tugu Asmaul Husna, pada Minggu (17/4).

Peserta pawai Ta'aruf dari 27 Kota/ Kabupaten di Jawa Barat, menampilkan berbagai ciri khas daerah, dipimpin oleh kepala daerah. Termasuk salah satunya Kabupaten Karawang yang berciri khas pakaian muslim serta dikalungi dengan sorban, dan diringi oleh Drum Band Gita Bahana Juang Kabupaten Karawang.

Peserta dari Kabupaten Karawang, turut dihadiri langsung oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dan Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag, beserta Sekda Kabupaten Karawang Drs. H. Teddy Rusfendi Sutisna dan seluruh jajaran kepala OPD dan SKPD dilingkup pemerintah kota Karawang.

Pawai Ta'aruf sendiri, dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar, sekaligus memimpin rombongan peserta Pawai Ta'aruf. Kegiatan yang merupakan rangkaian kegiatan MTQ ini juga, mendapat perhatian masyarakat Kota Tasikmalaya.

Karawang, Sinar indonesia

Musabaqoh Tilawatul Qur'an Ke-34 Tahun 2016 Tingkat Provinsi Jawa Barat dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, pada Minggu (17/4) peresmian ditandai dengan menyulutkan api obor ke sumbu yang menghubungkan ke replika mushaf Al Qur'an, Gubernur Jawa Barat didampingi Ketua DPRD Jabar, Wagub Jabar, Walikota Tasikmalaya dan Panitia Penyelenggara MTQ, Ahmad Hadadi.

Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan, Lc dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Jawa Barat harus dimaknai luas. Tidak hanya perlombaan semata. Tapi lebih dari itu, menjadi ajang menggelorakan nilai Quran di Kota Santri, Tasik, khususnya, umumnya, Jawa Barat.

“Event dua tahunan ini jangan dimaknai seremonial semata. Tetapi mari jadikan MTQ Ke-34 sebagai momentum menanamkan, menggelorakan nilai Quran di Provinsi Jawa Barat,” imbaunya.

Kang Aher mengatakan MTQ memiliki makna yang baik bagi Jawa Barat. Karena perlombaan yang menggaungkan ayat-ayat Alquran baik pemahaman, penghapalan tentunya menjadi keberkahan bagi setiap orang yang membacanya, mendengarnya dan mengamalkannya.

Kemudian Gubernur berharap agar dewan hakim yang telah disumpah itu, dapat benar-benar memberikan penilaian sebaik-baiknya dan penuh obyektifitas sehingga melahirkan kontingen juara umum yang sebaik-baiknya pula. "Bahwa juara umum itu hanyalah sekedar batu loncatan saja dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengamalan al qur'an, pungkas Gubernur.

Wali Kota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman, sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Ke-34 Tingkat Jabar ini mengaku bersyukur telah diberikan kepercayaan oleh Jawa Barat menyelenggarakan MTQ. Untuk itu semoga keberkahan berada di tengah-tengah masyarakat khususnya Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah. ”Kami berusaha semaksimal mungkin semoga membawa kebahagiaan bagi kita semua,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Penyelenggaran MTQ yang juga Asisten Daerah Bidang Kesra, Ahmad Hadadi dalam laporannya menjelaskan, bahwa MTQ kali ini diikuti sekitar 1900 qori/qoriah dan akan memperebutkan 21 buah emas untuk cabang musabaqoh tilawatil qur'an tingkat dewasa, remaja dan anak-anak; hifdzil qur'an, cerdas cermat al qur'an, khotmil qur'an, dsb. Menurut Ahmad Hadadi, MTQ ke-34 ini akan berlangsung dari tanggal 17 hingga 23 April 2016.

Khusus untuk para pemenang MTQ kali ini, nantinya akan mengikuti MTQ Tingkat Nasional pada bulan Juni 2016 di Nusa Tenggara Barat, demikian pungkas Hadadi (adm/bas)

Jakarta, sinar Indonesia

Generasi Peduli Anti Narkoba baru saja di deklarasikan di jl Pekayon I pejaten barat pada jam 11.20 wib pagi tadi dalam deklarasi ini juga diperkenalkan movie 3 pilihan hidup. Yang di dukung oleh para artis artis yang senior seperti roy martin, tessy yang pernah menjadi korban narkoba. Selain itu juga di dukung oleh para artis tidak terlibat dalam penggunaan narkoba seperti Cinta laura, marsanda, cinta venelope dan lainnya.

Ketua Umum GPAN Bob Hasan mengatakan bahwa pembentiukan ini berawal dari keprihatinan dan penyuluhan tentang bahaya narkoba yang dilakukan oleh ormas Pekat tempat saya berkiprah. Lalu dibentuklah Organisasi Generasi Peduli Anti narkoba.

Sementara itu menurut pendiri GPAN ini, Brigjen Pol Siswandi mengatakan tadinya namannya Gerkan Artis Peduli narkoba, tetapi ketika didaftarkan pada menkumham, tidak boleh ada nama gerakan. Maka dirubahlah menjadi Generasi Peduli Anti Narkoba(GPAN)..

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth