You are here: HomeNasional"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

Published in Nasional
Written by  08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelabuhan induk Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau rusak parah dibuat kapal tagbod PT. Sumatera Riang Lestari (SRL) pada tahun 2015 sampai sekarang awal maret 2016 tidak ini di ganti rugi, Padahal yg dirusak adalah pelabuhan yang dibangun dengan dana APBD Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

"Jika begini terus tentu masyarakat yang memanfaatkan pelabuhan induk Desa Titi Akar tersebut sebagai lokomotif ekonomi dan pintu gerbang masuk lalu lalang khususnya masyarakat Desa Titi Akar tidak dapat digunakan lagi dengan masimal," demikian disampaikan Kepala Desa Titi Akar Sukarto kepada Sinar Indonesia (sindo).

Lebih lanjut disampaikannya, "Kami bersama warga di Desa Titi Akar ini berharap kepada semua pihak terkait agar dapat membantu, terutama pihat PT SRL yang telah mengakibatkan rusak parahnya pelabuhan induk kami. Kalau sudah begini, tentunya mereka sudah melanggar pasal 33 ayat 1, 2 dan 3, sementara kami yang tinggal di desa tentu hanya bisa membayangkan jangan sampai berfikiran siapa yang kuat dengan uang yang banyak itulah yang menang, bisa melakukan seenaknya terhadap desa kami, sehingga kami orang kecil terus jadi tumbal bagi mereka yang punya uang, apalagi menganggap sepele desa kami, buktinya sampai saat ini tidak ada penyelesaian akibat ulah kapal PT besar itu, ujarnya kesal yang diamini warga setempat.

Ditambah lagi, "Sebenarnya banyak sekali PT Besar itu memanfaatkan wilayah hukum daerah otonom Desa kami, akan tetapi selama saya menjabat Kepala Desa tidak ada sedikitpun bantuan PT tersebut kepada warga kami, malah sebaliknya membuat resah masyarakat dan bahkan jaring nelayan kami pun terlanggar tidak mau mereka bayar, akibat ponton mereka yang membawa kayu di perairan wilayah kelompok nelayan kami yang hanya mengharapkan mencari ikan di laut," tandasnya.
 
Harapan kami, lanjut Tokoh Muda Rupat Utara ini, "Kami berharap dan minta kepada pihak terkait agar diganti dengan dibangunnya kembali seperti pelabuhan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," pintanya.

sementara itu, pihak PT SRL dikomfirmasi dan dihubungi via selulernya mati hingga saat ini.***

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

save earth