You are here: HomeNasionalEks TKW Timteng Lumpuh, Butuh Perhatian Pemerintah

Eks TKW Timteng Lumpuh, Butuh Perhatian Pemerintah

Published in Nasional
Written by  15 November 2017

INDRAMAYU – Sinar Indonesia.

Akibat terjatuh dari tangga saat kerja di Qatar 9 tahun lalu, Itati (32) warga Desa Sukaurip Blok Kunir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, kini lumpuh.
Penderitaan Itati semakin lengkap, karena suaminya yang diharapkan bisa menafkahi dan mengurusnya ternyata telah kawin lagi. Itati tidak di cerai oleh suaminya dan ia hanya bisa pasrah dan sedih dengan keadaan itu.
” Kadang aku sedih dengan keadaanku ini. Tidak ada yang menafkahi, walaupun saya belum di cerai dia sudah kawin lagi, kawin sirri, ” kata Itati, Kamis, (9/11).
Hasil dari pernikahannya Itati dikarunia seorang anak laki-laki yang kini sedang menempuh sekolah tingkat pertama. Segala kebutuhan sekolah anaknya di tanggung oleh kakek dan tante dari pihak suami. karena suaminya tidak memberikan biaya sekolah buat anaknya. Itati kini tinggal bersama ibunya yang telah usia senja.
Menurut Itati kebutuhan makan dan minum diberikan oleh ibunya. Terkadang teman-temannya datang menjenguk dengan memberikan bantuan ala kadarnya.
”Alhamdulillah makan dari ibu seadanya om, teman-temanku juga ada yang memberikan sumbangan, Alhamdulillah bisa buat beli pampers, ” ujarnya.
Saat ditanya apakah pernah ada bantuan dari pemerintah selama ini ?, ” Belum pernah om,“katanya.
Ia menambahkan pernah ada LSM yang datang ke tempat tinggalnya memberikan bantuan kursi roda dan ada juga dermawan yang datang memberikan bantuan.
”Ada kang Asef Saefullah itu satu desa dengan saya, katanya dari LSM (Gantara_red) apa saya lupa itu memberikan kursi roda om, Alhamdulillah, dia sering kesini, ” ujarnya.
Dijelaskan Itati ia berangkat ke Qatar pada tahun 2009, di tahun tersebut saat ia bekerja terjatuh dari tangga. Dari hasil pemeriksaan diketahui tulang belakangnya patah dan syaraf tulangnya terjepit.
Itati akhirnya dioperasi dan diberikan pen didalam tubuhnya, namun karena pengobatannya yang tidak tuntas, di Indonesia ia mengalami kelumpuhan. Ia berada di Qatar selama 3 tahun. Dan kini ia hanya bisa pasrah dan berharap kepada pemerintah agar memberikan perhatian dan perduli dengan dirinya.; K Nurul Afni

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

save earth