You are here: HomeNasionalUsut Tuntas Kasus E-KTP dI PNRI, Non Aktivkan Direksinya

Usut Tuntas Kasus E-KTP dI PNRI, Non Aktivkan Direksinya

Published in Nasional
Written by  16 May 2017

Jakarta, Sinar indonesia
Ketua Presedium Aliansi Rakyat Untuk Keadilan Indonesia (ARUKI) Basynursyah, merasa prihatin terhadap kondisi bangsa ini. Banyaknya kasus-kasus korupsi yang terjadi di Negara ini, telah merusak kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga hal ini berpengaruh pada moral generasi muda calon pemimpin bangsa kedepan. Sebab hampir setiap hari para pejabat yang terlibat kasus korupsi, telah menampakkan wajah manisnya di TV, tanpa merasa bersalah, telah mengeruk uang Negara. Akibatnya Negara harus menghutang dengan menggadaikan asset-assetnya untuk pembangunan yang lainnya

Demikian halnya dengan kasus korupsi E KTP yang telah menimpa bangsa ini, bukanlah masalah biasa. Menurut perkiraan KPK dari beberapa media yang telah memberitakan, bahwa kasus korupsi E-KTP ini telah merugikan negara sebesar 2,3 triliun rupiah. Oleh Sebab itu menurut basynursyah yang juga seorang dosen diperguruan tinggi Swasta ternama di Jakarta ini mengatakan, sudah sepatutnyalah pemerintah, dalam hal ini yang diwakili oleh kementerian BUMN untuk turun tangan dengan melakukan tindakan pe non aktifkan Jajaran Direksi Perum percetakan Negara. Sebab apabila direview dari hasil laporan keuangan yang diakui oleh perum percetakan negara di tahun 2013~2014,± hanya 300M rupiah, sedangkan dakwaan KPK sebesar 1,6 Triliun rupiah yang dibayarkan oleh Disdukcapil, kepada Perum Percetakan Negara Indonesia (PNRI) pada bulan desember 2013. Maka ada sekitar 1,3 triliun rupiah selisihnya,kemana uang tersebut?
Pertanyaannya, mengapa kementerian BUMN menerima laporan keuangan perum percetakan negara yang diduga laporan tersebut dimanupulasi datanya,? .. Karena ternyata dari 2,6 Triliun rupiah ada sebesar 1,3 triliun yang mengalir ke.percetakan Negara, namun parahnya hal ini tidak diakui oleh direksi nya. Ini harus dilakukan pengusutan secara tuntas, untuk memperlancar pengusutan, maka Aliansi Rakyat Untuk Keadilan Indonesia Aliansi Rakyat Untuk Keadilan Indonesia (ARUKI) menuntut ;
1. Agar Kementerian BUMN Melakukan Non Aktif Terhadap Direktur Perum Percetakan Negara Atau Bila Perlu Pemecatan, Karena Diduga Telah Melakukan Manipulasi Data Keuangan.
2, Melakukan Langkah Cepat Dan Memperbaiki Kondisi Internal Bank Perum Percetakan Negara Dari Beberapa Pihak Ataupun Oknum Oknum Yang Ingin Menghancurkan Perum Percetakan Negara Sebagai Bentuk Komitmen Bahwa Kementerian BUMN Ikut Mendukung KPK Menuntaskan Kasus Korupsi E.KTP Sampai Ke Akar Akarnya.
Kami Dari Aliansi Rakyat Untuk Keadilan Indonesia (ARUKI) Tidak Ingin BUMN BUMN Menjadi hancur oleh Kepentingan Busuk Para Oknum Atau Pejabat, Serta Anggota Dewan yang Terlibat Dugaan Kasus Korupsi E-KTP Dan Kepentingan yang Ingin Merampok Bangsa Ini dari Kasus Dugaan Mega Korupsi E-KTP. Kami Menduga Bahwa Pejabat - Pejabat Ataupun Eks Pejabat Di Perum Percetakan Negara Banyak yang terlibat Kasus Mega Korupsi E KTP Ini. Kami Meminta Pihak KPK Memeriksa Perum Percetakan Negara Secara Intensive Karena Disinyalir Aliran Dana Mega Korupsi E-KTP Didistibusikan Dari Percetakan Negara Selaku Ketua Konsorsium Pemenang Tender E-KTP tersebut. demikian ketua Presedium Aliansi Rakyat Untuk Keadilan Indonesia (ARUKI), dalam press realisnya (01)

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

save earth