You are here: HomeEkonomiBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Riau. Sinar indonesia
" kejadian apa saja , tidak dapat disimpan ,jika ditelusuri pasti ketahuan"
Inilah motto Penyidik. " Penyidik Sakti, Indera Waspada "
Awal kejadian th 1964 janda Abd Syukur ,PUTI SARI dari Lintau melakukan gugatan sebidang tanah jalan Padang Terubuk(sekarang jalan Riau).sampai sekarang masih dalam sengketa (2016) sudah 52 tahun .
Puti Sari tidak ada anak (ahli waris),yang ada adalah anak angkat keturunan Cina bernama Nikmah (popy) Sekarang tanah menang perkara hendak dikuasai oleh Nurbaity anak Nikmah.
Keluarga jauh Puti Sari Di Lintau memberikan keterangan th 2007 bawa Puti Sari meninggal di Tampan dalam sakit Stroke tahun 1987 dan dikebumikan di Lintau setelah minggat(bentrok dengan anaknya) dari rumah Nikmah dan hartanya diambil semuanya oleh anak angkatnya.
Terbetik berita bahwa Puti Sari pinjam Uang ongkos perkara dari Nikmah dan Nikmah.
Puti Sari tidak mampu mengembalikan uang ongkos perkara ,inilah hal awal kejadian Puti Sari minggat.
Pada tahun 1982 Nurbaty buat surat ternyata surat dibuat tanpa sepengetahuan Puti Sari (surat keputusan Mahkamah Agung No.1460K/Sip/1974 tgl 24 September1978 dan Surat ganti rugi th 1954 an.Abd.Syukur ada pada Puti Sari).
Nasib Sial dan kualat sertifikat terdapat kesalahan tertulis PUTRI SARI.(Shm 789).dan satu lagi dibuat an NIKMAH yang tidak ada kaitannya dengan Putusan Mahkamah Agung RI.
kedua sertifikat 789 dan 788 adalah FIKTIF.
Pada tahun 1987 Nurbaity Aw membalikan nama sertifikat Shm 789 an .Nurbaity Aw cs dan Shm 788 an.Andi Nizam Maas.
Jadi fakta Putusan Mahkamah Agung RI tidak ada sertifikat di terbitkan an.PUTI SARI.
Karena kedua sertifikat 789 dan 788 hasil rekayasa Nurbaity tidak berani menguasai tanah jalan Riau 91 tsb.
Pada tahun 2001 direncanakan bikin Ruko dan dilakukan blokir Sertifikat dan penanguhan IMB .
Pada tanggal 13 November 2012 Nurbaity Aw melakukan transaksi mempergunakan sertifikat fiktif kepada Jos Budiutomo Hadi di Notaris Yan Merry Rozalinda Jalan Dahlia
Pekanbaru.dan sertifikat 789 yang dibeli Jos dikatakan hilang dijadikan SHM 1200.maka terjadilah sertifikat BODONG.

Karawang, sinar indonesia
Peringatan Hari Krida Pertanian ke-44 tingkat provinsi Jawa Barat bisa menjadi momentum dalam menyelesaikan permasalahan kesejahteraan petani dan nelayan di daerah dalam menyokong ketahanan pangan nasional.
Jawa Barat merupakan sumber pangan terbesar di Indonesia. Namun hal tersebut belum sama sekali berdampak terhadap kesejahteraan dan ketahanan keluarga petani dan nelayan. “Ada yang salah terhadap tata kelola dalam sistem pengelolaan dan tata niaga pangan”.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat pada pembukaan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-44 Tingkat Provinsi Jawa Barat yang bertempat di Kampung Budaya Desa Wadas Kecamatan Tekujambe Timur, pada Kamis (2/6).
Dalam mengatasi permasalahan dunia pertanian dan nelayan tentunya ada identifikasi masalah dan penguatan validasi data yang akurat, untuk mengukur perlu data yang akurat bagaimana keadaan pertanian, stok pangan dan ekonomi.
“Data valid mengenai ketersediaan pangan harus ada. Hal ini perlu mengingat sering terjadinya spekulasi atau kesalahan data pangan di Indonesia”, ujar Deddy saat memberikan sambutan.
Selain itu, pada peringatan HKP ini bukan hanya menjamin ketersediaan pangan kemudian meningkatkan motivasi dan kemampuan di para petani, tapi juga Krida Pertanian juga dimaknai sebagai upaya menghadirkan ketahanan keluarga para petani, para nelayan di Jawa Barat.
“Kekayaan sumber daya alam yang melimpah, hal ini harus memberikan dampak terhadap ketahanan pangan keluarga”. Ujar Netty Prasetyani Heryawan sebagai Ketua Forikan Provinsi Jawa Barat pada saat memberikan sambutannya.


Sejalan hal tersebut, Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana menyampaikan bahwa, Kabupaten Karawang tetap mempertahankan sebagai lumbung padi Jawa Barat dan sebagai pusat ketahanan pangan nasional walaupun sekarang bergeser menjadi kota industri.


Peringatan HKP kali ini di gelar mulai tanggal 1-4 Juni 2016 dengan mengambil tema “Melalui Hari Krida Pertanian ke-44 Tahun 2016 Kita Mantapkan Kelembagaan Tani-Nelayan Sebagai Mitra Kerja Pemerintah Dalam Rangka Kemandirian Pangan Menuju Kesejahteraan Petani di Jawa Barat”.
Acara tersebut berlangsung berbagai kegiatan, seperti temu wicara, pemberian penghargaan kepada para petani dan nelayan yang ada di Jawa Barat yang telah berjasa dalam membangun pertanian, perkebunan, perikanan, dan kehutanan. Selain itu, ada juga pameran agroexpo dan bazaar, juga pemecahan rekor makan ikan bersama.


Pada kesempatan tersebut hadir pula Bupati Karawang, Unsur FKPD Kabupaten Karawang, Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, perwakilan Kementerian Pertanian RI, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Barat, Kepala Bakorluh Jabar, para penyuluh, berbagai komunitas yang tergabung dalam rumpun pertanian atau Gapoktan se-Jawa Barat. (@Gala/bas)

Sinarindone Tambelang.
Warga RW 003 Desa Sukabakti mengeluhkan adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) illegal yang berada di wilayah Desa Sukawijaya, Kecamatan Tambelang Kabupaten bekasi.

Salah satu warga Kampung Balong Sambi RT 002/ RW 003 Desa Sukabakti – Kecamatan Tambelang, Siman, mengaku sangat dirugikan dengan keberadaan tempat pembuangan sampah illegal di wilayah tersebut.

 

“Gimana tidak mengeluh, baunya itu sampai ke wilayah kami (Kampung Balong Sambi RT 002/ RW 003 Desa Sukabakti.red), apalagi kalau angin dari wetan (timur), sampe mau muntah bang,” keluh Siman, Sabtu (4/6/2016) kemarin.

 

Menurutnya, sampah yang dibuang secara sembarangan itu diduga digunakan untuk pengurukan lahan garapan seseorang yang ia tidak kenal.

“Kayaknya itu buat nguruk lahan garapan, cuma saya gak tahu siapa yang punya garapan, lagian nguruk masa pake sampah harusnya pake tanah dong,” ujarnya.

 

Hal senada juga diungkapkan warga yang tidak mau disebutkan namanya, warga tersebut merasa kesal dengan oknum seseorang yang telah membuang sampah tidak pada tempatnya.

“Kalau mau buang sampah jangan di situ, kan ada tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, pikirkan dong dampak lingkungannya,” kesalnya dengan nada ketus.

Dia pun berharap kepada pemerintah setempat dan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar segera menindak tegas oknum yang mempunyai TPS illegal tersebut.

 

“Harapan saya pemerintah desa setempat dan Pemkab Bekasi dapat menindak tegas oknum yang membuang sampah sembarangan dan oknum yang punya lahan itu juga,” pintanya.

Terpisah, Kepala Desa Sukawijaya H.Harun saat dihubungi Sinarindonesia melalui telepon selulernya
dirinya mengecam tindakan orang yang membuang sampah sembarangan.

 

“Ditengah-tengah visi misi saya membangun desa, menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan asri, saya tidak ingin lingkungan desa saya kotor dan bau,” jelasnya.

Dia pun menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin atas pembuangan sampah di tempat tersebut.

 

“Saya tidak pernah memberikan izin pembuangan sampah di situ, dan saya sudah intruksikan kepada RT dan RW untuk memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan, dan melarang menguruk lahan garapan dengan sampah,” jelasnya. (Karnadi/Karta. Wijaya.

Friday, 10 June 2016 10:14

DUA PERAHU TIDAK BERTUAN

Sinarindonesia. Muara Gembong

Sungguh malang nasib dua perahu nelayan bantuan pemerintah yang diberikan kepada kelompok nelayan di desa Pantai Bahagia kecamatan Muara Gembong. Pasalnya kedua perahu bantuan pemerintah Kabupaten Bekasi. pada anggaran tahun 2010/2011 keaadannya sungguh memprihatinkan. Hasil pantauan Media Sinarindonesia di lokasi tersebut. perahu yang diberi nama KM Mina Azalea Terdampar di (TPI) Tempat Pelelangan Ikan di Muara Bendera dengan kondisi rusak berat dan perahu terendam hampir tak terlihat bagaikan istana ikan keropak. Sementara perahu yang satunya lagi tak jelas rimbanya.

Sinarindonesia Tambun Utara

DI duga Pemagaran Tembok Perumahan Suro Pati yang. Terletak Di kampung gabus tengah Desa srimukti. Kecamatan tambun Utara Kabupaten bekai.
Menyalahi aturan. Pagar tersebut berdiri di atas (TPT) Tembok penahan tanah kali dalam.Yang seharu‎snya di luar. (TPT). Tembok Penahan tanah kali dalam.‎KARTA WIJAYA

Sinarindonesia. Tambun Utara

Buah timun suri adalah salah satu buah yang di gemari masarakat kabupaten bekasi
Saat mejelang bulan suci rahmadan atau di bulan puasa

Karawang, sinar indonesia
Ketersediaan jasa pelayanan transportasi sangat penting guna mendukung perwujudan kesejahteraan masyarakat, termasuk masyarakat di pedalaman dan terpencil. Oleh sebab itu pembangunan transportasi diarahkan untuk meningkatkan pelayanan jasa transportasi pedesaan secara efisien, handal, berkualitas, aman dan dengan harga terjangkau.
Guna meningkatkan pembangunan sektor transportasi di wilayah Kabupaten Karawang khususnya pelosok Desa, Dishub Kominfo Kabupaten Karawang menyerahkan bantuan kendaraan dinas roda empat pada apel pagi di Plaza Pemkab Karawang dan diserahkan langsung oleh Sekda Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi Sutisna, pada Senin (6/6).

Karawang, sinr indonesi

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2016, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang selenggarakan kegiatan Gerak Jalan Sehat yang diikuti oleh insan pendidikan se-Kabupaten Karawang, acara tersebut dihadiri dan dilepas oleh Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana,  di Halaman Stadion Singaperbangsa Karawang, Sabtu (14/5).

Dalam sambutannya sesaat sebelum melepas para peserta Bupati menyampaikan, sejalan dengan Visi Kabupaten Karawang Tahun 2016–2021, yaitu “Karawang yang mandiri, maju, adil dan makmur”, dengan salah satu misi-nya yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Karawang yang berdaya saing tentunya diperlukan beberapa kriteria untuk memenuhi harapan tersebut antara lain harus cerdas, berakhlak mulia dan memeiliki kesehatan yang prima, untuk itu pemerintah akan terus mendorong masyarakat meningkatkan taraf pendidikan dan kesehatan secara serius, salah satunya dengan memperbanyak olah raga yang sesuai dengan kebutuhan  fisik dan psikis kita.

Lanjutnya, “untuk itu marilah kita budayakan “tiada hari tanpa olah raga”, manfaatkan waktu setengah sampai satu jam setiap hari untuk melakukan olah raga agar badan kita tetap bugar, sehat dan prima untuk melakuka berbagai aktifitas yang positif, bermanfaat dan menunjang proses pembangunan yang sedang kita galakan, karena  pemerintah daerah saat ini terus  berupaya melakukan akselerasi pembangunan di berbagai bidang, dimana salah satu bidang yang menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Karawang saat ini adalah pendidikan”ungkapnya.

Terkait dengan bidang pendidikan di Kabupaten Karawang, menurut Bupati prioritas pembangunan diarahkan antara lain untuk penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang layak; meningkatkan cakupan dan akses pendidikan; serta meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, baik dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dari segi moralitas dan spiritual.

Membahas “wacana kritis perpanjangan masa jabatan kapolri dan stabilitas nasional” maka akan semua dimulai dari persepektif kebijakan publik. Berdasarkan teori dasar kebijakan publik bahwa suatu kebijakan adalah suatu pilihan atau keputusan yang dikeluarkan perorangan atau institusi yang mempunyai otoritas. Berdasarkan hukum di Indonesia yang memegang asas legalitas, sehingga pemegang otoritas harus diberi wewenang oleh peraturan perundang-undangan untuk mengeluarkan kebijakan publik. Berbicara mengenai jabatan kapolri yang berhak mengangkat dan memberhentikan Kapolri adalah Presiden dengan persetujuan DPR.

Karawang, sinar indonesia
Berdasarkan peraraturan menteri dalam negeri nomor 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah dan program kerja badan kepegawaian dan diklat Kabupaten Karawang tahun 2016. Pemerintah kabupaten karawang mengadakan kegiatan bimbingan teknis Pengelolaan Asset/Barang Daerah yang diselenggarakan pada hari Senin 9 Mei 2016 sampai 13 mei 2016 di Kampus Diklat Kabupaten Karawang. jl. Ciremai no.5 karang indah karawang. Yang diikuti sebanyak 40 orang peserta terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintahan Karawang.


Pada kesempatan tersebut hadir Asda III Kabupaten Karawang Drs. Ramon Laksana Wibawa, M.si, Kepala Badan Diklat Daerah Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh John. Z nasaputra selaku Kabid APD BPKP provinsi jawa barat dan para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, dan undangan
Menurut laporan yang ketua panitia pelaksana yang disampaikan oleh Drs. haryanto, MM menyampaikan tentang tujuan diselenggarakannya bintek ini, ialah untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan dan kemampuan para pengurus dan atau penyimpan barang pada organisasi peringkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten karawang, sehingga mampu melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsinya


Adapun metode pengajaran yang digunakan dalam bintek ini menurut Haryanto menyampaikan bahwa ada tiga metode yang akan digunakan yaitu teori, studi kasus dan pendalaman materi. “Metode yang akan digunakan dalam kegiatan bintek ini ialah teori, studi kasus dan pendalaman materi, adapun staf pengajar bintek pengelolaan asset/barang daerah yaitu Widyaiswara dari perwakilan BPKP provinsi Jawa Barat dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang” ujar Haryanto. (@maya/adm/bhs)

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

Polisi AS Kembali Tembak Remaja Kulit Hitam

21 February 2016

Polisi St. Louis, Amerika Serikat, ...

save earth