You are here: HomeEkonomiBasynursyah
Basynursyah

Basynursyah

Media-Sindo.com Bekasi
Sudah genap sebulan Drs. H. Dani Ramdan, M.T menjabat sebagai penjabat Bupati Bekasi menggantikan Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja yang meninggal dunia akibat terpapar covid-19.

Dani Ramdan, M.T bertugas sebagai Penjabat Bupati Bekasi sejak dilantik Gubernur Jawa Barat, Ir. Ridwan Kamil pada tanggal 22 Juli 2021 sampai berakhirnya sisa masa jabatan Bupati Bekasi pada Maret 2022 mendatang.

Apa pandangan dan harapan masyarakat Kabupaten Bekasi terhadap kinerja dan kepemimpinan Drs. H. Dani Ramdan, M.T selama 1 bulan menjabat sebagai Penjabat Bupati Bekasi ? SMSI Bekasi Raya merangkum pendapat masyarakat secara singkat seadanya.

Ketua Umum Forum Masyarakat Bekasi (FORMASI), H. Obing Fachrudin :
"Sudah sangat bagus, konsolidasi yang dilakukan terhadap semua elemen baik internal pemerintah, forkopimda, lembaga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemuka agama terfasilitasi hampir keseluruhan. Tentunya hal ini dapat menunjang kinerja pemerintah lebih baik dari sebelumnya. Masyarakat pun dapat berkomunikasi langsung terhadap Bupati nya dan pak Dani selaku Penjabat Bupati selalu dengan cepat merespon memberikan tanggapan maupun komentar".

Yosminaldi - Ketua Umum Asosiasi Praktisi HRD Indonesia (ASPHRI) & Mantan Ketua FK-HR EJIP :
"Sepertinya 1 (satu) bulan menjabat belum bisa kita berikan penilaian secara komprehensif terkait dengan kinerja beliau. Tapi yang pasti, saya melihat ada niat baik dan keinginan beliau untuk melakukan perbaikan dan langkah-langkah memajukan kesejahtaraan masyarakat Kabupaten Bekasi dengan seringnya beliau turun ke lapangan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat dan melihat langsung situasi dan kondisi masyarakat sesungguhnya. Sebagai perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), khususnya di Kabupaten Bekasi, saya mengharapkan Penjabat Bupati Bekasi Pak Dani Ramdan bisa lebih banyak mendengarkan aspirasi kaum pengusaha dan pekerja di Kabupaten Bekasi, khususnya tantangan menjalankan bisnis di era pandemi covid-19 yang meluluh-lantakkan dunia bisnis dan industri di Kab. Bekasi.

Perlu Pak Bupati untuk lebih sering mendengarkan masukan-masukan kalangan bisnis, perwakilan pekerja dan praktisi HRD agar bisa lebih memahami situasi keberlangsungan dunia industri di Kabupaten Bekasi".

Ketua umum LSM Benteng Bekasi, Turangga Cakraudaksana :
"Hingga saat ini saya masih mengamati 100 hari kinerja Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi, dan sejauh ini belum ada kerja nyata menurut pandangan saya baru hanya seremonial".

Pengusaha, H. Bobby Agus Ramdan :
"Langsung turun ke bawah merangkul semua golongan dan silaturahmi semua tokoh. Masalah jalan industri harus langsung dicor. Mohon perhatiannya pencemaran limbah di Kali Cilemahabang yang belum ditangani selama bertahun-tahun".

Kyai Soleh Jaelani, SE - Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi :
"Pendapat saya beliau bekerja sudah cukup baik merespon persoalan dengan cepat dan segera dicarikan jalan keluarnya. Saya lihat beliau terjun langsung ke lapangan dan mengeksekusi dengan baik. Adapun pengisian jabatan pada eselon dua dan memang belum terlihat, sepertinya masih perlu dicaari kapasitas dan kredibilitas pejabat tersebut untuk didudukan pada jabatan itu. Dari sosialisasi sdh cukup baik merangkul semua kelompok dan ormas serta LSM yang ada. Perlu didukung dan support agar beliau bisa lebih fokus bekerja sesuai amanah dan mengabdi. Semoga beliau tetap istiqomah dan membawa maslahah buat Kabupaten Bekasi lebih baik dan maju".

Faizal Hafan Farid - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat :
"Cara kerja pak Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi sudah cukup baik dan sesuai amanah. Pak Dani mau mendengarkan saran masukan masyarakat dan langsung meresponnya dan langsung dikerjakan jika sekiranya hal tersebut dinilai baik dan bermanfaat untuk masyarakat".

Heri Susanto - Tokoh Masyarakat :
"Memang terlalu dini untuk dapat menilai kinerjanya. Tapi kami punya harapan untuk Bupati. Sebagai pemimpin beliau, mudah-mudahan dapat dipercaya (amin), menjaga amanah (hafidz), serta profesional dalam menjalankan tugas dan kepemimpinannya (alim). Itu harapan kami, mudah-mudahan selalu dalam bimbingan-Nya. Aamiin.

Hendriyanto S.Kom M.T.I - Ketua ICMI Kabupaten Bekasi :
"Menurut saya cukup baik dengan program Bekasi Berani untuk percepatan vaksinasi di daerah bekasi dan sekitarnya sehingga memudahkan warga untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi gratis di setiap kecamatan hingga desa. Tetapi masih ada yang harus diperhatikan lagi tentang pertumbuhan UMKM agar dapat berjalan sehingga pertumbuhan ekonomi segera pulih karena dampak pandemi. Banyak sekali keluhan bagi pelaku usaha kecil jika keadaan belum berubah. Perlu adanya visi dan misi yang dapat menjadi tolak ukur untuk kemakmuran warga Kabupaten Bekasi".

H. Apud Saefudin - Ketua ormas WJI Kabupaten Bekasi :
"Sesuai amanat ketua umum, WJI akan selalu mendukung pemerintah di tingkat desa sekalipun. WJI menilai Dani Ramdan menjabat di Bekasi sudah sesuai aturan dan legal. Kami juga mendukung keputusan Mendagri untuk mengangkat Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi. Memang ada beberapa orang yang menyebut Dani Ramdan bukan orang Bekasi dan tidakspantas menjadi pemimpin di Kabupaten Bekasi, maka sebaiknya orang itu introspeksi karena selama ini yang dipaksakan untruk dilantik menjadi Wakil Bupati Bekasi justru bukan orang Bekasi.

Jauhari - Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Induk Cibitung :
"Programnya sangat bagus dan lebih bagus lagi kalau beliau bisa memperjuangkan nasib pedagang Pasar Induk Cibitung. Bila beliau mau mencalonkan sebagai Bupati, Insya Allah bisa menguasai suara".

Aep Saepulrohman - Pembina lembaga pendidikan Pondok Pesantren Attauhidiyah Shohibul Masyhad, Kec. Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi :
"Dari sekian banyak persoalan yang ada namun belum tertangani, maka Penjabat Bupati Bekaai harus jeli menginventarisasi permasalahan dengan prioritas penyelesaian hal yang terpenting dahulu. Selain fokus pada penanganan Pandemi Covid 19, Penjabat Bupati Bekaai juga harus perhatian untuk segera menyelesaikan :
1. Raperda Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang pernah dibahas harus segera di goalka, karena jumlah luas lahan pertaninan yang kian menyusut beralih fungsi.
2. Raperda RDTR turunan dari RTRW lebih detail dan mengunci, hingga saat ini nasibnya tidak jelas, harus ditindaklanjuti untuk menjadi perda, sehingga payung hukum jelas.
3. Bekasi saat ini DARURAT SAMPAH, maka harus dibuat Perda tentang sampah, didalamnya ada sangsi tegas bukan hanya denda bagi pelanggar namun juga sanksi Pidana. Volume sampah di Kabupaten Bekasi sudah memasuki kategori darurat, dalam satu hari sampah di Kabupaten Bekasi mencapai sekitar 2.200 ton perhari , namun pemerintah daerah hanya mampu mengangkut 800 ton perhari,
Lalu sisa sampah lainnya kemana? Di sungai? Di jalan? Atau dimana? Ini yang harus menjadi perhatian untuk ada solusinya.
4. Diperlukan adanya Revitalisasi 6 pasar dari 12 pasar yang ada di Kab.Bekasi. Di tahun 2014 pernah dilakukan lelang namun stagnan tanpa suatu kejelasan. Kondisinya sangat memprihatikan karena kumuh, becek hingga kerap direndam banjir.
Sudah tiga Bupati belum ada yang mampu untuk melakukan revitalisasi pasar tersebut, bagaimanapun pasar merupakan motor dari perekonomian suatu daerah. Keenam pasar yang membutuhkan revitalisasi ini yaitu : Pasar Induk Cibitung, Pasar Tarumajaya, Pasar Baru Cikarang, Pasar Sukatani, Pasar Babelan dan Pasar Kedunggede.


Sebenarnya tahapan revitalisasi itu telah dilaksanakan sejak beberapa tahun lalu melalui lelang. Tapi, ironisnya, hasil lelang tak kunjung ditindaklanjuti sehingga revitalisasi itu tak pernah terealisasi. Contohnya Pasar Sukatani yang sejak 2014 telah dilelang dan didapat pemenang tendernya tapi hingga kini pasar tak pernah dibangun, tidak ada tindaklanjutnya hingga kini.
5. Diperlukan ketegasan sikap dari Pemkab Bekasi dalam hal penanganan Pembuangan limbah cair B3 yang sembarangan, bahkan terkesan disengaja oleh pihak perusahaan nakal. Limbah cair B3 tersebut banyak yang dibuang ke aliran sungai. Gugat ke pengadilan perusahaan yg membuang limbah B3 ke badan sungai. Lakukan penutupan bagi perusahaan yang terbukti melakukannya.

H. Wirya - Wakil Ketua Umum PERSIKASI :
"Dalam sebulan ini belum ada yg dirasakan oleh masyarakat. Saya rasa mungkin karena baru satu bulan.

H. Daris - Tokoh Masyarakat :
"Ada juga nilai lebihnya. Mampu membaca masalah Arjen dan dilakukan.

Rozi - Pengurus KADIN Kabupaten :
1. Sangat tertutup terhadap informasi publik khususnya dalam hal pengelolaan anggaran refocusing dari kegiatan dan program SKPD
2. Terlalu banyak pencitraan dan retorika dari pada kerja nyata.
3. Kekosongan jabatan pada Sekda, SKPD, dan BUMD sepertinya sengaja dibiarkan sehingga penerbitan kebijakan oleh Plt pejabat yang diberikan tugas tidak memiliki kepastian hukum yang mengikat.

Uryan - Generasi Profesional :
"Sebaiknya Penjabat Bupati Bekasi segera membereskan persoalan kekosongan pejabat di Kabupaten Bekasi dan memaksimalkan pelayanan dalam penyerapan anggaran APBD Kabupaten Bekasi".

Hendro - Ketua LSM PENJARA :
"Dani Ramdan terlalu over acting, wajar saja beliau bekerja di Kabupaten Bekasi karena tugas. Buat saya masih nol terlalu banyak over acting"

H. Yaman Edi Bair - Tokoh Masyarakat :
"Harapan saya sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi, bahwa apa yang telah menjadi program kerja Bupati terdahulu dapat dilanjutkan sebagai program kerja yang tidak bisa dikesampingkan. Banyak pekerjaan rumah (PR) besar yang diemban oleh Kang Dani. Salah satunya adalah memulihkan geliat para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang sangat terdampak secara ekonomi. Perusahaan di kawasan industri berharap terciptanya kekebalan komunitas di sektor pelaku usaha industri, ini pun tantangan buat Kang Dani.

Agus Nur Hermawan - Politisi :
"Kami akan kawal dan berikan dukungan penuh untuk pak Pj. Terutama kaitan dengan penempatan pejabat sesuai dengan kompetensi".

H. Amuy - Ketua umum ormas Cakra Bekasi :
"Kami mendukung sepenuhnya Pj Bupati untuk bekerja, termasuk untuk mengisi kekosongan jabatan di Pemkab Bekasi dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi, baik para tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas, LSM, dan mahasiswa, untuk bersama-sama mendukung kebijakan Pj Bupati Dani Ramdan".

Prof. Dr. Jony Haryanto - Rektor Presiden University :
"Saya berharap semua pihak ikut menyukseskan gerakan Berani agar Kabupaten Bekasi bisa segera bangkit dan pulih dari pandemi Covid-19.”

Ahmad Fauzi, A.Md - Dirut PT Taruna Karya Sejati :
"Menurut saya Penjabat Bupati Bekasi untuk saat ini dengan jargon BERANI (Kabupaten Bekasi Berantas Pandemi) sudah sangat baik di era pandemi ini agar segera menjadi endemi. Langkah Blusukan dan undangan silahturahmi kesana sini juga sudah sangat baik dalam langkah-langkah kepemimpinan Beliau agar tidak salah dalam mengambil kebijaksanaan di masa pandemi ini, walaupun ada sebagian kelompok yang tidak menerima dengan keputusan Kemendagri terkait legalitas Penjabat Bupati Bekasi saat ini. Pak Dani juga harus segera menetapkan dan mengisi kekosongan di Kepala Dinas yang terjadi kekosongan jangan memberikan beban 1 orang memiliki 2 jabatan dikarenakan apabila terisi semuanya itu akan memudahkan Jargon BERANI. Selain itu diharapkan ada keterbukaan terkait pengelolaan anggaran pandemi ini yang sangat banyak menelan anggaran sampai anggaran dari dinas lain terpakai untuk program ini agar tidak ada kecurigaan di mata masyarakat dan para pengamat terutama di dinas yang melaksanakan kegiatan tersebut. Tolong diperhatikan dan memberikan solusi atau kebijakasanaan masyarakat dan UMKM yang terdampak PPKM yang berkepanjangan dalam menjalaninya agar tidak ada coretan didinding dengan kata "Kelaparan" karena tidak tahu kemana harus mengadu... Kurang lebihnya mohon ma'af ???????????? Selamat berjuang Pak PJ Bupati Kab. Bekasi Drs. H. Dani Ramdan, M.T untuk pemulihan ekonomi Kab.Bekasi di masa pandemi agar menjadi endemi_Bersama KADIN dan Masyarakat Kab.Bekasi Berani_Berantas Pandemi_Salam Vaksin_Masyarakat Sehat Kab.Bekasi Kuat_Salam Indonesia Sehat_Salam Sehat untuk semuanya...Aamieen..."*

* * * * *
Berikut komentar masyarakat di media sosial (nama sesuai akun medsos) :
@Sadam Putra_Alhamdulillah trima kasih pak bupati sudah mendengarkan suara kami warga pasir gombong ,sehat slalu pak bupati
@Dapurkoe99_Berita baik jadi penuh harapan utk kemajuan Kab. Bekasi
@ssyafar_Mantap, apresiasi untuk Pemkab Bekasi
@Kingkatsu_cikarang_Respect, setelah sekian purnama jalan ini, akhirnya setelah dilantik pj. bupati langsung gerak cepat Sehat2 selalu pak pj. bupati
@dilafau_Pppp hatur nuhun pak pengecoran dn perbaikan jalan2 di cikarang...joss gk cuman omdo lngsng bertindak pdhal masih menjabat... semoga amanah terus gaskeuuuun
@agam.vocadur_BarokaLLoh pak Bupati Bekasi yang super kereeen, sedikit gaya banyak bekerja itu lah Bupati Bekasi saat ini
@eryanto07_Baru ini liat Kabupaten Bekasi terus berbenah,gass terus pak bupati benahi bekasi
@yudhi_darmansyah_sarbini_Top bgt
@wahidinsupendi_Assalamualaikum
pak @ridwankamil tolong untuk PJ Bupati Kab. Bekasi bapak hj. @daniramdan0112 dilanjut kan saja jika nanti jabatannya habis , karena kinerja pak hj. Dani ramdan amanah, kerja cepat nyata, dan mendengarkan keluhan masyarakat nya@Helmi
@deniwkpf_mengomentari: saya suka dengan cara kerja bapak,kalau anggarannya dibuat untuk infra struktur jalan l. Karna yang dilihat kota bagus adalah jalan yang mulus! Lnjutkan pak
@lord_utep_menyebut anda di sebuah komentar: Nuhun pak @ridwankamil bapa gk salah pilih bupati @daniramdan0112 dy jujur dan lngsng bergerak jln dibenahi gak kyk ***(sensor)
@dinda_nra_Semoga selalu diberi keaehatan dan dilindungi segala niat baiknya pak bupati beserta jajarannya
@erusrusmana69_Wilujeng manven amanah...semoga selalu sehat,selalu dimudahkan, sukses dan berkah Aamin yaa Robbal Aalamin...

Monday, 09 August 2021 06:18

Masa Depan Dunia Ditangan Kita

 

Media-sindo.com
Jakarta 8 Agustus 2021 - Elhan Zakaria politisi muda asal sunda jawa barat, ini tiada henti dan terus menerus berinovasi dengan mengedepankan hastag sinergi dan kolaborasi dengan berbagai aliansi baik dengan tokoh masyarakat, pemerintahan, dan swasta. Sejak 2011 Elhan Zakaria adalah collateral Agent Asia-Pasifik di Nusantara Holding Consortium Ventura LTD. Sebuah perusahaan leasing Bank Instrument berdomisili di Seycheless ber-representatif kantor di Kowloon Hongkong dibawah Pengawasan BVI (Bullion Ventura International).
Pelajaran tentang P4 Public Private Partnership for People menjadi andalan utama korporasi dunia didapatkannya selama menjadi agent, sehingga dalam gerak wujud Ekonomi Pancasila terus dikembangkan di Indonesia menjadi bahan diskusi beberapa penggerak ekonomi. Sempat viral tulisannya dan menjadi bahan diskusi dengan judul “Ekonomi Kerakyatan VS Ekonomi Pancasila, cocok mana di negeri yang beranekaragam ini”.
Elhan terus berinovasi sinergi dan kolaborasi dengan banyak kalangan, juga dalam segment politik yang ia geluti. Terkadang hal ini mengecoh beberapa orang yang memang bergerak tidak ada dalam poksinya. Seprti banyaknya politisi karbitan yang menjadi haters Elhan Zakaria saat ini. Namun sebelumnya, Elhan sempat membahas itu dan tidak akan membahas soal itu lagi.
Perlu ditambahkan Elhan adalah aktivis media sosial yang terlatih dalam memainkan irama propaganda. Ditanya soal keahliannya dalam memaiinkan media, Elhan Zakaria mengatakan “saya ada production house, jadi saya bisa pegang kamera, editing, dan dramaturgi “ tagasnya. Ditanya soal media kedepan Elhan tidak berbicara banyak, namun Elhan memberikan kisi kisi ke redaktur bahwasanya Elhan dan beberapa tim sedang menyiapkan benang merah khsusus untuk portal start up yang berguna bagi generasi muda dunia. Sebuah aplikasi yang bisa lebih mengargai manusia dengan nilai yang optimal.
Elhan dan beberpa tim yang belum bisa disebutkan namanya, sedang membangun sebuah portal utama sebuah aplikasi yang update, dan jika project ini tuntas akan menjadi satu satunya developer di Indonesia yang memilikinya. Ditanya lebih lanjut elhan tidak menjawab banyak hanya sedikit meng-isyaratkan “ini pelajaran untuk semua manusia untuk bisa menghargai orang lain”, celotehnya. “Selebihnya tunggu saja nanti kami akan rilis semua setelah aplikasi itu jadi dan benar benar rilis. Didalam pengembangan developer ini, asli putra putri Bangsa Indonesia dengan melibatkan beberapa negara,sebab didalam proyek ini kami sepakat untuk mengumpulkan generasi muda se-dunia dalam satu wadah aplikasi yang saya pastikan akan menjadi portal utama, karena semua orang membutuhkan itu”, tegasnya. Ditanya soal developer dan siapa saja yang tergabung, elhan menjawab singkat “biarkan itu menjadi rahasia, yang pasti saya berharap, para Elite dan pihak pihak terkait nantinya mampu turut mendukung dan mempermudah jalan kami. Sebab proyek ini akan melebihi Decacorn dimana setiap Individu dan Bisnis yang dimilikinya menjadi satu kesatuan yang mampu dikembangkan dalam waktu yang sama dan tempat yang berbeda”, Elhan menambahkan “intinya tunggu rilis, mohon Do’a dari semuanya termasuk hari ini tanggal 8 Agustus 2021 13 Tahun yang lalu saya menikah dan usaha ini mengawali banyak hal” pungkasnya.

 

Media-Sindo.com Ogan Ilir 28 Juli 2021
Gegap Gempita Santriwan dan Santriwati Pondok Pesantren Al - Ittifaqiah Indralaya sebuah pondok pesantren entrepreneur modern yang termasuk 20 besar pesantren terbaik di Republik Indonesia, menyambut kehadrian Presiden Tani Indonesia Mayor Jenderal TNI Purnawirawan H. Tatang Zaenudin dan Jajarannya
Presiden Tani Tatang Zaenudin hadir didampingi Ketua Umum Koperasi Multidaya Nusantara Tiga Gus Robi Irawan Wiratmoko,Ketua Umum Lembaga Investigasi Negara Jef Tuwul,dalam Gelar Penanaman Perdana Bibit Padi TZ01 dan Pupuk Organik Cair MNT di pesawahan seluas 45 hektare yang disediakan oleh Mudir Pondok Pesantren Al - Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Sumatera Selatan.
Hadir sebagai tuan rumah Mudir Pesantren Al - Ittifaqiah Indralaya Drs. KH. Mudrik Qori M.A., Bupati Ogan Ilir yang diwakili oleh asisten tiga, H. Lukmansyah yang didampingi kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir Abi Bakrin. Hadir dari BNNK Kabupaten Ogan Ilir, Beberapa Tokoh Masyarakat dan Andi Sapran Putra Daerah asli Ogan Ilir yang berkiprah Di Lembaga Investigasi Negara Pusat bagian Departement Ekonomi
Kegiatan ini adalah Langkah nyata Presiden Tani Indonesia dalam Mewujudkan Indonesia Berdaulat Pangan dan Kembali Swasembada dalam mewujudkan Ekonomi Pancasila dengan gerakan nyata Ekonomi Yang Adil dan Beradab. Sesuai dengan Program Utama Presiden Tani Indonesia salahsatunya untuk membantu pemerintah Republik Indonesia dalam hal Kesejahtraan Rakyat Nasional
Elhan Zakaria Sekretaris Jenderal Petani mengatakan Kegiatan ini mengikuti Protaf Covid-19 dan mengingatkan Santri dan Santriwati calon Pemimpin Masa Depan untuk Tidak sungkan bertani serta mengajak seluruh aliansi masyarakat tani satu komando bersama presiden tani Indonesia Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin.
Kegiatan ini adalah Langkah nyata Presiden Tani Indonesia dalam Mewujudkan Indonesia Berdaulat Pangan dan Kembali Swasembada. Mewujudkan Ekonomi Pancasila dengan gerak nyata Ekonomi Yang Adil dan Beradab satu Langkah pasti weujudkan Indonesia Swasembada dan Berdaulat Pangan. Tujuan besar utama tak lain adalah untuk membantu pemerintah Republik Indonesia dalam hal Kesejahtraan Rakyat.
Dalam Sambutannya Direktur Lembaga Pengembangan Bisnis Al-Ittifaqiah Indralaya, yang saat ini menjabat di Departemen Ekonomi Lembaga Investigasi Negara Andi Sapran yang juga Putra Daerah Asli Ogan Ilir menyampaikan bahwasanya sinergi dan kolaborasi dalam tujuan mulia mencetak jutaan pengusaha baru adalah menjadi Program Nasional, dan menjadi tanggung jawab bersama.
Elhan Zakaria Sekretaris Jenderal Petani atau Penyangga Tatanan Negara Indonesia mengajak seluruh generasi muda Bangsa Indonesia untuk terus menanam padi, satu Langkah nyata dalam mendukung Program Nyata Presiden Tani Indonesia Mayor Jenderal TNI (Purnawirawan ) H. Tatang Zaenudin dalam mewujudkan Indonesia Swasembada dan Berdaulat Pangan
Mengekpresikan kebahagiaan Presiden Tani Indonesia Mayor Jenderal TNI Purnawirawan H. Tatang Zaenudin melempar satu baju Presiden Tani Indonesia, Baju yang dikenakannya..
Moment ini menjadi pertanda bahwa suatu hari di beberapa bulan kemudian Inshaa Allah, Presiden Tani Indonesia Tatang Zaenudin dan Tim akan Kembali Ke Ogan Ilir untuk Panen Raya.
Mari kita dukung terus, Langkah nyata Seorang Purnawirawan Mayor Jenderal TNi, mantan Deputy Basarnas , Mantan Dan Kopasus, yang hari ini masih aktif sebagai Ketua Dewan Pembina lebih di 200 organisasi masyarakat, Tatang zaenudin support Pemerintah dalam Mensejahterakan Rakyat Indonesia.
Presiden Tani Indonesia Mayor Jenderal TNI Purnawirawan H. Tatang Zaenudin menutup sambutan dan arahan dan mengatakan mari kita sinergi dan kolaborasi untuk wujudkan Indonesia beradulat pangan dan swasembada dengan begitu , Indonesia menjadi mercusuar dunia.

mea-Sindo.com PANDEGLANG–

Walau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Pandeglang diundur. Tetapi para Kepala Desa (Kades) yang mendaftar kembali dan sudah ditetapkan sebagai Calon Kades (Calkades), tak bisa menyabut cutinya hingga masa jabatan habis.

Data yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang, tercatat total incumbent atau Kades petahana yang menyalonkan kembali ada 151 orang. Namun karena satu orang meninggal dunia, kini totalnya ada 150 orang.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (pemkesra) Setda Pandeglang, Ramadani menegaskan, para Kades Petahana yang menyalonkan kembali di Pilkades Serentak, wajib cuti dimulai ditetapkan sebagai Calkades.

“Cuti Kades sesuai dengan PP Nomor 43 Tahun 2014, Permendagri Nomor 112 tahun 2014, Perda Nomor 1 Tahun 2015, Perbup Nomor 7 Tahun 2021. Jadi ketentuannya, Kades itu wajib cuti setelah ditetapkan sebagai calon. Mereka sudah cuti, terhitung 2 Juli 2021 (ditetapkan calon,red),” kata Ramadani, saat wawancarai di lingkungan Setda Pandeglang, Kamis (8/7/2021).

Walau saat ini Pilkades diundur, sesuai keempat peraturan tersebut, Calkades Petahana cutinya tetap berlaku dan tidak bisa dicabut, sampai Pilkada selesai dan masa jabatan habis.

Bahkan, 150 orang Calkades Petahana yang tersebar di 32 Kecamatan itu, tak punya kewenangan apapun. Karena saat ini, terhitung dari 2 Juli 2021 laluy jabatannya sudah digantikan oleh Pelaksana harian (Plh) Kades.

“Diserahkan ke Sekretaris Desa (kewenangannya), sebagai Plh Kades. Soal apakah diperbolehkan kewenangan pencairan Dana Desa (DD) oleh Plh, kami sedang berkoordinasi dengan Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri,” tambahnya.

Menurutnya, kalau berkaitan dengan pelayanan dan administrasi lainnya, Plh diperbolehkan. Hanya itu saja (pencairan DD), yang masih diragukan.

“Makanya kami bersurat resmi ke Kementerian Dalam Negeri,” tandasnya.

Masa jabatan Kades di 207 Desa yang melaksanakan Pilkades itu, habisnya pada 27 Juli 2021. Jadi, terhitung dari tanggal 2 – 27 Juli 2021, para Calkades incumbent bakal cuti, sampai masa jabatan habis. Karena tahapan Pilkades diubah.

“Nanti, kami (Pemkab,red) Pandeglang melalui Keputusan Bupati akan menetapkan pemberhentian Kades. Karena masa baktinya sudah habis,” tandasnya lagi.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pemdes DPMPD Pandeglang, Asep Permana menambahkan, petahana yang sudah ditetapkan Calkades itu ada sebanyak 151 orang. Namun saat ini, petahana tersisa 150 orang, karena satu orangnya telah meninggal dunia,

“Ya, ada 151 orang petahana yang nyalon lagi. Tapi sekarang berubah lagi, jumlahnya menjadi 150, karena meninggal satu orang. Begitu juga Pilkades yang tadinya dilaksanakan 207, sekarang hanya diikuti 206 Desa saja, sebab di satu Desa (Mogana, Kecamatan Banjar,red) hanya ada dua calon. Sedangkan satu calonnya meninggal dunia. Jadi otomatis tak bisa melaksanakan Pilkades,” paparnya.

Asep juga mengatakan, sesuai peraturan yang berlaku, kaitan cuti Calkades petahana tetap harus dilaksanakan dengan masa waktu cutinya sampai dengan habis masa jabatannya.

“Habisnya masa jabatan Kades, nanti ditetapkan oleh Keputusan Bupati. Sambil menunggu kebijakan lebih lanjut, apakah harus ada Pjs Kades atau tetap lanjut oleh Plh Kades, nanti akan kami bahas kembali,” imbuhnya. * Ferry

MEDIA -SINDO.com.PANDEGLANG –

Calon Kepala Desa (CalKades) Desa Bangkuyung .Kecamatan Cikedal Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, Sederhana dan bersahaja serta memiliki sikap kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, menjadi alasan .Warga masyarakat , Desa Bangkuyung mendorong ASEP Setiawan.S kom. untuk mencalonkan Kades pada Pilkades serentak priode 2021-2027 yang akan digelar awal bulan Agustus 2021 mendatang.

“ Asep Setiawan.S KOM, selaku warga biasa di Desa Bangkuyung Kecamatan Cikedal , itu memiliki jiwa sosial yang tinggi dan bermasyarakat. “ Bahkan ia tak sungkan untuk kelapangan atau ke jalan jika ada hal-hal yang bersifat urgensi dengan urusan warga masyarakat.

Terkait hal tersebut, Asep Setiawan.S KOM. “ ia mengatakan, bahwa dirinya bertekad berkeinginan untuk mencalonkan Kades, tetapi itupun harus didorong dan diberikan amanat oleh warga,masyarakat Bangkuyung.maka dirinya siap untuk yang Muda waktunya mengabdi dan menjalaninya terlepas dengan segala konsekwensinya.

Saya berkeinginan untuk itu (mencalonkan Kades), akan tetapi masyarakat yang mendorong untuk maju di Pilkades. Ketika amanat ini disambangkan kepada saya.” Artinya sebagai muslim harus menjalaninya, masalah hasil dan tidak, saya serahkan kembali semuanya kepada Allah SWT.”
.
Sementara mengenai persiapan untuk pencalonan, Asep Setiawan S KOM. “ mengakui saat ini sedang berusaha mempersiapkan langkah untuk kedepan, dirinya masih fokus menjalani tahapan untuk selanjutnya sebagai Calon.

“Hal ini dilakukan rasa kepedulian terhadap sesama, juga rasa tanggungjawab sebagai Calon diwilayah Bangkuyung.” ungkapnya.

Lebih lanjut Ia menambahkan, apabila masyarakat mengamanahkan kepada dirinya untuk jadi Kades di Bangkuyung nanti, dirinya akan menjadikan Desa Bangkuyung Berkah dan ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

“Mengembalikan Desa Bangkuyung kearah lebih baik lagi dari sebelumnya, ini keinginan dan harapan saya kelak tidak kurang dan lebih.” Pungkasnya. *(Ferry)

Jakarta, media-sindo.com
Pada hari Kamis 24 Juni 2021 yang lalu telah diamankan simpatisan massa yang menghadiri sidang putusan Moh. Rizieq Syihab bin Husein Syihab di pengadilan negeri jakarta timur, adapun hasil pendataan di Mapolres Jaktim secara keseluruhan berjumlah 131 Orang terdiri dari 121 Orang Laki-laki dan 10 Orang Perempuan dengan rincian sbb :

Pukul 01.25 Wib Massa Dari Bogor 10 Orang

1. SOPYAN JAMIL, Sukabumi 3 Okt 1994, Islam, Wiraswasta, Alamat Kp. Pagelaran
Rt. 03/01 Kec. Purbaya Kab. Sukabumi.
2. ANGGA GOFARANA, Bogor 05 Nov 1995, Islam, Wiraswasta, Alamat Kp. Mekar Jaya Rt. 03/07 Giri Mulya Bogor.
3.RAGIL AGUSTIAN (Sopir), Bogor 10 Agt 1988, Islam, Alamat Cilendek Timur Rt. 04/02 Bogor.
4. RAHMAN FIRMANSYAH, Bogor 6 Mar 1991, Islam, Alamat Kp. Bojong Rt. 04/01 Kp. Jambu Bogor.
5. NANDI, Bogor 27 Jul 1984, Islam, Alamat Kp.Pabuaran Semper Desa Giri Mulya Rt. 04/08 Bogor.
6. MAKMUR, Bogor 16 Feb 1982, Islam, Alamat Kp. Pabuaran Semper Rt. 01/08 Giri Mulya Bogor.
7. MUHAMAD AGUNG BUDI (Sopir), Jakarta 27 Agt 1985, Islam, Alamat Gudang Air Rt 015/02 Kel. Rambutan Kec. Ciracas Jaktim.
8. MUHAMAD AL RIFAL, Bogor 17 Jun 1995, Islam, Alamat Kp. Cikampak Rt. 03/06 Bogor.
9. ADI JUSNADI, Bogor 19 Agt 1981, Islam, Alamat Kp. Babakan Rt. 03/03 Cigombong Bogor.
10. ANWAR SADAT, Bogor 17 Des 1983, Islam, Alamat Cibuntu Rt. 04/01 Ciampea Bogor.

Pukul 03.00 Wib Massa Dari Tangerang 11 Orang

1. JOHANES , Tangerang 25 - 5 – 2005, Putus Sekolah, Gg Haji mustofa Kel Poris Gaga Tangerang.
2. JIDAN RAMADHAN, Tangerang 15- 2 – 2005, Pelajar, Jl. Maulana Hasanudin.
3. TIRTA, Tangerang 15 - 2 – 2006, Pelajar, Jl. KH. Hasanudin cempedak.
4. ARIFIN A, Demak 28 - 5- 2005, Pelajar, Jl. Maulana Sumbing Cipondoh Tangerang.
5. MUHAMMAD ABIAN, Tangerang 6 mei 2006, Pelajar, Jl. Maulana Hasanudin Rt3/6 Cipondoh Tangerang.
6. RENALDI, Jakarta 16 - 4 – 2006, Pelajar, Jln Maulana Hasanudin rt 7/9 Poris Tangerang.
7. FAUZAN AN JINLAN, Tangerang 17 02 2004, Pelajar, Kp. Pipihan, Tangerang.
8.M. ADITYA, Bogor 18 - 09 – 2001, Pedagang, Gg. Deplu Pamulang timur Tangsel.
9. MAHMUD SALAM, Bogor 05 09 – 1997, Guru Ngaji, Kp. Cikempong Rt 01 /09 Cibinong
10. M. FAHMI, Tangerang 07 - 04 – 2003, Guru Ngaji, Kp Lengkong gudang timur Rt 01 / 02.
11. ASMADI, Tangerang 07 - 08 – 2000, Guru Ngaji, Kp. Cilalong Rt 04 /05 Tangerang.

Simpatisan Wilayah Bekasi Kabupaten 9 Orang

1.ALDIANSAH, Bekasi 7 - 12 – 2005, Pelajar, Pulo Kecil. Rt 4 /4 Cikarang.
2. MUHAMMAD SAURIL, Cikarang 14 - 8 – 2006, Pulo pisang Rt 01/2 Cikarang.
3. M. INDRA SAPUTRA, Cikarang 26 - 2 – 2006, Pelajar, Jl. Alhuda kp Ceger rt 4/3 Cikarang.
4. ERDE TUBAGUS I, Bekasi 18 - 12 – 2005, Pelajar. Kp. Gardu sawah Rt 3/1 Cikarang Barat.
5. RIKO WIJAYA, Bekasi 19 - 10 – 2005, Pelajar, Kp Pulo Kecil. Rt 04/4 Cikarang Sukatani.
6. ARMAN MAULA, Bekasi 8 - 5 – 2008, Pelajar, Kp Pulo Poncol Rt 1/2 kel Karang anyar Cikarang.
7. AHBIB, Tangerang 28 - 9 – 2005, Pelajar, Kp Baru Rt 4 /2 Cikarang Utara.
8. ROMDON HIDAYAT, Bekasi 20 - 10 - 2005, Pelajar, Kp Baru rt 4 / 2 Cikarang Utara.
9. AGUNG ILHAM S, Bekasi 5 - 3 – 2008, Pelajar, Kp Bulak mangsa Kel Suka Asin Cikarang Utara

Simpatisan Wilayah Munjul Jaktim

1. DADI SUDRAJAT, Jakarta 27 - 4 – 1974, Pedagang, Komplek Polri Munjul, Jl. Bhayangkara 2 Rt 01/03 no 23 Cipayung Jakarta Timur.

Simpatisan Lebak Banten 9 Orang

1.M. JIBRIL. H. BAYAN, Bekasi 21 - 04 – 2001, SOPIR, Malingping Kp polotot Rt 6 /01 Lebak, Banten
2. ADJI WAHYU. H, lebak 23 - 11 – 2000, Jaga Toko, Kp. Nambo, Malingping, Lebak
Banten.
3. MUHAMMAD RIVAI, Lebak 03 - 04 – 2001, Pelajar, Kp. Sukasari Desa Pagelaran
Malingping lebak Banten
4. M FEBI FIRMAN SAH, Lebak 12 - 05- 1998, Pedagang, Desa Rahong kec Malingping Lebak Banten.
6. JUNAEDI, Lebak 14 - 05 – 2003, Pelajar, Kp. Cikoranji Rt 09/ 05
7. kec. Malingping Kab Lebak. Banten
8. PANDU, Lebak 22 - 06 – 2000, Kp. Kaum rt 08/05 kec. Malingping lebak Banten
9. M. DAYAT, Lebak 8 - 06 – 2005, Wiraswasta, Kp Gembrong. Rt 01/04 Malingping lebak Banten
10. HILMI HAUTAMI, Pandeglang 17 - 08 – 2002, Pelajar, Gunung Cupu Cimanuk Pandeglang.
11. MUHAMMAD RIFKI, Lebak, 3 April 2001, Kp. Sukosari Desa Pagelaran Kec. Malingping Kab. LebaK banten No. HP : 083-9987-0513

Kab Kuningan Jabar 1 Orang

RUHAYADIN, Kuningan 26 - 02 – 1979, Wiraswasta, Ds. Ciwiru Kec Pasawqhan Kab Kuningan.

Wilayah Bekasi 4 Orang

1. AHMAD BAHTIAR, 28 - 10 – 1986, BURUH, Kali abang Bahagia Rt 02 /04 Kab. Bekasi.
2. DJAELANI, Jakarta 17 - 12 - 01 – 1988, BURUH, KP. BAHAGIA Rt 02 / 04 Medan Satria
3. AKBAR FITRIANSAH Jakarta 24 - 02 – 1996, Kp Senpara Rt 09/ 04 Serang Baru Kab. Bekasi.
4. SUWANDA ALI MUSLIM, Bekasi 12 - 01 – 1996, Kp cikaronta Kec Cibarusah Kab Bekasi.

Pukul 08.00 Wib Dari Obyek Pn Jaktim 86 Orang

I. Kelompok Wanita (10 Orang).

1. Iroh Rohimah, Majalengka 06 Juni 1973, Islam, Pedagang, Alamat Jl. Moch. Husein Rt. 001/11 Kel. Kadipaten Kec. Kadipaten Majalengka Jabar.
2. Noviyanti, Tangerang, 19 Oktober 2002, Islam, Tidak bekerja , Alamat
Jl. Swadaya No. 23 Rt. 02/05 Kel. Pondok Benda Kec. Pamulang Tangerang.
3. Maryana, Bekasi 30 Maret 1997, Islam, ART, Alamat Jl. Celepuk II Kel. Pondok Gede Kec. Pondok Gede Bekasi.
4. Neneng Komariah, Majalengka 14 April 1971, Islam, IRT, alamat Blok Jumat Rt. 003/05 Desa Heuleut Kec. Kadipaten Majalangka Jabar.
5. Kurniatri Royani, Curup 02 Nov 1971, Islam, Pengacara, Alamat Bumi Anggerek Blok R No. 251 Rt. 005/07 Kel. Karang Satria Kec. Tabun Utara Bekasi.
6. Salwa Asapah, Jalarta 15 Oktober 2005, Islam, Pelajar, Alamat Jl. H. Mutholib Rt. 005/03 Kel. Pondok Bambu Kec. Duren Sawit Jaktim
7. Muthiara Ratshila, Jakarta 28 Oktober 2020, Islam, Pelajar, Alamat Jl. Cip. Lontar Gg. Seruni I No. 13 Rt. 14/06 Kel. Cip. Muara Jatinegara Jaktim.
8. Hj. Tri Erniati, SE. MM, 10 September 1966, Islam, Alamat Jl. Paus DM HI No. 30 Rt. 006/06 Kunciran Indah Kec. Ciledug
9. Asani, Jakarta 30 April 1964, Islam, IRT, Alamat Jl. Munggang Rt. 010/04 Kel. Balekambang Kec. Kramatjati Jaktim.
10. Yuni Fitriani, Islam, Pelayaran, Alamat Jl. Gadrung Cilacap Rt. 002/01 Cilacap Jawa Tengah.

Ii. Kelompok Laki – Laki (76 Orang)

1. Dodik Sigit Suharsono, Malang 10 Januari 1966, Islam, Karyawan Swasta, Alamat Tebel Tengah Rt. 006/05 Kel. Tebel Kec. Gedangan Sidoarjo Jatim.
2. M. Rudi Weladimir, Surabaya 20 Maret 1968, Islam, Swasta, Alamat Tanjung Lengkong Rt. 006/07 Kel. Bidaracina Kec. Jatinegara Jatim.
3. Romdon, Gresik 04 Pebruari 1965, Purn. TNI, Islam, Alamat Gembul Utara Rt. 002/01 Desa Gempol Sari Kec. Tanggung Angin Sidoarjo Jatim.
4. Abdul Aziz Zakaria, Surabaya 27 Pebruari 1973, Islam, Swasta, Alamat Plumpang Rt. 016/04 Kel. Panamdangan Kec. Balong Bendo Sidoarjo Jatim.
5. Moch. Sirot, Jombang 08 Desember 1983, Islam, Wiraswasta, Alamat Dusun Genengan Rt. 002/14 Desa Banjar Agung Kec. Puri Mojokerto Jatim.
6. Fuad Hasan, Sidoarjo 04 Januaro 1996, Islam, Swasta, Alamat Sidowaras Rt. 001/01 Kel. Leban Waras Kec. Wringin Anom Gresik Jatim.
7. Much. Sulkan, Sidoarjo 09 Mei 1976, Islam, Tidak belerja, Alamat Suwaluh Selatan Rt. 16/04 Kel. Suwaluh Kec. Balong Bendo Sidoarjo Jatim.
8. Abdur Rosyid, Cirebon 06 Juli 1966, Islam, Purn. TNI, Alamat Jl. Bugenfil Rt. 001/03 Kel. Ketajen Kec. Gedangan Sidoarjo Jatim.
9. Edi Suroso Tulung Agung 18 Pebruari 1980, Islam, Swasta, Alamat Bulak Banteng Baru Gg. Anggar Rt. 005/14 Kel. Sidotopo Wetan Kec. Kenjeran Surabaya Jatim.
10. Heri Purwadi, Boyolali 08 Juni 1987, Islam, Swasta, Alamat Meletan Rt. 004/08 Kel. Sawahan Kec. Gemplak Boyolali Jateng.
11. Danang Setiawan, Boyolali 23 Maret 1993, Islam, Swasta, Alamat Meletan Rt. 003/03 Kel. Sawahan Kec. Gemplak Boyolali Jateng.
12. Amin Abdur Rosyid, Solo 09 Januari 1993, Islam, Swasta, Alamat Tegal Makmur Kadipiro Rt. 006/19 Kec. Banjarsari Surakarta Jateng.
13. Marsudi, Boyolali 11 Juli 1966, Islam, Swasta, Alamat Tegal Makmur Kadipiro Rt. 006/19 Kec. Banjarsari Surakarta Jateng.
14. Asep Wahidin, Alamat Kp. Bengkok Rt. 09/01 Ciumbueleuit Cidadap Bandung.
15. Asep. S, Alamat Rt. 004/13 Tanjung Priok Jakut.
16. Agus Triana, Alamat Kp. Baru Rt. 004/05 Mekar Pawitan Paseh Bandung.
17. Kos Koswara, Alamat Jl. Pagar Citi Gg. Pak Oyon Rt. 010/06 Jamika Bojong Kaler Bandung.
18. Agus Salim.
19. Fahkih Ahmad Fauzi, Alamat Blok Sadah Hurip Rt. 008/03 Meka Hurip Talaja Majalengka .
20. Syaiful Islam, Alamat Jl. Kb. Sirih Dalam No. 25 Rt. 003/04 Babakan Ciamis Sumur Bandung.
21. Asep Widjanaro, Alamat Kp. Cikunten Rt. 007/03 Kulosari Kelapa Nunggal Sukabumi.
22. Sanusi, Alamat Kp. Kadudampit Rt. 010/02 Kadununggal Kelapa Nunggal Sukabumi.
23. Ujang Rustaman.
24. Oki Mardatias, Alamat Kp. Tangkil Rt. 001/01 Gunung Endut Kelapa Nunggal Sukabumi
25. Asep Komarudin, Alamat Kp. Ciulang Rt. 18/05 Kec. Bojong Genteng Sukabumi.
26. Oman, Alamat Kp. Ciraweng Rt. 009/05 Gunung Kencana Lebak Banten.
27. Hotib, Alamat Kp. Pagenggang Rt. 002/01 Sumber Waras Malingping Lebak Banten.
28. H. Yadi Mulyadi, Alamat Kp. Polotot Utara Rt. 004/01 Sukaraja Malingping Lebak Banten.

29. Nadi, Alamat Kp. Jatake Rt. 003/09 Mekar Jaya Pengarangan Lebak Banten.
30. Rojihunador. SE, Alamat Jl. RM. Said No. 242 Rt. 001/06 Manahan Banjar Sari Surakarta.
31. Dr. Joko Widodo, Alamat Sukorejo Rt. 003/22 Banjarsari Surakarta.
32. Eko Mursito, Alamat Jl. Lawuh No. 16 A Subur Makmur Rt. 001/25 Ngringa Jaten Karanganyar.
33. Moch. Alim Ibrahim, Alamat Bayan Rt. 006/15 Kadipiro Banjarsari Surakarta.
34. Probo Sasongko, Alamat Jl. Mataram II No. 9 Rt. 003/10 Gayamsari Banyuanyar Banjarsari Surakarta.
35. Galih, Alamat Cipaka Sukawarna Rt. 002/10 Bogor Jabar
36. M. Harno, Alamat Hidung Permai Rt. 004/14 Tangerang
37. Imam Bukhori, Alamat Kp. Cikeas Rt. 001/03 Bogor Jabar.
38. M. Rizki, Alamat Kp. Cibarengkok Rt. 011/04 Bogor Jabar.
39. Robert A. Sanjaya, Alamat Kp. Pasir Rt. 003/07 Bogor.
40. M. Iqbal, Alamat Rusun Cilincing Jakut.
41. Moch. Arief Saiman, Alamat Kp. Sukawarna Rt. 002/10 Bogor
42. Kamsi, Alamat Kp. Nagrak Rt. 005/01 Bogor
43. Aceng Abdul Adji, Alamat Kp. Pasir Rt. 003/07 Bogor
44. Alam Maulan, Alamat Desa Darma Rt. 29/04 Kec. Darma Kuningan.
45. Tribayu Wibowo, Alamat Cawang III Rt. 014/08 Kel. Kb. Pala Kec. Makasar Jaktim
46. Abdul Latif, Alamat Jl. Raya Hankam Rt. 004/02 Jatirahayu Bekasi.
47. Harjasumitra, Alamat Kp. Baros Rt. 006/02 Babakan Jaya Kec. Parung Kuda Sukabumi.
48. Firman Alamsyah, Alamat Kp. Pagenggang Rt. 002/01 Sumber Waras Malingling Lebak Banten
49. Suratno, Karanganyar 28 Agustus 1976, Islam, Swasta, Alamat Srimulyo Rt. 29 Gondang Sragen
50. Haryanto, Sragen 29 Juli 1976, Alamat Talun Rt. 011/00 Kel. Sidokerto Kec. Plupuh Sragen
51. Sariyo, Sragen 31 Desember 1971, Alamat Karanganyar Rt. 006/02 Kec. Sambung Macan Sragen.
52. Asep Mujib, Cianjur 27 Mei 1977, Alamat Kp. Babakan Rembo Rt. 007/17 Kel. Nagrak Kec. Cianjur Kab. Cianjur Jabar.
53. Adi Nurdiansyah, Cianjur 12 Oktober 1992, Alamat Gg. Perkuangan Kel. Naka Kec. Cianjur Kab. Cianjur.
54. S. Banani, Cianjur 07 Pebruari 1966, Alamat Siudanghayo Kec. Leles Kab. Cianjur
55. Ipan Maulana, Cianjur 23 Pebruari 1999, Alamat Kp. Lembur Letik Kec. Cianjur Kab. Cianjur
56. Sutarno, Sragen 01 Pebruari 1977, Alamat Pilang Kidul Rt. 20/04 Kel. Pilang Kec. Masaran Sragen
57. Sri Iswanto, Sragen 15 September 1975, Alamat Pilang Rt. 16/03 Kel. Harapan Kec. Sragen Kab. Sragen
58. Rohani, Sragen 14 Januari 1969, Alamat Pilang Banggu Rt. 022/05 Kel. Sepat Kec. Masaran Sragen.
59. Amak Mahfani, Bogor 07 April 1967, Alamat Kp. Gg. Nangka Rt. 002/01 Desa Karangasem Timur Citereup Bogor
60. Owes, Citereup 27 Juli 1985, Alamat Gunung Sari Kec. Citereup Bogor.
61. Andri, Citereup 16 Nov 1988, Alamat Gg. Cibitek Rt. 001/06 Desa Karang Asem Timur Citereup Bogor.
62. Danis Haryanto, Sragen 22 Januari 1979, Alamat Palang Banggu Rt. 18 Kel. Sepat Kec. Masaran Sragen.
63. Danang Tri G, Sragen 29 April 1968, Alamat Wong Sari Rt. 006/20
Kel. Sragen Kulon Kec. Sragen Kota Kab. Sragen
64. Sulasna, Sragen 25 Sept 1958, Alamat Sumber Lawang Rt. 001/01 Kel. Cikoko Kec. Sragen Kab. Sragen.
65. M. Umar Al Faruok, Cianjur 16 Mei 1982, Alamat Kp. Giharashas Rt. 003/07 Kel. Sinar Galih Kec. Cilaku Kab. Cianjur.
66. M. Abdul Rohmat, Cianjur 14 Sept 2002, Alamat Kp. Pasorean Rt. 004/11 Kel. Pamoyanan Kec. Cianjur Kab. Cianjur
67. Abdur Rohmat Asegaf, Jakarta 5 Juli 1984, Alamat Cikini Kalipasir Rt. 001/01 Kel. Cikini Kec. Menteng Jakpus.
68. Jajang, Majalengka 20 Sept 1994, Alamat Kadipaten Blok Anjun Rt. 001/11 Kel. Kadipatem Kec. Kadipaten Kab. Majalengka
69. Heri Lukman H, Jakarta 18 Mei 1985, Alamat Jl. Cibesel Rt. 005/10 Kel. Cibesel Kec. Jatinegara Jaktim.
70. Sandi Setiawan, Sragen 29 Sept 1989, Alamat Kilang Rt. 21 /04 Kel. Kilang Kec. Masaran Kab. Sragen
71. Mumuh Muhidin, Cianjur 04 Okt 1978, Alamat Gg. Atik III Rt. 003/10 Kel. as Muka Kec. Cianjur Kab. Cianjur
72. Didik Ibrahim, Bogor 16 Aguastus 1969, Alamat Dusun Karang Anyar Timur Rt. 004/01 Kel. Karang Asem Kac. Citereup Kab. Bogor.
73. Ugih, Bogor 25 Nov 1984, Alamat Kp. Tonggoh Rt. 002/02 Kel. Citereup Kec. Citereup Kab. Bogor.
74. Iing, Majalengka 12 Maret 1975, Alamat Desa heulut Rt. 003/05 Kec. Kadipaten Kab. Majalengka
75. Nurul Muin, Majalengka 12 Juli 1974, Alamat Desa Kasukandel Rt. 002/03 Kec. Kasukandel Kab. Majalengka.
76. Aldiansyah, Bekasi 07 Desember 2005, Islam, Alamat Kp. Pulokecil Rt. 004/04 Kec. Cikarang Barat Bekasi

Adapun yang terindikasi Reaktif berjumlah 4 Orang An. :

1. Abdur Rosyid, Cirebon 06 Juli 1966, Islam, Purn. TNI, Alamat Jl. Bugenfil Rt. 001/03 Kel. Ketajen Kec. Gedangan Sidoarjo Jatim.
2. Aldiansyah, Bekasi 07 Desember 2005, Islam, Alamat Kp. Pulokecil Rt. 004/04 Kec. Cikarang Barat Bekasi,
3. Asep Wahidin, Alamat Kp. Bengkok Rt. 09/01 Ciumbueleuit Cidadap Bandung.
4. Heri Lukman H, Jakarta 18 Mei 1985, Alamat Jl. Cibesel Rt. 005/10 Kel. Cibesel Kec. Jatinegara Jaktim.(JAT)

Papua, Media-sindo.com
Pada tanggal 21 Juni 2021 yang lalu, telah dilaksanakan Sosialisasi Peraturan Bupati Kabupaten Dogiyai No 05 Tahun 2021 Tentang tata cara pemilihan,penetapan, pelantikan dan pemberhentian kepala Desa/kampung Kabupaten dogiyai tahun 2021 bertempat di aula GKIP Digikotu Kabupaten Dogiyai. yang dihari oleh 76 kampung yang tersebar di sepuluh Distrik. Selanjutnya pada hari yang kedua selasa tanggal 22 Juni 2021 telah dilaksanakan sosialisasi tingkat distrik yakni Distrik Kamu yang dihadiri oleh masyarakat 8 kampung, pada hari rabu tanggal 23 juni 2021 dilanjutkan sosialisasi di distrik Kamu Utara dan kamu timur sosialisasi peraturan bupati kabupaten dogiyai tentang pemilihan kepala Desa/kampung serentak
Pada kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Distrik Kamu Utara , kepala distrik kamu timur, Sekretaris DPMK Bapak Yeron Agapa, SH. Kepala bidang Kelembagaan Bapak Dr.Ferdinant Pakage, MM, Kepala Bidang Kerjasama Kampung Ibu Marsela Tatogo, S.Sos Kepala Seksi Bina Aparatur Kampung Bapak Demianus Tebai, serta 2 orang staf, dan 2 orang honoler dinas DPMK Kabupaten Dogiyai dan, 16 PJ Kepala Kampung, 16 Ketua dan Anggota BAMUSKAM, serta Masyarakat dari 16 Kampung yang melaksanakan pemilihan serentak.
Dalam kegiatan sosialisasi Peraturan Bupati Kabupaten Dogiyai No 05 Tahun 2021 ini, yang menjadi pemateri adalah kepala bidang kelembahan Dr.Ferdinant Pakage dan Moderator adalah kepala Seksi Bina Aparatur kampung bapak Demianus Tebai. Adapun materi sosialisasi ini difokuskan pada tahapan dan jadwal serta syarat pencalonan kepala kampung sesuai UU Pemilihan Kepala Desa/Kampung yakni UU Desa no 6 Tahun 2004.
Saat peserta sosialisasi menerima materi sosialisasi pemilihan kepala Desa/kampong, sangat menyenangkan di dukung oleh suasana alam lembah kamu yang cerah, aman tertip dan terkendali tanpa kekacauan dan keributan hingga nateri selesai. kemudian dilanjutkan dengan ruang Tanya jawab dan diskusi. Dalam ruang ini beberapa tokoh intelektual yang ada di kamu mewakili intelektual menyampaikan beberapa pertanyaan terkait pemilihan kepala kampung dan akhirnya dijawab oleh pemateri. Begitu pun juga mewakili unsur lainnya menyampaikan beberapa pertanyaan, dijawab dengan lugas, sehingga masyarakat merasa puas dan mengakhari acara sosialisasi ini dengan baik dan tepat waktu jam 12.30 siang.
Perwakilan tokoh tokoh yang ada di Kamu Utara dan kamu Timur mengapresiasi pemerintah Kabupaten Dogiyai dibawah Kepemimpinan Bapak Yakobus Dumupa, S.IP.M.IP dan Bapak Oskar Makai, SH. Sebeb pelaksanaan pemilihan kepala Kampung secara serentak, demokrasi dan terbuka. Ini jarang dilakukan oleh Bupati dan wakil Bupati lain yang ada di Propinsi Papua. Apalagi dengan adanya Dana Desa Dari Pusat, semua Pimpinan daerah mengangkat Kepala Desa/kampung dipolitisir berupa penunjukan,memo sehingga masyarakat kampung tidak menikmati dana desa yang diperuntukan kepada rakyat yang ada di kampung.
Sehingga beberapa perwakilan dari masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Yakobus Dumapa, S.IP, M.IP selaku Bupati Kabupaten Dogiyai yang telah melihat luka batin masyarakat kampung yang selama ini dialaminya, sambil berkata Benar benar Dogiyai Bahagia, karena masyarakat dan alam dogiyai merasakan demokrasi secara murni. Tutur tokoh-tokoh masyarakat. (ferry)

BANDUNG – media-sindo.com
Menghilangnya Tahu dan Tempe di sejumlah pasar di Jawa Barat perlu disikapi secara serius. Terlebih masyarakat Indonesia dapat dikatakan hobi mengonsumsi makanan mengandung sumber protein nabati tinggi itu.

"Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, kenaikan harga kedelai dari sebelumnya 7 ribu rupiah per kilo hingga mencapai 12 ribu per kilo memicu produsen tahu tempe berhenti berproduksi," ungkap anggota Komisi II DPRD Jabar, Faizal Hafan Farid ditemui wartawan di Pasar Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (07/06/2021)kemaren siang. Faizal mengaku sudah sejak dua minggu lalu melakukan pengawasan ke sejumlah pasar di Jawa Barat.

"Saya berharap produsen tempe tahu tidak meliburkan kegiatan produksi dan penjualan. Tapi, akhir Mei 2021 kemarin, paguyuban tahu tempe Jabar tetap melakukan mogok massal dengan meliburkan kegiatan produksi dan penjualan Tempe Tahu," ungkapnya.

Dia mencatat kelangkaan Kedelai di Jawa Barat dan sudah menyarankan Satgas Pangan Jabar untuk melakukan operasi pasar.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi 2 periode berturut-turut (2004-2014) itu menjelaskan, kenaikan harga kedelai dalam negeri dikarenakan Indonesia masih mengandalkan pasokan kedelai secara impor. Sehingga, ketika harga kedelai global mengalami gejolak akibat tingginya permintaan di pasar global, maka harga Kedelai dalam negeri pun mengalami kenaikan.

"Tingginya permintaan kedelai dunia menjadi penyebab utama kenaikan harga," jelasnya.

Menanggapi hal itu, Faizal menyarankan pemerintah untuk menyiasatinya dengan stok yang melimpah dari Badan Urusan Logistik (Bulog) maupun lembaga lainnya.

"Begitupun program ketahanan pangan kita harus sudah mulai melakukan langkah-langkah peningkatan produksi Kedelai dalam negeri di tiap-tiap daerah".

"Sehingga saat panen Kedelai dunia terlambat, pasokan berkurang dan terjadi lonjakan di pasar global yang menyebabkan harga naik, tidak lagi berdampak terhadap kebutuhan Kedelai dalam negeri," saran Faisal.

Hal penting perlu menjadi perhatian pemerintah, akibat melonjaknya harga Kedelai, produsen tahu tempe melakukan segala cara agar tidak merugi. Salah satunya dengan mengurangi ukuran tahu-tempe menjadi lebih kecil.

"Segala cara dilakukan para perajin tahu-tempe mulai dari mengurangi ukuran tahu-tempe menjadi lebih kecil, tetapi hal tidak berdampak signifikan karena ukuran yang diperkecil juga menyebabkan tahu dan tempe mudah hancur".

"Jika sudah hancur, masyarakat jelas tidak mau beli, inilah sebabnya banyak pengusaha tahu tempe mengalami bangkrut," pungkasnya.
Memang sejak di berlakukan impor kedelai di Indonesia, kita menjadi bergantung pada negara lain. Pemimpin negara ini semula tergiur dengan harga kedelai murah dari luar, akibatnya petani kedelai kita menjadi bangkrut dan egan memproduksi kedelai lokal. Akibatnya saat kedelai naik, banyak produsen tempe berhenti, kalaupun tidak mereka mengurangi takaran standar yang biasa menjadi ukuran yang lebih kecil. akibtanya konsumen dirugikan. Mau bagaimana lagi itulah keputusan yang harus diambil.

Pemerintah saat ini tidak memiliki arah kebijakan yang bertumpu pada petani, dulu ketika pemerintahan suharto, memiliki program-program yang terarah dengan sistem repelita. Dimana setiap repelita selalu mengutakan program peningkatan hidup petani. Karena memang mereka menganggap bahwa negara kita ini adalah negara agraria yang memiliki karakteristik hujan dan panas yang seimbang. Sehingga bisa di tentukan kapan akan panen dan kapan masa cocok tanam.

Sekarang ini pemerintah tidak bisa mengatur sistem agraria yang tepat dan efisien, sehingga para petani lokal bisa berproduksi tanpa harus kebanjiran produksi sejenis dimasa yang sama.
Pemerintah tidak memiliki ahli sosial ekonomi pertanian yang mampu mengarahkan kebijakan pertanian yang mampu meingkatkan produksi dan kesejahtraan petani. Akibatnya saat panen sering melimpah dan efeknya harga jadi turun dan petani terpaksi merugi karena tidak sesuai dengan bisa produksi mereka.

Pemerintah lebih mementingkan kran impor hasil pertanian dari luar dengan dalih memenuhi kebutuhan dan stabilitas harga, tetapi tidak memikirkan jangka panjang, maka saat harga pertanian dari luar naik karena dollar naik, pemerintah jadi loyo dan produsen pangan jadi kebingungan karena bahan-bahan pokok naik. Disinilah letak kurang cerdasnya pemrintah.(red)

Jakarta Media-sindo.com
Anggota DPR RI Obon Tabroni meminta agar aparat penegak hukum tidak terlalu gampang memproses pengaduan pidana yang dilakukan pengusaha terhadap buruh.

Pernyataan ini disampaikan Obon, karena ia merasa prihatin dengan banyaknya buruh yang diajukan ke pengadilan atas pengaduan dari pihak pengusaha. Sebut saja buruh perkebunan di Sumatera Utara, aktivis buruh di Padang Lawas, buruh sebuah bank di Jawa Timur, dan yang saat ini ramai diberitakan adalah buruh PT Indomarco Prismatama di Jakarta.

"Seharusnya aparat hukum mengupayakan agar konflik perburuhan diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus dibawa ke pengadilan," kata Obon Tabroni.

Obon menilai, saat ini ada kecenderungan pihak pengusaha melaporkan buruhnya ke pengusaha untuk menakut-nakuti dan menghentikan aksi protes buruh. Tetapi ironisnya, akar permasalahannya sendiri tidak pernah disentuh.

"Akar masalahnya adalah banyaknya pelanggaran hak-hak buruh. Tetapi ketika buruh melakukan protes dan menuntut haknya, kemudian buruh melakukan sedikit kesalahan langsung diproses hukum," ujar Obon.

"Padahal protes itu terjadi akibat tindakan pengusaha yang tidak taat aturan," tegasnya.

Sebagai wakil rakyat, lanjutnya, dirinya banyak mendapat keluhan dari kalangan buruh yang menyampaikan bahwa penegakan hukum perburuhan seperti tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas.

"Ketika buruh mengadukan pelanggaran normatif yang dilakukan pengusaha terkesan diabaikan. Tetapi giliran pengusaha yang mengadukan buruhnya langsung diproses," tegasnya.

Padahal jika penegakan hukum dilakukan secara tegas kepada pengusaha yang melanggar aturan, maka dengan sendirinya konflik antara buruh dan pengusaha akan berkurang.

Media-Sindo.com BEKASI –
Polsek Cikarang Pusat bersama Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memutus mata rantai pandemik Covid-19 yang masih ada. Edukasi dan Test Swab Antigen secara gratis setiap hari digelar, termasuk bagi pedagang di lingkungan Pasar Tegal Danas, Rabu (02/06/2021).

Kapolsek Cikarang pusat Akp Zaini Abdilah Zainuri S.Kom,SIK didampingi tim Urkes Brimob Yon D PMJ Pimpinan Iptu Sugito dan tim Kesehatan Puskesmas Cikarang Pusat Pimpinan dr. Ersa mengatakan Test Swab Antigen yang digelar dari pagi hingga siang hari dilaksanakan kepada 50 pedagang di Pasar Tegal Danas.

"Alhandulillah setelah dilakukan swab, hasilnya semua negatif," kata Kapolsek.

Selain melakukan test Swab kepada pedagang, pihaknya melakukan edukasi guna memutus rantai pandemik Covid-19.

"Kita ingatkan semua warga pedagang dan pengunjung agar mencegah Covid-19 dengan selalu melaksanakan protokol kesehatan ketika beraktivitas,” ungkap Kapolsek.

Diingatkannya, agar masyarakat pun mengurangi aktivitas di pasar. Bila tidak perlu sekali dan sangat mendesak lebih baik untuk beraktivitas di rumah saja.

tim yang diturunkan 

 

Dalam pantauan media, pada saat diadakan edukasi, pedagang yang ditemui tidak menggunakan masker, langsung diberikan edukasi dan diberikan masker oleh petugas.

“Kami ingatkan agar selalu mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak social distancing. Bagi yang terlupa membawa masker, akan diberikan untuk digunakan,” sambung Iptu Sugito.

Dalam pelaksanaan swab, tampak hadir Bhabinkamtibmas dan Babinsa TNI AD, diantaranya Bripka Endang, Bripka Ade Rusmadi, Bripka Nurfriyono, Brigadir Eka Agung, Sertu Samlawi dan Serda I Made Ngurah. *

Page 1 of 65
stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

"11 Tahun, TKW  Indramayu  Hilang Kontak Di Arab Saudi"

"11 Tahun, TKW Indramayu Hilang Kontak Di Arab Saudi"

17 June 2017

INDRAMAYU - Sinar IndonesiaKembal...

"Daryo Spd : Sosok Kartini wajib kita teladani...!!!"

"Daryo Spd : Sosok Kartini wajib kita teladani...!!!"

24 April 2017

Sinar Indonesia , bekasiKepala se...

Menyambut DIRGAHAYU RI,Camat Babelan adakan lomba  jalan sehat

Menyambut DIRGAHAYU RI,Camat Babelan adakan lomba jalan sehat

13 August 2017

Bekasi,media-sindo.comDalam rangk...

. Irianto Lambrie, menghadiri Rakor di Kemenko Kemaritiman

15 September 2017

JAKARTA, MEDIA_SINDO.COM ~ Gubernur...

Umat Islam Indonesia Menunjukkan taring nya pada dunia

Umat Islam Indonesia Menunjukkan taring nya pada dunia

11 May 2018

]Jakarta media-sindo.comAksi soli...

"MAYDAY is FUNDAY" KABUPATEN KARAWANG

"MAYDAY is FUNDAY" KABUPATEN KARAWANG

02 May 2018

Karawang - mediasindo Dalam memp...

Limbah Pengolahan Aluminium PT AMR Masih Dalam Proses

23 December 2017

INDRAMAYU – media-sindo.c...

save earth