You are here: HomeEkonomi“Judi Elektronik” Terbesar Di Kuasai Aliang Pemko Batam Diminta Cabut Izin Gelper

“Judi Elektronik” Terbesar Di Kuasai Aliang Pemko Batam Diminta Cabut Izin Gelper

Published in Ekonomi
Written by  23 December 2017

Media-sindo.com (Batam)-
Geliat hiburan Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) yang menjelma menjadi bisnis perjudian di kota Batam sudah berada ditingkat yang sangat membahayakan ekonomi masyarakat. Meski demikian, pemerintah kota Batam tetap bersikukuh melegalkan lingkaran bisnis Gelper yang memutar uang puluhan milyar rupiah dalam satu hari ini.
Sejak dua tahun yang lalu, sebahagian besar masyarakat sebenarnya sudah memperingatkan pemko Batam untuk mencabut izin hiburan gelper yang dilarang semua agama yang ada Indonesia. Di DPRD kota Batam, persoalan hiburan Gelper ini sering di hearingkan, namun faktanya hiburan Gelper yang mengandung unsur perjudian tersebut tetap beraktivitas dengan mulus dan berkembang pesat hingga detik ini.
Dari berbagai sumber yang dirangkum media ini, ada belasan pengusaha hiburan gelper yang membuka lokasinya secara terang-terangan, baik dikomplek pertokoan, mall, maupun di permukiman warga. Celakanya, lokasi gelper yang dikelilingi CCTV ini pengunjungnya tidak terbatas, baik pria, wanita, anak-anak, bahkan ibu-ibu sering terlihat menggendong balitanya. Padahal ruangan yang penuh asap rokok tersebut didalamnya adalah jenis permainan khusus orang dewasa.
Dari belasan pengusaha hiburan elektronik yang ada di kota Batam, nama Aliang, Agus Bliyar Centre dan Toataw Sky Vila, cukup terkenal dikalangan pengusaha. Namun, ditengah-tengah masyarakat nama, Aliang, sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga masyarakat. Menurut sumber media ini, Aliang memiliki omset terbesar di lingkaran hiburan gelper di kota Batam.
Pengusaha, Aliang, memiliki beberapa lokasi hiburan gelper beromset milyaran rupiah dalam satu hari. Lokasi gelpernya bertebaran di kota Batam dengan beragam nama usaha gelper, diantaranya, Game City Hunter, Super Sonic, Kingdom.
Untuk memuluskan bisnis tersebut, Aliang, merekrut orang-orang kepercayaan, misalnya, Asm dan Sim, untuk mengatur jatah bulanan oknum-oknum tertentu. (Handreas)

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

save earth