You are here: HomeEkonomiWarga Babelan Keluhkan Mobil Pengangut Tanah

Warga Babelan Keluhkan Mobil Pengangut Tanah

Published in Ekonomi
Written by  05 November 2017

Sinar indonesia.
Banyaknya Lalu lalang Armada Dum truck Pengangkut tanah yang dinilai tak tahu aturan dan hanya memberikan dampak-dampak buruk bagi lingkungan, membuat warga Babelan merasa seperti dijajah di Kampungnya sendiri, pasalnya diketahui belakangan ini banyak keluhan dari warga Babelan terkait mobilisasi Armada tersebut, seperti Hancurnya sebagian Jalan raya, Kemacetan, Polusi, hancurnya sarana Olah raga, bahkan tidak menutup kemungukinan bisa mengancam keselamatan para penggunan jalan raya tersebut.
Seperti halnya yang dikeluhkan oleh Oki Pamungkas Ketua Tim Sepak Bola Kampung Pulo Timaha, dirinya sangat sedih sekaligus geram dengan sikap Egois Pengusaha yang sedang mencari keuntungan dikampungnya tanpa memikirkan kesejahteraan warga sekitar, dirinyapun mengeluhkan terkait sarana olahraga yang hancur akibat Armada Dum truck tersebut.

” sangat miris saya melihat kondisi lapangan bola Pulo timaha saat ini yang sudah hancur akibat dipakai untuk tempat parkir liar mobil Dumtruck milik Perumahan, kalau kondisinya seperti ini terus siapa yang mau bertanggung jawab? “. Kesalnya.

Ditambahkannya, Adanya sarana olahraga( Lapangan bola-red) di Kampung Pulo Timaha sangat bermanfaat untuk mengembangkan hobi Pemuda Kampung Pulo Timaha.

” sayang kondisi lapangan saat ini hancur, tetapi bukan hanya lapangan saja yang hancur dari mobilisasi Dum truck pengangkut tanah guna kepentingan Perumahan, Mungkin kalau enggak salah untuk Perumahan Victoria dan Wahana Pondok Ungu, jalan raya pun ikut dibikin rusak”. Pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pemuda Pancasila Kecamatan Babelan merasa terpanggil akan Keluhan warga Babelan tersebut. Seperti yang dilontarkan oleh Irwansyah Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Babelan, dirinya sudah sangat merasa miris bahkan sedih melihat kondisi tersebut.

” saya bingung ini, kemana para penegak hukum? Kemana para pihak berwenang? Kemana???, oleh karena itu saya beserta seluruh jajaran Pemuda Pancasila akan segera membuat tindakan, karena kasian saya melihat warga Babelan seperti tidak ada yang menolong dengan kondisi seperti ini”. Tandasnya.

Ditambahkannya, Sangat miris kalau kegiatan lintas Armada Dum truck tanah tersebut dibiarkan berlarut-larut, karena dampak buruknya sudah terlalu banyak untuk masyarakat sekitar.

” hal ini harus segera ditangani, karena warga Babelan sudah benar-benar dijajah, cuma jadi penonton dan makan dampak buruk setiap hari, saya berharap pihak terkait bisa membantu menangani hal ini, dan bekerjasama dengan baik kepada Pemuda Pancasila beserta warga Babelan”. Karta wijaya

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

save earth