You are here: HomeEkonomiIrianto Mengundang Investor Tiongkok

Irianto Mengundang Investor Tiongkok

Published in Ekonomi
Written by  15 September 2017

JAKARTA, MEDIA_SINDO.COM ~ Bertempat di The Retreat Lounge, The Westin Jakarta, Kamis (14/9/2017) malam, Gubernur Kalimantan Utara, DR. H. Irianto Lambrie, melakukan pertemuan awal antara manajemen PT Dragon Land yang diwakili oleh Mr Lim Yong (PT Dragon Land Indonesia) dan Mr Choi Jong Oh (PT Dragon Land Korea).
Dalam pertemuan itu Gubernur memaparkan sejumlah peluang potensi investasi di Kaltara. Mulai KIPI Tanah Kuning, Mangkupadi, PLTA Kayan, pengembangan bandara dan pembangunan bandara baru di sejumlah wilayah di Kaltara, pengembangan pelabuhan sungai, pembangunan konektivitas antara Tarakan-daratan Kalimantan Besar melalui Kabupaten Bulungan, PLTU, industri smelter, perkebunan, pertanian, dan lainnya.
"Saya juga menjelaskan posisi Kaltara yang terakomodir dalam program Belt And Road Initiative Indonesia - Tiongkok dengan nilai investasi yang dijanjikan untuk dikucurkan Pemerintah Tiongkok sekitar USD 20 miliar", ujarnya. Namun, rencana investasi pemerintah Tiongkok tersebut jelas Irianto belum disetujui Pemerintah Indonesia, karena nilai investasi nya lebih kecil dari Malaysia (USD 30 M) dan Pakistan (USD 60 M).
Terkait soal model kesepakatan investasi yang tengah berproses di Kaltara menurut orang nomor satu di Kaltara ini, sebagian besar, model penanaman modal yang direalisasikan bersifat B to B.
"Terhadap rencana dan minat investasi dari PT Dragon Land sendiri, Tentu saya sangat menghargai dan berharap dapat berlanjut dengan pertemuan teknis hingga melakukan penandatanganan MoU. Bahkan, sangat besar harapan, dapat terealisasi dengan pembangunan fisiknya", harapnya.
Lebih jauh ia juga mengingatkan, akan pentingnya keseriusan dari investor dan kepatuhannya terhadap hukum yang berlaku di Indonesia. Juga perlu, ditegaskan ungkap Gubernur, secara khusus, pihaknya menginginkan sebuah langkah yang cepat, realistis dan fokus.
"Rencana investasi PT Dragon Land ini juga akan saya sampaikan dan dilakukan pembahasan dengan Menko Bidang Kemaritiman pada pertemuan lanjutan percepatan realisasi program BRI di Indonesia, Pagi ini di ruang pertemuan Gedung Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman", tandasnya. (Agustian).

stop illegal logging

Berita Terpopuler

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

Danau samba, alternatif berlibur warga Kabupaten Bekasi.

02 July 2017

Sinar Indonesia: Sukatani,Masyara...

Deklarasi Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN)

02 April 2016

Jakarta, sinar Indonesia Generasi ...

iPad 3 Rumor Roundup

iPad 3 Rumor Roundup

13 December 2011

Rumors have been circulating for mo...

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

"BKPRMI Dumai Himbau Kampus Waspadai Gerakan LGBT"

08 March 2016

Dumai - Kelompok lesbian, biseksual...

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

"Pelabuhan Induk Masyarakat Titi Akar Rusak Parah, PT. SRL Buang Badan"

08 March 2016

Rupat Utara - Situasi kondisi pelab...

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

2016, Perusahaan E-Commerce Finansial Bidik 30 Juta Pelanggan

21 February 2016

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaa...

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

Rute Pelarian Menuju Korea Selatan

21 February 2016

Pada 2006, Seong-ho Ji -lelaki 31 ...

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

PJI Riau, Ikuti Pelatihan Jurnalistik Tingkat Nasional"

08 March 2016

BOGOR - Dalam rangka peningkatan pe...

save earth