You are here: HomeItems filtered by date: Tuesday, 17 July 2018
Items filtered by date: Tuesday, 17 July 2018

 

Tambun Utara .sindo.com)-
Ratusan massa dari dua Bakal Calon Kepala Desa(Calkades) Setria Mekar, Kecamatan Tambun Utara kabupaten bekasi.yang tidak lulus dalam tes seleksi mendatangi kantor desa.setia mekar
Kedatangan massa dari dua kubu yang didominasi oleh ibu-ibu rumah tangga tersebut, ingin bertemu dengan panitia pilkades untuk mempertanyakan soal tidak lulusnya para bakal calon kepala desa yang mereka dukung.
Menurut salah satu balon kades yang tidak lulus seleksi yang juga merupakan calkades incumbent, Apendi mengatakan, bahwa kedatangan dirinya bersama para pendukungnya tersebut, untuk mempertanyakan soal hasil keputusan tim seleksi.
“Kami datang kesini, cuma satu tujuan, yaitu mau mempertanyakan soal hasil tes seleksi yang kami duga ada muatan politik,” kata Apendi disela-sela aksi damai yang diadakan dihalaman Kantor Desa Satria Mekar, Senin(16/7).
Dikatakannya, dirinya meminta agar panitia pilkades meloloskan 7 orang calkades yang ada didesa tersebut, tanpa terkecuali. Pasalnya, hasil tes seleksi bukan merupakan acuan gugur atau tidaknya seseorang untuk maju sebagai calon kades.
Ditempat yang sama, Nana Suryana salah satu balon kades yang juga tidak lulus dalam memgikuti tes seleksi menegaskan, bahwa dirinya meminta agar 7 orang balon kades tetap tampil didalam pilkades.
“Semua tahapan hampir saya ikuti,termasuk tes seleksipun semua soal dari 150 soal yang diberikan,saya jawab. Tapi kenapa saya tidak lulus,ada apa?,” tegasnya.
Sementara, Ketua Panitia Pilkades Satria Mekar, H.Nemin dihadapan ratusan pendukung dari dua calkades yang tidak lulus seleksi mengatakan, bahwa pihaknya berjanji akan memperjuangkan agar para calkades yang tidak lulus seleksi tetap bisa mengikuti pelaksanaan pilkades.
“Saya berjanji akan perjuangkan keinginan masyarakat, jadi mari kita sama-sama berjuang,” kata Nemin.
Boleh Aksi Asal Jangan Anarkis
Terpisah, Camat Tambun Utara, Dodo Hendra Rosika saat di mintai tanggapannya terkait aksi demo tersebut mengatakan, dirinya mempersilahkan saja masyarakat menyapaikan aspirasinya. Asalkan dalam penyampaian aspirasi tersebut tidak anarkis.
“Penyampaian aspirasi ke panitia pilkades dibolehkan, asal jangan anarkis saja,” ucapnya.karta wijaya

Published in Politik & Hukum