You are here: HomeItems filtered by date: Friday, 04 May 2018
Items filtered by date: Friday, 04 May 2018

Bekasi, ,media-sindo.com,
Konfrensi press yang rencana nya di jadwalkan kemaren siang ini pukul 13.00 wib di kantor kecamatan Babelan, terkait pembatalan demo yang akan di lakukan 6 ormas yang ada di kecamatan Babelan, atau sebutannya 6 pilar di hubungkan dengan janji perbaikan jalan yang di janjikan PT Cikarang Listrikindo ( CL), karena sebelum demo sudah lebih dulu di lakukan mediasi antara Muspika yang di hadiri Sekcam Babelan Ratna jatmika, kasi Ratiya, wakapolsek Babelan Supriadi dan Humas Anwar Fadilah, pihakPT.CLyatfi, Edi, Anes yang mewakili, dan utusan ormas yang di wakili Ketua KNPI Suhermin, dan utusan masyarakat muara bakti dan desa kedung pengawas. Confrensi press kemarin tepat dilaksanakan jam 14.30 mulur dari waktu yang di rencanakan.

Suhermin ketua KNPI kecamatan Babelan mengatakan, jalur mediasi sudah sering kita lakukan guna menyalurkan aspirasi masyarakat terkait jalan yang rusak, dan kita mohon kepada pihakPT.CL agar menepati janji yang sudah disepakati antara Muspika Babelan, pihakPT.CL, dan 6 ormas yang membawa aspirasi masyarakat Babelan yaitu tanggal 06-mei-2018 bulan ini. Kalau sampai PT CL ingkar lagi dengan apa yang sudah di sepakati, kami akan sepenuhnya menyerahkan urusan ke masyarakat langsung, yang mempunyai keinginan untuk men-stop Armada pengangkut Batu bara tersebut, sampai jalan benar benar di perbaiki."ujarnya"

Sementara itu Edi utusan pihak PT.CL dalam kesempatanya mengatakan, kita berupaya dan serius untuk memperbaiki jalan yang rusak di kecamatan Babelan ini, dan kita akan upayakan untuk perbaikan jalan tepat tanggal 06 Mei 2018 ini sudah mulai, dan sepenuhnya pekerjaan ini kita serahkan ke pihak PUPR agar mencari rekanan yang biasa mengerjakan pekerjaan perbaikan jalan tersebut agar kwalutas dan mutunya baik dan bagus untuk dinikmati warga Babelan.

Zaenal (40) warga mengatakan,selain komitmen PT.CL, untuk perbaikan jalan sudah akan di mulai, saya mohon dengan amat sangat, untuk pengoprasian armada pengangkut batu bara tersebut, agar di atur jam Lintasnya, tidak berkonvoi keluar dan masuk nya, sehingga tidak menggangu pengguna jalan sehingga menimbulkan kemacetan akibat cruis kendaraan dengan badan kendaran besar dengan kondisi jalan yang cuma 5 meter."harapnya"(Ical/karta)

Published in Politik & Hukum