You are here: HomeItems filtered by date: Wednesday, 07 February 2018
Items filtered by date: Wednesday, 07 February 2018

Hasil liputan Tim Sindo 6 Februari 2018,
Kasus pembangunan hotel Jl. Riau No. 91 terkuak, Dwikie Zulkarnain Ketua LSM Penjara pada akhir September 2017 menemukan pembangunan hotel dimana IMB disinyalir bodong yang terbit 27 Oktober 2015 Jl. Riau 91 dan juga menemukan 2 persil sertifikat yang tidak terdaftar di BPN Pekanbaru (SHM 1200 an Jos Budi Utomo dan SHM 711 an Endi). Hasil pelacakan yang ditemukan di dalam buku sertifikat SHM 1200 tertulis Jos Budi Utomo Hadi S membeli dari Nurbaiti AW tanggal 13 November 2012 seharga Rp 3.097.500.000 di Notaris Yanmeri Rozalinda SH Jl. Dahlia Pekanbaru sebagai perantara transaksi Aliasman yang beralamatkan di Pandau Permai Kampar sedangkan di dalam buku SHM 711 an Endi dimana Endi membeli dari Andi Nizam Maas tanggal 28 Maret 2014 dimana transaksi dilaksanakan pada Notaris Yanmeri Rozalinda, SH seharga Rp 3.328.920.000.
Temuan ini menurut Dwikie telah dilaporkan ke Polda Riau pada tanggal 18 September 2017 dimana tanah jl. Riau 91 Pekanbaru benar tanah sedang pekara yang dijual oleh Nurbaiti Aw dan Andi Nizam Maas, ini ditemukan di dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi I DPRD Kota Pekanbaru dengan 5 LSM pada tanggal 24 November 2017 dan hasil Sidak Komisi I di lokasi hotel tanggal 11 Desember 2017 Ir. Hotma Sitompul dari Fraksi PDI-P Ketua Komisi I membacakan hasil RDP bahwa terbitnya IMB pada tanah pekara (Jl. Riau 91) adalah pelanggaran PERDA IMB Pekanbaru.
Selanjutnya Dwikie memberikan komentar bahwa telah melakukan konfrimasi kedua sertifikat kepada BPN Pekanbaru dan memperoleh penjelasan dari Lazuardi Tobing Kasi Sengketa BPN Pekanbaru kedua sertifikat (SHM 1200 dan SHM 711) tidak terdaftar di BPN Pekanbaru dimana BPN Pekanbaru tidak pernah menerbitkan sertifikat yang dinyatakan hilang, sekiranya sertifikat hilang BPN Kota Pekanbaru hanya mengeluarkan Fotocopy Warkah diberi Stempel Duplikat dan diberi surat keterangan.
Aidil Fitsen, SH., MH Kuasa hukum ahli waris Zainal Arifin dan M. Chatib menerangkan (5/2/2018) diruang kerjanya bahwa :
1. Tanah Jl. Riau 91 Pekanbaru dalam status perkara peninjauan kembali di Makamah Agung RI
2. LBH MKGR kembali mengirimkan surat pada tanggal 26 Januari 2018 No. 02/LBH.MKGR/I/2018 ke Mahkamah Agung RI untuk memberikan atau menerbitkan putusan proses Peninjauan Kembali.
3. Dalam sidang perkara No. 69/Pdtg/2016/Pn.Pbr sebagai tergugat Endi dan Perkara Perdata No. 4/Pdtg/2017/Pn.Pbr ditemukan bukti antara lain
a. Puti Sari tidak ada sertifikat
b. Nurbaiti dan Andi Nizam Maas bukan Ahli Waris Puti Sari
c. Nurbaiti dan Andi Nizam Maas bukan para pihak yang berpekara
d. Transaksi jual beli antara Nurbaiti kepada Jos Budi Utomo Hadi S tidak mempergunakan sertifikat tanah Jl. Riau 91 Pekanbaru dan transaksi jual beli antara Andi Nizam Maas kepada Endi tidak mempergunakan sertifikat Puti Sari
4. Kesimpulan Nurbaiti dan Andi tidak berhak menjual tanah terpekara (Jl. Riau 91) dan jual beli cacat demi hukum karena tidak mempergunakan sertifikat atas nama Puti Sari sesuai dengan keputusan MA RI No. 1460K/Sip/74 tanggal 24 September 1978 dan Endi hanya membeli surat tanah yang bukan tanah Jl. Riau 91 Pekanbaru yang dalam pekara PK
Selanjutnya Dwikie Zulkarnain memberikan ulasan bahwa Endi telah tertipu membeli tanah hanya surat sertifikat hasil rekayasa dan mempergunakan IMB illegal, ironisnya Pemko Pekanbaru diam seribu Bahasa atas pelanggaran Perda IMB karena pembangunan hotel akan berdampak kepada tindakan pidana dan akhirnya Endi korban penipuan telah mepergunakan Dokumen yangn tidak benar.

Tim Sindo

Published in Politik & Hukum

Sinarindonesia.cibitung.
Terkait pekerjaan jalan raya.CBL wanasari kecamatan cibitung yang di kerjakan melalui APBD.kabupaten bekasi.
Pada tahun 2017.lalu pekerjaan tersebuy. sudah pada merupul.alias rusak.di duga pada saat pekerjaan pengawas dan konsulan kurang tegas.sehingga hasil pekerjaannya tidak bagus
Menurut keterangan masarakat kabupaten bekasi.yang enggan di sebut namanya.mendesak pemerintah kabupaten bekasi. atau dinas PUPR. kabupaten bekasi. Agar menijau pekerjaan yang sudah pada merupul alias rusak tandasny
Di lanjut tim LSM.FORUM RAKYAT BEKASI.FORBEST.Saat melintasi di jalan raya CBLtersebut yang menuju wana sari kecamatan cibitung kabupaten bekasi.di duga pekerjaan tersebut betonya seting.sehingga hasilnya pada merupul.
Tem LSM. FORBEST. mendesak dinas pupr. kabupaten bekasi, Agar segera memberi sangsi kepda rekanan kontraktor. Agar rekanan kontraktot nakal saat melakukan pekerjaan ungkapnya(.karta wijaya)

Published in Ekonomi

Karawang sinar indonesia

Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari menerima langsung kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Eko Putro Sandjojo di Desa Mekarmaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Selasa, (21/1), yang lalu. pada kegiatan ini, turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ade Sudiana, Camat Cilamaya Wetan Hamdani dan 12 Kepala Desa, Kapolsek Cilamaya, Danramil Cilamaya, serta para petani.
Saad kunjungan Kemendes, beliau menyerahkan bantuan penggilingan padi digital (modern) kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Bersama dengan di tandai penandatanganan batu prasasti. Penggilingan padi digital itu mampu memproduksi 1,5 ton beras per jam. Dengan demikian bantuan tersebut bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kemendes berpesan agar penggilingan padi tersebut dirawat dengan baik. Ia juga meminta beras dikemas tidak terlalu besar agar masyarakat kecil dapat menikmati manfaat dari keberadaan alat produksi baru ini.
Selain itu, Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari menyampaikan akan menjaga mandat yang diberikan Kemendes RI dan akan memonitoring hasil kegiatan BUMDes di Karawang, khususnya saat ini di Kecamatan Cilamaya Wetan.
Guna memuluskan usaha kecil menengah yang dikelola BUMDes Kecamatan Cilamaya Wetan, Beliau memberikan bantuan modal Rp 50 juta. Ia berharap bantuan tersebut bisa dikelola melalui simpan pinjam dengan bunga yang seminim mungkin agar dapat menghidupkan UKM di Kecamatan Cilamaya Wetan.

Published in Nasional