You are here: HomeItems filtered by date: Monday, 29 May 2017
Items filtered by date: Monday, 29 May 2017

Desa Sungai Ara merupakan salah satu desa dari 12 Desa/Kelurahahan yang ada di Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau. Dengan swadaya masyarakat dari lima RT di Desa Sungai Ara, berencana untuk merenovasi “ Mesjid NURHASANAH “ dengan dana yang diperlukan sebayak 6 milyar rupiah. Mesjid tersebut dibangun ulang dengan ukuran panjang 30 m dan lebar 31 m pada loasi bangunan yang lama. Mesjid tersebut berada di Jalan Lintas Rengat- Tembilahan Parit- Sungai Ara Desa Sungai Ara Kecamatan Kempas.
Ketua Pembangunan Mesjid Nurhasanah. Agus Salim menerangkan bahwa dana yang diperlukan untuk membangun kembali sebesar Rp 6.000.000.000,-( 6 milyar rupiah ). Dana yang diperlukan tersebut diharapkan dapat diperoleh dari swadaya masyarakat. Dana yang masuk dari masyarakat sebgai berikut :
1. Hj. Jani menyumbangkan dana sebesar Rp 257.000.000,- ( dua ratus lima puluh tujuh juta rupiah ).
2. Bapak Almarhum Kiai Wahid hibah tanah dengan ukuran 30m x 40 m.
3. Hj. Sehmat hibah tanah dengan ukuran 32m x 40m.
4. Supri penyumbang.
5. Amat mempersiapkan peralatan molen dan kobelko kapan diperlukan, sumber dana dari masyarakat setiap bulan dipungut dengan secara sukarela.
Dana yang sudah masuk diperkirakan untuk merenovasi dan membangun ulang Mesjid Nurhasanah sebesar Rp 1.000.000.000,- (1 milyar rupiah). Wartawan : Samsuri.

Published in Entertainment

Kecamatan Enok merupakan salah Kecamatan dari 20 Kecamatan yanga ada di Kabupaten Indragiri Hilir Propinsi Riau. Camat Enok Kaharudin, SSOs menerangkan bahwa benar pada hari Selasa tanggal 23 Mei 2017 akan diadakan kegiatan Istighosah bertempat dilapangan Kantor Camat Enok Kelurahan Enok Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir. Kegiatan tersebut akan berlangsung dari Jam 07.30 WIB s/s selesai.
Adapun susunan Kepanitiaan kegitatan Istikhosah sebagai berikut :
1. Penanggungjawab : Kaharudin, SSOs Camat Enok.
2. Pelaksana : Ustadz Yasin (Ketua MUI Kecamatan Enok).
Sajuli, SPd (tokoh masyarakat).
Masri Efendi ( tokoh masyarakat).
Berbagai pihak yang diundang dalam acara tersebut antara lain sebagai berikut : Bupati Indragiri Hilir, Drs. H. Muhammad Wardan, MP, Kepala Dinas Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, Seni dan Parawisata, Kepala Desa/Lurah Se- Kecamatan Enok serta perangkatnya, Pengurus Mesjid Se- Kecamatan Enok, UPTD Pendidikan, UPTD Ketahanan Pangan, UPTD PPHT dan seluruh masyarakat Kelurahan Enok. Diperkirakan yang hadir berjumlah sebanyak 1.160 orang. Penceramah yang mengisi tausiah dalam acara Istighosah Kecamatan Enok, diisi oleh Al-Ustadz Ahmad Zam- Zam.
Ustadz Yasin selaku Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa sasaran dan tujuan diadakan kegiatan Istikhosah sebagai berikut :
1. Agar terjalin tegur sapa sesama ummat Islam di Kecamatan Enok.
2. Menuju masyarakat yang ber- Iman dan ta’at Kepada Allah SWT, bekat Ketaqwaan.
3. Silaturrahmi sesama ummat Islam diper-erat dan dapat ditingkatkanya Ukhuwah Islamaiyah se- Kecamatan Enok.
Kaharuddin, SSOs berpesan bahwa jadikanlah momen ini untuk menjalin silaturrahim dan memper-erat persaudaraan sesama ummat Islam serta saling berma’af- ma’afan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1433 Hijriyah. Wartawan : Shaleh.

Published in Entertainment

KARAWANG -sinar indonesia

Menteri Sosial Khofiffah Indar Parawangsa berbuka puasa bersama 270 jiwa para pengungsi konflik agraria Telukjambe, Minggu (28/5).

Mensos bersama rombongan antara lain Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial RI Nur Pujianto, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Kementerian Sosial RI, Kepala Dinas Sosial PropinsibJawa Barat, dan didampingi oleh Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadianna, Wakil Bupati Karawang H. Ahmad Zamakhsyari, Forkominda Kabupaten Karawang serta para kepala SKPD.

Sebelum acara berbuka puasa tiba, Menteri Sosial secara simbolis menyerahkan dana bantuan jaminan hidup sebesar Rp. 900 perjiwa kepada 4 orang Kepala Keluarga dan Pemberian mainan anak - anak secara simbolis kepada 2 orang anak.

Dihadapan para pengungsi, Mensos berpesan agar mereka dapat banyak bersabar serta tidak lupa untuk terus berdoa, agar segala permasalahan yang sedang dihadapi dapat segera terselesaikan.

Dikatakannya, saat bersalam dengan para ibu - ibu pengungsi mereka menyampaikan ingin dapat segera kembali ke rumah mereka dan bekerja kembali di lahan mereka seperti sedia kala.

" saat ini proses yang sedang kami lakukan sudah tahapan pengukuran tanah oleh BPN dan nanti untuk pembangunan rumahnya bahan bangunannya Kementerian Sosial yang akan menyediakan, doakan semoga semua bisa kami selesaikan secepatnya ya,"ungkapnya disambut tepuk tangan para pengungsi.

Mensos juga berharap uang yang diberikan kepada masyarakat petani Telukjambe ini agar bisa digunakan dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Yang sabar ya, saat ini kami baru simboliskan kepada 4 KK, besok Bank BRI yang akan datang dan menyampaikan dana bantuan kepada seluruh kepala keluarga yang ada disini,"ujar Khofiffah.

Setelah acara berbuka puasa Mensos didampingi Bupati dan Wakil Bupati Karawang bersalam-salaman dengan para pengungsi dan meninggalkan lokasi.

Seperti diketahui, pengungsi saat ini sudah tinggal di tempat penampungan di Rumah Dinas Bupati Karawang selama hampir satu bulan lamanya, mereka tinggal sementara di RDB sampai pemerintah Kabupaten Karawang menyelesaikan administrasi pembagian lahan bagi mereka, Dan untuk pembangunan rumah itu sendiri akan dibangunkan oleh Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR. (nna/karta/adam).

Published in Politik & Hukum
Monday, 29 May 2017 13:48

BUANGAN SAMPAH LIAR DI KELUHKAN WARGA

Tambun selatan.sinarindonesia.
Terkait pembuangan samah liar di pinggir bahu jalan raya.CBL.yang menuju kampung buek desa sumber jaya kecamatan tambun selatan kabupaten bekasi.
Pembuangan sampah tersebut di keluhkan warga kabupaten bekasi.
Pasalnya.bau sampah yang membusuk sangat mengganggu masarkat sekitar yang melintasi di jalan itu. Sementara
LSM.forum rakyat bersatu.FORBEST.mendesak pemerintah kabupaten bekasi. Agar menidak pembuangan sampah liar.yang menumpuk di bahu jalan raya CBL. yang menuju kampuk buek
karna bau sampah yang membusuk itu sangat menyengat.sehingga masarakat mengeluh.hasil pantaun koran sinarindonesia
Pemerintah atau dinas kebersihan kabupaten bekasi.di duga tidak becus.menangani pembuangan sampah liar. Padahal bau sampah yang membusuk sangat mengganggu kesehatan warga.
Menurut.masarakatkabupaten bekasi.
yang enggan di sebut namanya. Mengatakan kami sangat kecewa sama pemerintah kabupaten bekasi.
Atau pemerintah kecamatan.sudah jelas jelas.bau sampah yang menyengat sangat menggaggu kesehat masarakat masi saja di biarkan.ungkap warga.(Karta wijaya)

Published in Politik & Hukum
Monday, 29 May 2017 13:45

Sertijab Kapolres Karawang

KARAWANG – Sinar indonesia

Sepuluh bulan sudah, AKBP Andi Herindra S.I.K menjalankan tugasnya sebagai Kapolres Kabupaten Karawang. Berbagai prestasi telah ditorehkan Polres Karawang selama berada di bawah kepemimpinannya.

Diantaranya adalah Pemberian Layanan berbasis IT , Program seribu anak yatim piatu dari uang hasil sodakoh yang dikumpulkan oleh para anggota kepolisian setiap hari jum'at, dan memberangkatkan umroh 10 orang anggota kepolisian.

Prestasi lainnya adalah kasus demi kasus mulai dari pembunuhan, penyalahgunaan dan pengedaran narkoba, penggelapan, begal, pencurian, hingga penipuan yang mampu diungkap oleh jajaran Polres Karawang dengan cepat dan sigap di bawah kepemimpinannya.

Bahkan selama memimpin Polres Karawang, AKBP Andi Herindra selalu terjun langsung ke masyarakat untuk mengetahui berbagai permasalahan dan keluhan yang disampaikan oleh warga masyarakat Kabupaten Karawang.

Suasana haru dan sedih. Begitulah ekspresi dan ungkapan personil jajaran Polres Karawang termasuk ibu-ibu Bhayangkari saat melepas AKBP Andi Herindra untuk memulai tugas barunya sebagai Wakapolresta Pontianak, di halaman Mapolres Karawang, Jumat, (26/5/2017).

Selain itu, tradisi pedang pora oleh perwira Polres Karawang ini juga mewarnai pelepasan AKBP Andi Herindra bersama istri yang dilepas oleh anggota Polres Karawang beserta jajaran melewati karpet merah. Saat itulah, rasa haru dan sedih seketika terlihat pada raut wajah seluruh anggota Polres Karawang yang hadir.Kemudian sejumlah mantan bawahannya langsung memboyong Andi hingga menaiki kendaraan pribadinya.

Agenda selanjutnya adalah selepas Jumatan prosesi lepas sambut dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang, dimana pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadianna, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para kepala Perangkat Daerah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan Pemuda dipusatkan di Ballroom Hotel Resinda, Interchange Karawang Barat. Acara lepas sambut ini di hadiri berbagai kalangan yang memang diundang untuk mengikuti acara tersebut.

"Saya sudah 10 bulan disini, ketika banyak orang yang bertanya kenapa cepat sekali, lalu saya jawab, polisi adalah pemimpin yang bukan di nilai lama atau tidaknya dia bekerja disuatu tempat akan tetapi kehadirannya bermakna atau tidak bagi masyarakat didaerah dimana ia ditempatkan,"ujar Andi.

Diungkapkannya, Promosi yang didapatnya untuk bertugas sebagai Wakapolresta di Kota Pontianak yang merupakan Ibukota dari Propinsi Kalimantan Barat adalah merupakan promosi pertamanya berada di luar pulau Jawa sejak dirinya menjadi anggota kepolisian.

"Yang membuat saya bersedih adalah harusnya saya berpisah dengan sahabat sahabat saya yaitu rekan - rekan di kepolisian dan rekan - rekan saya di jajaran Pemerintahan Kabupaten Karawang,"katanya penuh haru.

Disampaikannya, pada hakekatnya setiap ada perjumpaan pasti akan ada perpisahan. Dan menurutnya hal yang dihadapinya saat ini adalah manusiawi.

"Saya ucapkan banyak terima kasih , kepada rekan -rekan Polres Karawang dan jaga selalu keharmonisan dan kekompakan serta nilai - nilai positif yang sudah saya tanamkan saya berharap dapat di lanjutkan,"tutupnya.

Bupati Karawang dr. Cellica Nurrachadiana dalam sambutannya mengucapkan rasa terima kasihnya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang terhadap dedikasi dan dukungan yang telah diberikan mantan Kapolres AKBP Andi Herindra kepada Pemerintahan Kabupaten Karawang.

"Terima kasih banyak yang tidak terhingga kami sampaikan karena sudah menjaga kodusifitas serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang,"ungkapnya.

Menurut Bupati, Setiap pemimpin pasti memiliki karakter masing -masing, dengan program kerjanya masing - masing dan bertujuan yang sama yaitu membangun dan mensejahterakan warga masyarakatnya.

"Karenanya saya memiliki keyakinan apa yang telah bapak Andi torehkan selama memimpin akan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Karawang, selamat bertugas di Pontianak, semoga ditempat yang baru bapak Andi mampu lebih berprestasi lagi,"pungkasnya.

Gelaran acara pisah sambut Kapolres Karawang dari AKBP Andi Herindra S.I.K yang akan bergeser menjadi Wakapolresta Pontianak Kalimantan Barat kepada Kapolres Karawang yang baru AKBP Ade Ari Syah Indradi SH.SIK. yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Cimahi Bandung Polda Jawa Barat berlangsung penuh keakraban dan kemeriahan dengan menghadirkan penyanyi Vicky Shu sebagai bintang tamu.(nna/karta/adam)

Published in Entertainment