You are here: HomeItems filtered by date: Tuesday, 05 December 2017
Items filtered by date: Tuesday, 05 December 2017
Tuesday, 05 December 2017 09:08

GERAKAN GILA BERNAMA 212

Jakarta sinar indonesia /Media-sindo.com
Banyak keanehan dan sulit dipikir nalar dalam gerakan 212 yang baru merayakan ulang tahun perdana. Ribuan atau mungkin jutaan orang bisa menyemut dalam satu tempat di waktu subuh. Di waktu kedua mata sedang asyik terlelap dan bermimpi.
Ada yang datang bergerombol dari luar pulau, ada yang bawa keluarga dengan mobil pribadi dari luar kota, ada yang naik motor, sepeda ontel, hingga ada yang rela berjalan kaki. Ini acara reuni paling aneh yang pernah terjadi.
Mereka rela mengorbankan waktu liburan, mereka ikhlas merogoh uang tabungan, mereka tulus berbagi makanan dan minuman. Tak ada satu pun yang merusak taman. Apa yang mereka cari...?
212 gerakan politik...? Ya, mereka memang gerakan politik. Secara kasat mata kita melihat gerakan ini mampu menumbangkan rezim arogan yang memiliki banyak kekuatan. Kekuatan logistik hingga kekuatan mesin pembentuk opini publik.
212 gerakan ekonomi...? Ya, mereka memang gerakan ekonomi. Secara kasat mata kita melihat banyak sekali koperasi 212 Mart berdiri di pemukiman. Semua berlomba menjadi investor, pengelola dan sekadar menjadi konsumen. Mereka mampu menciptakan pasar dan membuat supermarket populer deg-degan.
212 gerakan pendidikan...? Ya, mereka memang gerakan pendidikan. Banyak tempat kajian bermunculan, banyak orang hijrah dan rajin ke pengajian. Banyak yang berusaha kembali mempelajari dan memahami ajaran Alquran. Banyak yang berubah menyikapi arti kehidupan. Banyak pula pemeluk agama lain yang tersadarkan bahwa Islam adalah agama perdamaian.
212 gerakan propaganda? ya, mereka memang gerakan propaganda. Mereka merambah ke dunia maya. Melawan segala bentuk fitnah dan kabar yang menyesatkan. Mereka mengubah citra menjadi fakta. Muslim Cyber Army kian menggurita. Entah dimana kantornya, entah siapa pemimpinnya. Mereka bergerak senyap tapi pasti seperti semut-semut Ibrahim yang memadamkan api.
Jadi 212 gerakan apa sebenarnya...? Entahlah, saya sebut saja ini gerakan gila. Gila karena tak masuk di akal. Gila karena seperti tak normal dibanding gerakan lainnya. Gerakan ini bukan strategi para taipan, bukan pula strategi dari rezim kekuasaan. 212 adalah gerakan yang skenarionya langsung dari ALLAH.
212 membawa pesan bahwa kehendak ALLAH tak bisa dilawan. Ini sudah menjadi janji-Nya dalam Alquran. _Wamakaru Wamakarallah Wallahu Khairul Makiriin (Mereka punya skenario, Allah punya skenario, dan Allah sebaik-baiknya pembuat skenario) - Al Imran 54(Tb Ardi Januar)

Published in Nasional

Jakarta. Sinar Indonesia /media-sindo.com
Pilkada serentak 2018 sudah diambang pintu, para petinggi partai sudah mulai lirik sana lirik sini. Semua sedangkan mencari figure-figur yang dapat memangkan partainya untuk menjadi penguasa di daerah pemipilihan masing-masing. Tidak terkecuali golkar, yang sudah mulai melirik calon yang diusungnya, yakni mantan kapolres kota ceribon. Brigjend Pol (P) siswandi yang namanya sudah tidak asing lagi bagi warga kota Cirebon.
Mantan kapolres kota Cirebon ini sudah cukup dikenal oleh hamper seluruh warga kota Cirebon, sehingga ketika golkar mencalonkan beliau sudah tidak perlu diragukan lagi. Berdasarkan informasi yang kami terima dari sebagian masyarkat kota Cirebon, nama siswandi memang memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. Bahkan orangnyapun hingga saat ini belum muncul kepermukaan kota Cirebon.
Golkar ternyata tidak ingin sendirian untuk menggolkan jagonya. Mereka mencoba mengajak partai lain yang memiliki visi yang sama untuk mengusung jagonya, yakni masuk dalam koalisi umat yakni PAN, GERINDA dan PKS. Hal ini juga mendapat pernyataan yang sama dari Brigjend. Pol (P) Siswandi bahwa beliau memberikan dukungan penuh terhadap Golkar yang masuk dalam koalisi umat (PAN, GERINDRA, DAN PKS) " Yang terpenting adalah bagaimana koalisi umat bersatu untuk memajukan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera." Ujar Siswandi juga akrab dipanggil pak Sis ini. Calon walikota Cirebon dari partai Golkar ini juga menyatakan koalisi ini akan meningkatkan jumlah kursi di kota Cirebon menjadi 13 kursi, sedangkan syarat di usung Cawalkot hanya 7 kursi.
Mantan kapolresta Cirebon itu 2002-2006 juga mengungkapkan siap bersaing dalam pilwalkot di kota Cirebon. "Insya allah saya sudah bulat untuk maju di pilkada Cirebon nanti, motivasi saya hanya satu, bagaimana bisa membawa kota Cirebon lebih maju dari sekarang." Tegas pak Sis. Ia juga berkomitmen untuk menjungjung tinggi prinsip kebersamaan di ajang pilkada nanti.
Menurut rekan-rekan media yang mencoba bertanya tentang kepemimpinan Siswandi saat menjadi kapolres kota Cirebon ,”Siswandi orangnya cukup tegas, menjaga integritas, amanah, suka berdialog dengan masyarakat terutama tokoh agama dan masyarakat dan komitmen untuk membangun sinergi dengan semua komponen masyarakat, terutama dengan tokoh agama. "Saya sudah bertekad untuk mencalonkan menjadi WaliKota Cirebon pada Pilwakot 2018 nanti, dan saya sudah pikirkan matang-matang mengenai hal itu." ungkap Siswandi saat di temui di htl santika

Published in Daerah