You are here: HomeItems filtered by date: Thursday, 12 October 2017
Items filtered by date: Thursday, 12 October 2017
Thursday, 12 October 2017 13:48

PATEN KECAMATAN JATISARI

Karawang – Sinar indonesia

Pelayanan Administrasi Terpadu Kabupaten (PATEN) yang kali ini diselenggarakan di Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Selasa, (10/10) dihadiri oleh Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, Assisten Daerah 1 Pemerintahan Samsuri, para Kepala Perangkat Daerah se- Kabupaten Karawang, Camat Jatisari, unsur Muspika Kecamatan, Kepala Desa dan masyarakat khususnya se-Kecamatan Jatisari.

Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana berkesempatan melihat suasana pelayanan yang ada di Kantor Kecamatan Jatisari, warga masyarakat terlihat membludak untuk memanfaatkan berbagai jasa pelayanan yang ada. Salah satunya adalah layanan kependudukan yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dalam layanan ini, masyarakat dapat membuat dan memperpanjang berbagai administrasi kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Akta Kelahiran dalam tempo singkat.

Pelayanan lain diberikan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Karawang, yang menyediakan stand khusus guna menyelenggarakan berbagai layanan perijinan yang cepat dan mudah. Sementara dari pihak BPJS Kesehatan, turut menyediakan layanan pendaftaran BPJS bagi masyarakat. Tak ketinggalan dari Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, yang turut menyediakan mobil dan ruangan khusus untuk Pelayanan KB bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut beliau mengatakan bahwa kegiatan ini adalah sebuah upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat di tingkat kecamatan. Mudah mudahan hal ini benar-benar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. (Dien/Karta wijaya)

Published in Nasional

Penjabat sementara (Pjs) Camat Tambelang, Encun Sunarto SE.MM mengecam keras oknum yang telah membuang sampah secara sembarangan di lingkungan kerjanya.
Seperti yang terjadi di desa Sukawijaya Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi.

"Ya saya mengecam tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab dengan membuang sampah secara sembarangan,"kesalnya.

Untuk itu,dirinya segera mengambil langkah dengan mengimbau kepada kepala desa untuk mencari tau siapa yang telah membuang sampah dan dari mana asal sampah itu.

"Saya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk menyelidiki siapa yang sudah melakukan itu (membuang sampah),"ujarnya.Rabu (11/10/2017).

Dia pun memerintahkan agar pemerintah desa sukawijaya untuk segera membuat larangan pembuangan sampah.karena menurutnya itu sudah merusak lingkungan kerjanya.

"Ya segera saya himbau kepada Pemerintah Desa untuk memasang larangan pembuangan sampah di tempat itu,demi terciptanya Tambelang yang bersih dan sehat,"tandasnya.

Published in Nasional

Penjabat sementara Camat Tambelang Encun Sunarto SE,MM. Menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Tambelang agar menjaga kesehatan dengan menjaga kebersihan lingkungan.
Hal itu di sampaikan untuk mengantisipasi terjadinya wabah penyakit ketika musim hujan tiba.

"Kita selalu sosialisasikan terkait kesehatan di masyarakat apa lagi dalam menghadapi musim hujan,tentunya kita selalu Menghimbau kepada masyarakat melalui Pemerintah Desa agar selalu menjaga kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi wabah demam berdarah dengeu (DBD) ketika musim hujan datang seperti yang kita bahas tadi pada rapat minggon,"katanya usai menggelar rapat minggon kecamatan.Rabu (11/10).
Pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,lanjut Camat, merupakan hal yang sangat penting untuk mengantisipasi datangnya wabah wabah penyakit yang di sebabkan oleh kebersihan yang kurang terjaga.
"Untuk itu,saya mengajak kepada seluruh masyarakat Khususnya masyarakat Tambelang,agar sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan di lingkungan rumahnya masing-masing agar kesehatan kita dapat terjaga,"ajaknya.
Iapun menambahkan,akan berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Tambelang dalam menjaga kesehatan masyarakat di lingkungan kerjanya sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Tambelang.

"Sayapun akan koordinasikan dengan pihak Puskesmas untuk melakukan langkah-langkah upaya pencegahan masuknya wabah penyakit di masyarakat,"tegasnya.

Published in Nasional

Sejumlah pengguna jalan, mengeluhkan bau tidak sedap yang di duga berasal dari tumpukan sampah yang di buang secara sembarangan di pinggir jalan tepatnya di desa Sukawijaya Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi.

Seperti di katakan Karnidi salah satu warga kampung Balong Sambi desa Sukabakti Kecamatan Tambelang,dirinya merasa kesal dengan adanya tumpukan sampah tersebut,dia menilai bau yang di akibatkan oleh sampah itu sangat menggangu pengguna jalan juga kesehatan masyarakat.

"Siapa tau itu yang buang sampah disitu,ora gableg pikiran kali ya itu orang,bau nya Ampe nylekek (sangat menyengat),"kesalnya.

Dirinya meminta agar segera ada upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah untuk menghentikan pembuangan sampah di lokasi tersebut.

"Ya harusnya orang desa (Pemerintah Desa) ambil tindakan tegas, berhentikan pembuangan sampah itu,asal saya lewat sini ge sampe enek mau muntah karena bau bangat,"pintanya

Hal senada juga diungkapkan pengguna jalan lainnya Soyipulloh,warga kampung bulak kunyit desa muktiwari Kecamatan Cibitung,dirinya merasa terganggu akibat bau yang di timbulkan tumpukan sampah Itu,

"Kesel lah bang,merasa keganggu aja kalau lewat sini harus tutup hidung karna bau, tempat pembuangan sampah (TPA) itu kan udah di sediakan oleh pemerintah kaya di Bantar gebang harusnya itu di buang di sana atau di tempat lain yang sudah di sediakan oleh pemerintah,"ketusnya.

Salah satu warga lainnya yang namanya tidak ingin di sebutkan juga mengeluhkan bau tidak sedap yang berasal dari tumpukan sampah itu,dia menilai hal ini akan menimbulkan dampak buruk pada kesehatan masyarakat dan sangat merugikan masyarakat.

"Menurut saya pasti ada dampak negatif pada kesehatan, untuk itu harus segera kita ambil tindakan kalo bisa kita intip (intai) siapa yang membuang sampah disini,"Ajaknya.Rabu (11/10).

Published in Nasional

Kondisi ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukarapih 03 yang berlokasi di desa Sukarapih Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi sangat memprihatikan,pasalnya dua ruang kelas yang di gunakan untuk proses belajar mengajar nyaris ambruk.

Menurut ketua Komite Sekolah, Sinan, mengatakan kondisi tersebut sudah sangat memprihatikan dan perlu adanya upaya untuk segera di rehabilitasi.

"Ngeri bang,apa lagi Abang liat sendiri kan kayu Reng nya udah kaya gitu (rusak berat) , coba kalo ambruk apalagi saat jam belajar,"kata Sinan saat di temui media-sindo.com.Rabu (11/10/2017).

Dia menambahkan, pihak sekolah sudah melakukan berbagai langkah dengan mengajukan proposal permohonan bantuan rehabilitasi ruang sekolah ke berbagai pihak termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi,namun hingga saat ini belum ada realisasi.

"Kalo ngusulin mah udah kemana aja bahkan kita bahas di usulan Musrenbang kemaren tahun 2016.tapi, belum ada realisasi nya sampe saat ini,'keluhnya.

Bahkan,lanjut dia, Orang dines (dinas pendidikan) Pernah kesini buat ngontrol,ya sampe sekarang masih begini gini aja,"ketusnya.

Dia berharap kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah kabupaten Bekasi dapat segera merealisasikan rehabilitasi ruang kelas SDN Sukarapih 03 agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Harapan saya agar Pemerintah pusat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Dinas Pendidikan agar lebih memperhatikan kondisi sekolah kami (bangunan sekolah) dan segera melakukan perehaban,jangan sampe ambruk apa lagi sekarang kan mendekati musim hujan,saya ngeri bangat bang ngeliatnya,"ucapnya. (Karnadi).

Published in Nasional